Luhut: Tak Adil Bandingkan Internet Indonesia dengan Negara Kecil Singapura

Liberty Jemadu, Dicky Prastya

Rabu, 07 Desember 2022 | 17:14 WIB
Luhut: Tak Adil Bandingkan Internet Indonesia dengan Negara Kecil Singapura
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tidak adil membandingkan internet Indonesia dengan Singapura. [Antara]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menganggap tidak adil apabila internet Indonesia masih kalah dari Singapura, entah dari kecepatan maupun penetrasi.

"Memang kita orang membandingkan kita dengan Singapura. Kau masak bandingkan kita dengan Singapura? Singapura itu penduduknya 6 juta. Baru kopling tiga sudah sampai di ujung. Saya kan pernah jadi duta besar di Singapura," kelakar Luhut saat di acara konferensi pers Google Indonesia, Rabu (7/12/2022).

"Jadi enggak boleh. Enggak fair. Orang bandingkan Singapura itu bersih gini gini gini. Iya semua orangnya sekolahnya bagus. Coba dia mengatur di Indonesia. Biar ubannya langsung tumbuh banyak," sambung dia.

Dari data yang dipaparkan Luhut, Indonesia hanya memiliki persentase 53,73 persen untuk proporsi individu yang menggunakan internet di tahun 2020.

Indonesia masih menang dari Filipina dengan persentase 49,80 persen. Namun Indonesia kalah dari Thailand dengan persentase (77,84 persen), Vietnam 70,30 persen, dan Malaysia 89,56 persen.

Luhut juga memperlihatkan data terkait desa di provinsi Indonesia dengan jaringan lemot atau tanpa sinyal sama sekali. Per 2021 Indonesia memiliki persentase 27 persen, tapi naik dari 2018 dengan 37 persen dan 2020 dengan 30 persen.

Papua jadi provinsi tertinggi dengan jaringan lemot atau tanpa sinyal sama sekali dengan persentase 80,59 persen.

Jika tadi sinyal, kini Luhut juga membeberkan soal penetrasi internet di desa di provinsi Indonesia. Tercatat Indonesia masih memiliki persentase 8 persen untuk desa dengan koneksi internet lemah maupun tanpa sinyal sama sekali.

Tapi jika dibandingkan dengan tahun 2018 dengan 24 persen dan 2020 dengan 12 persen, angka tahun 2021 memang naik ketimbang sebelumnya.

baca juga

Papua pun masih tercatat sebagai provinsi dengan internet lemot atau tanpa sinyal sama sekali dengan persentase 52,85 persen dibanding provinsi lain di Indonesia.

Luhut menjelaskan ini adalah kompleksitas penanganan internet di Indonesia. Ia mengakui kalau untuk menangani itu tidak mudah, perlu kerja keras, stamina, otak, hingga tim untuk menyelesaikan misinya.

"Quality of telephone and internet signals in 2022 juga masih rendah. Kami akui. Kami juga enggak perlu bohongi diri kami, karena luasnya negara tadi. Membangun infrastruktur itu tidak mudah. Tapi sekarang proses pembangunannya cepat," tukas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bansos Ditransfer Langsung ke Rekening Mulai Tahun Depan, Tak Ada Lagi Beras dan Minyak Goreng

Bansos Ditransfer Langsung ke Rekening Mulai Tahun Depan, Tak Ada Lagi Beras dan Minyak Goreng

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 10:50 WIB

Udara Singapura Makin Buruk Jumat Pagi karena Asap Kebakaran Hutan

Udara Singapura Makin Buruk Jumat Pagi karena Asap Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 06:45 WIB

Putusan Pengadilan Singapura Buka Jalan Berburu Aset Sritex Senilai Rp12,82 Triliun

Putusan Pengadilan Singapura Buka Jalan Berburu Aset Sritex Senilai Rp12,82 Triliun

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 14:36 WIB

Orang Dewasa Singapura Ramai-ramai Pamit dari Dunia Nyata, Pilih Komunikasi via Game Online

Orang Dewasa Singapura Ramai-ramai Pamit dari Dunia Nyata, Pilih Komunikasi via Game Online

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:53 WIB

Polisi Singapura Kumpulkan Sampel DNA Keluarga 9 Warganya yang Hilang di Banjir Bandang Nepal

Polisi Singapura Kumpulkan Sampel DNA Keluarga 9 Warganya yang Hilang di Banjir Bandang Nepal

News | Kamis, 03 September 2026 | 08:46 WIB

Perkenalkan Olly, Robot Humanoid Petugas Layanan di Stasiun MRT

Perkenalkan Olly, Robot Humanoid Petugas Layanan di Stasiun MRT

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:59 WIB

Kurangi Penggunaan Dolar AS, Indonesia dan Singapura Sepakat Gunakan Mata Uang Lokal

Kurangi Penggunaan Dolar AS, Indonesia dan Singapura Sepakat Gunakan Mata Uang Lokal

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 10:18 WIB

9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi

9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi

Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik

Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×