UI, BSSN dan Microsoft Bangun Akademi Keamanan Siber

Liberty Jemadu Suara.Com
Selasa, 20 Desember 2022 | 21:15 WIB
UI, BSSN dan Microsoft Bangun Akademi Keamanan Siber
Ilustrasi keamanan siber. [Envato]

Suara.com - Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Microsoft Indonesia mewadahi program yang diberi nama Digital Resilience and Cyber Security Academy.

Dekan FH UI, Dr. Edmon Makarim di Kampus UI Depok, Selasa, menyampaikan bahwa akademi ini merupakan wadah triple helix untuk saling berkolaborasi dalam hal pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat khusus dalam bidang keamanan siber.

Harapannya kolaborasi tersebut dapat meningkatkan kualitas ekosistem digital Indonesia, sehingga setiap penyelenggaraan sistem elektronik di Indonesia dapat beroperasi secara aman, andal, dan bertanggung jawab.

Pada awal Desember 2022, Digital Resilience and Cyber Security Academy menyelenggarakan kegiatan pertama, yaitu Training of Trainers Digital Resilience and Cyber Security for Government Officials. Sebanyak 30 orang aparatur negara rencananya akan dilatih untuk memiliki kompetensi sebagai Digital Resilience and Cyber Security Trainers.

Direktur Kebijakan Sumber Daya Manusia Keamanan Siber dan Sandi BSSN, Mohammad Ikro, M.Si., mengatakan selaras dengan capacity building pada Global Cybersecurity Index (GCI), maka bidang keamanan siber memerlukan SDM dengan kapabilitas yang sesuai dengan perkembangan teknologi maupun ancaman siber yang ada.

Peningkatan kapabilitas SDM merupakan suatu kebutuhan yang mutlak perlu menjadi perhatian nasional.

Pada tahun 2020, Indonesia berhasil menempati peringkat 24 pada GCI. Peringkat ini meningkat dari sebelumnya, di mana Indonesia berada di urutan 41 pada tahun 2018 lalu.

Indonesia pada tingkat regional, menempati peringkat 16 di Asia Pasifik dan peringkat 3 di ASEAN setelah Singapura dan Malaysia.

Director of Corporate Affairs Microsoft Indonesia, Ajar Edi, menyampaikan Microsoft menemukan ancaman dalam sehari lebih dari 24 triliun signal yang diterima. Dalam membantu ketahanan Indonesia dari ancaman siber tersebut, Microsoft berkontribusi dengan kompetensinya dalam mengidentifikasi hal tersebut.

Baca Juga: Antisipasi Ancaman Serangan Siber di Dunia Maya, SOC Bisa Jadi Solusi

"Di sisi lain cyber security menurut pengamatan kami, tentu menjadi yang kritis. Harapannya perbincangan tentang keamanan siber tidak hanya muncul ketika ada hal yang keluar menyedot atensi banyak pihak, tetapi ini sudah menjadi sebuah kebutuhan yang nyata," katanya.[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI