Manfaat Teknologi AI dalam Atasi Kesenjangan Ekonomi Digital Indonesia

Dythia Novianty Suara.Com
Rabu, 08 November 2023 | 07:44 WIB
Manfaat Teknologi AI dalam Atasi Kesenjangan Ekonomi Digital Indonesia
Country Director Google Indonesia, Randy Jusuf saat ditemui di Jakarta, Selasa (7/11/2023). [Suara.com/Dythia Novianty]

Suara.com - Ekonomi Digital Indonesia hingga kini masih terjadi kesenjangan (gap) antara kota-kota besar dengan lainnya.

Hal itu terlihat dari jumlah demand dalam laporan e-Conomy SEA 2023 yang dirilis Google Indonesia, Selasa (7/11/2023).

Google Indonesia memberikan banyak masukan untuk menjembatani kesenjangan dari supply dan demand ini.

"Kita melihat dari penggunaan AI, AI dapat mengoptimalisasi contohnya dalam rute delivery. Itu dapat mengurangi cost," terang Country Director Google Indonesia, Randy Jusuf saat ditemui di Jakarta.

Tidak hanya itu, menurutnya, penggunaan teknologi AI juga dapat mengurangi cost melalui cara lain.

"Kita bisa contohkan lagi menggunakan AI untuk mengoptimalisasi inventory, itu juga dapat mengurangi cost," tambah dia.

Ilustrasi ekonomi digital. [Pexel/Olya Kobruseva]
Ilustrasi ekonomi digital. [Pexel/Olya Kobruseva]

Randy Jusuf pun kembali memberikan masukan untuk mengurangi kesenjangan dalam digital ekonomi di Indonesia.

"Dari sisi inklusi dan partisipasi adalah bagaimana kita dapat membantu meninggikan edukasi dan literalisasi digital," ujarnya.

Bukan tanpa bukti, hal itu bisa dilihat dari program Bangkit yang diadakan Google Indonesia.

Baca Juga: YouTube Disebut Mengajukan Izin e-Commerce, Google Indonesia Beri Penjelasan

"Dari program di Bangkit, sebanyak 62 persen partisipasi dari kota-kota kecil," dia menambahkan.

Melihat lokasi Indonesia dan semakin tingginya tingkat penetrasi internet, Randy Jusuf menilai, diperlukan keterlibatan semua pihak dalam meningkatkan ekonomi digital Indonesia.

"Perlu partisipasi dari berbagai pihak dari investor, dari bisnis, dari goverment dan juga dari user," pungkasnya.

Laporan e-Conomy itu menyebutkan ekonomi digital Indonesia saat ini mencapai 82 miliar Dolar Singapura.

Perkembangan ekonomi digital Indonesia pun diprediksi mencapai 110 miliar Dolar Singapura di tahun 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI