Usai Hujan Ekstrem, BMKG Minta Waspada Karhutla Tahun Depan

Dicky Prastya

Kamis, 29 Desember 2022 | 20:29 WIB
Usai Hujan Ekstrem, BMKG Minta Waspada Karhutla Tahun Depan
Karhutla terjadi di Bukit Sinduk, Desa Senunuk, Kecamatan Batang Lupar. [SuaraKalbar.co.id]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kalau hujan ekstrem akan melemah tahun depan. Meski mereda, mereka meminta warga waspada tren kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di 2023.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan, alasan berakhirnya hujan ekstrem bersamaan dengan melemahnya La Nina. Menurut dia, fenomena tersebut akan semakin lemah dan pada akhirnya netral di tahun 2023.

"Dengan ini maka berakhirlah pengaruh la nina selama tiga tahun, mulai dari 2020, 2021, dan 2022," katanya dalam konferensi pers virtual, Kamis (29/12/2022).

Melansir situs BMKG, La Nina adalah fenomena mendinginnya suhu muka laut (SML) di Samudera Pasifik bagian tengah dari kondisi normal. Akibatnya, pendinginan ini mengurangi potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia secara umum.

"Di awal 2022 justru yang mengakibatkan hujan lebat di Jabodetabek, selain seruak udara dingin, juga ada la nina saat itu," sambung Dwikorita.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati memperingatkan cuaca ekstrem akan terjadi di Indonesia hingga 1 Januari 2023, Kamis (29/12/2022). [Screenshot: Zoom BMKG]
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati memperingatkan cuaca ekstrem akan terjadi di Indonesia hingga 1 Januari 2023, Kamis (29/12/2022). [Screenshot: Zoom BMKG]

Dia memprediksi kalau la nina akan netral di sekitar Maret 2022. Dengan melemahnya la nina, maka curah hujan relatif lebih rendah ketimbang tahun 2022.

Namun Dwikorita menunjukkan kalau Mei 2023 nanti petanya akan coklat. Ia mengartikan kalau warna itu menunjukkan adanya potensi karhutla.

"Sehingga saat ini kami berkoordinasi dengan bu Siti Nurbaya (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan). Tinggal disiapkan teknologi modifikasi cuaca. Kalau terlambat bisa karhutla," ungkapnya.

Dwikorita juga meminta masyarakat waspada di bulan Juli, Agustus, dan September karena saat itu curah hujan diprediksi semakin turun. Periode tersebut juga merupakan musim kemarau di Indonesia.

baca juga

Menurutnya, kondisi ini mirip seperti 2019 yang mana kemaraunya bersifat lebih kering. Beda dengan 2020 dan 2021 yang mengalami kemarau basah, di mana hujan masih turun pada musim tersebut.

"Jadi potensi untuk terjadinya karhutla itu meningkat dibanding tahun lalu dan tiga tahun terakhir. Ada potensi lebih kering selama tiga tahun terakhir ini, dan kurang lebih mendekati kondisi kemarau 2019," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Potensi Hujan Ekstrem Terjang Bekasi Esok Hari hingga Malam Tahun Baru 2023

Waspada! Potensi Hujan Ekstrem Terjang Bekasi Esok Hari hingga Malam Tahun Baru 2023

Bekaci | Kamis, 29 Desember 2022 | 17:37 WIB

Fenomena Bulan Baru, Banjir Rob Berpotensi Rendam Jakarta di Awal Januari 2023

Fenomena Bulan Baru, Banjir Rob Berpotensi Rendam Jakarta di Awal Januari 2023

Tekno | Kamis, 29 Desember 2022 | 17:07 WIB

5 Negara dengan Teknologi Ramalan Cuaca Paling Mutakhir, Bisa Jadi Acuan BMKG dan BRIN

5 Negara dengan Teknologi Ramalan Cuaca Paling Mutakhir, Bisa Jadi Acuan BMKG dan BRIN

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2022 | 16:59 WIB

Daftar Wilayah Jabodetabek yang Berpotensi Diguyur Hujan Ekstrem Besok

Daftar Wilayah Jabodetabek yang Berpotensi Diguyur Hujan Ekstrem Besok

Tekno | Kamis, 29 Desember 2022 | 16:58 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Makin Tinggi Hingga 1 Januari 2023

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Makin Tinggi Hingga 1 Januari 2023

Tekno | Kamis, 29 Desember 2022 | 16:54 WIB

Peneliti BRIN Jelaskan Istilah Badai Dahsyat Jabodetabek 28 Desember

Peneliti BRIN Jelaskan Istilah Badai Dahsyat Jabodetabek 28 Desember

Tekno | Kamis, 29 Desember 2022 | 16:45 WIB

Terkini

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Transformasi Digital Buka Peluang Investasi Baru, Ini yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Transformasi Digital Buka Peluang Investasi Baru, Ini yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Tren Wellness Meningkat, Kolam Renang dan Sauna Jadi Bagian Gaya Hidup Modern

Tren Wellness Meningkat, Kolam Renang dan Sauna Jadi Bagian Gaya Hidup Modern

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Lomba Nglinting Tembakau Jadi Upaya Temanggung Angkat Ekonomi Lokal

Lomba Nglinting Tembakau Jadi Upaya Temanggung Angkat Ekonomi Lokal

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Sulsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

×