Peneliti Temukan Kelemahan Baru Pada Sistem Keamanan Smartphone Android

Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 07 Januari 2023 | 20:21 WIB
Peneliti Temukan Kelemahan Baru Pada Sistem Keamanan Smartphone Android
Ilustrasi ponsel bersistem Android dan iOS dari Apple (Shutterstock).

Suara.com - Sekelompok peneliti dari lima Universitas Amerika Serikat telah merancang metode serangan baru untuk smartphone Android. Serangan dikatakan mampu melakukan penyadapapan dari berbagai tingkatan, seperti menditeksi jenis kelamin, identitas penelepon, bahkan isi percakapan pribadi.

Diberi nama EarSpy, serangan ini dirancang untuk menangkap pembacaan data sensor gerak yang disebabkan oleh gema dari speaker telinga di perangkat seluler.

Meskipun serangan penyadapan telah diuji pada speaker smartphone, speaker telinga dianggap terlalu lemah untuk menghasilkan getaran yang cukup untuk membuat serangan.

Namun, smartphone modern memiliki speaker stereo yang lebih canggih dengan sensor gerak yang lebih sensitif dapat dapat mendeteksi getaran paling halus sekalipun yang berasal dari speaker.

“Di antara sensor bawaan smartphone, sebagian besar sensor gerak rentan terhadap penyadapan. Musuh memanfaatkan sensor gerak untuk mengumpulkan audio, masukan layar sentuh, dan bahkan lokasi dalam ruangan. Menguping melalui sensor gerak sangatlah mudah, karena musuh tidak memerlukan izin eksplisit untuk mengumpulkan data mentah dari mereka,” tulis para peneliti dalam penelitiannya, dikutip dari Cybersecurity, Sabtu (7/1/2023).

Dalam melakukan pengujian, kelompok peneliti melakukan uji coba terhadap smartphone OnePlus 7T dan OnePlus 9 yang masing-masing menjalankan Android 11 dan Android 12.

Ilustrasi smartphone Android. [Shutterstock]
Ilustrasi smartphone Android. [Shutterstock]

Para peneliti juga menggunakan aplikasi pihak ketiga yang disebut 'Physics Toolbox Sensor Suite' untuk menangkap data akselerometer selama melakukan simulasi panggilan dan kemudian menganalisis data yang diambil menggunakan program di MATLAB.

Untuk tujuan mengenali konten suara, identitas penelepon, dan jenis kelamin, sistem pembelajaran mesin dirancang untuk dapat menggunakan kumpulan data yang mudah diakses.

“Kami menemukan akurasi hingga 98,6% pada deteksi gender, akurasi hingga 92,6% pada deteksi speaker, dan akurasi hingga 56,42% pada deteksi ucapan, yang membuktikan adanya fitur ucapan yang membedakan dalam data akselerometer yang dapat dimanfaatkan musuh untuk menguping,” ungkap para peneliti.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terdampak Perlambatan Ekonomi, Pendapatan Samsung Ikut Merosot

Terdampak Perlambatan Ekonomi, Pendapatan Samsung Ikut Merosot

Tekno | Sabtu, 07 Januari 2023 | 17:51 WIB

India Wajibkan Penggunaan USB-C di Smartphone Mulai 2025

India Wajibkan Penggunaan USB-C di Smartphone Mulai 2025

Tekno | Sabtu, 07 Januari 2023 | 12:54 WIB

Tren Smartphone Pasar Indonesia di Tahun 2023, No. 3 Makin Terjangkau

Tren Smartphone Pasar Indonesia di Tahun 2023, No. 3 Makin Terjangkau

Tekno | Rabu, 04 Januari 2023 | 07:44 WIB

Apple Mendominasi Penjualan Smartphone Pasar Global di Q3 2022

Apple Mendominasi Penjualan Smartphone Pasar Global di Q3 2022

Tekno | Kamis, 29 Desember 2022 | 06:23 WIB

Komparasi Xiaomi 13 Pro vs Oppo Reno9 Pro Plus, Kinerja Hampir Serupa, Mana yang Kamu Pilih?

Komparasi Xiaomi 13 Pro vs Oppo Reno9 Pro Plus, Kinerja Hampir Serupa, Mana yang Kamu Pilih?

Tekno | Jum'at, 16 Desember 2022 | 07:00 WIB

Xiaomi Peringatkan Bahaya Menggunakan Pasta Gigi pada Layar Retak Smartphone

Xiaomi Peringatkan Bahaya Menggunakan Pasta Gigi pada Layar Retak Smartphone

Tekno | Kamis, 15 Desember 2022 | 07:52 WIB

Terkini

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:11 WIB

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:10 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:02 WIB

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:00 WIB

×