Perangkat Internasional Huawei Tetap Mendukung Android

Dythia Novianty

Rabu, 22 November 2023 | 08:30 WIB
Perangkat Internasional Huawei Tetap Mendukung Android
Logo Huawei. [Shutterstock]

Suara.com - Huawei meluncurkan HarmonyOS yang disebut tidak mendukung file APK, yang merupakan aplikasi asli Android,

Richard Yu, CEO Huawei, mengungkapkan OS baru ini siap diluncurkan ke pengguna akhir, sehingga menimbulkan kebingungan di kalangan pemilik Huawei di seluruh dunia.

Satu minggu setelah pengumuman tersebut, perusahaan mengeluarkan klarifikasi bahwa unit di luar negeri tidak akan menerima OS baru tersebut.

Ponsel dan tablet di luar China  akan tetap menggunakan EMUI - mirip dengan HarmonyOS, yang didasarkan pada Proyek OPen Source Android, namun tidak memiliki layanan dan aplikasi Google, dan akan terus mendukung aplikasi Android asli.

"Huawei akan terus meningkatkan dukungannya untuk pengembang di seluruh dunia,” menurut China Mobile, sebagaimana melansir laman GSM Arena, Rabu (22/11/2023).

Perusahaan ini mengembangkan komunitas besar pengembang aplikasi, yang hanya berupaya memastikan aplikasi Android dari toko pihak ketiga berfungsi dengan baik di ponsel tanpa Google.

Peluncuran HarmonyOS. [STR/AFP]
Peluncuran HarmonyOS. [STR/AFP]

Berkali-kali para eksekutif Huawei meyakinkan bahwa dukungan untuk ponsel dan tablet di pasar global akan terus berkembang.

Perusahaan tersebut masih memandang dirinya sebagai produsen perangkat lunak dan perangkat keras utama di dunia ponsel.

Huawei juga memberikan konfirmasi resmi akan terus menggunakan merek Emotion UI (EMUI) untuk perangkat luar negerinya, hingga mereka benar-benar yakin bahwa pelanggan akan siap menerima perpindahan ke HarmonyOS.

baca juga

Seperti diketahui, HarmonyOS Next tidak akan bisa menginstal aplikasi Android atau membaca kode Android.

Meskipun HarmonyOS Next secara visual identik dengan HarmonyOS yang sedang berjalan, Huawei menghilangkan dukungan perpustakaan Android.

Tampaknya, Huawei semakin serius dengan OS in-house-nya.

Menurut sumber dari platform Rekrutmen Zhilian, perusahaan sibuk merekrut talenta untuk pengembangan HarmonyOS.

Posisi utama meliputi pengembangan perangkat lunak, pengembangan seluler, dan pengujian perangkat lunak di bidang Internet, perangkat lunak komputer, dan layanan telekomunikasi/nilai tambah.

Lebih dari 75 persen posisi memerlukan gelar sarjana dan pengalaman kerja lebih dari 3 tahun dan menawarkan gaji di atas rata-rata.

Ilustrasi Huawei. [Mark Chan/Unsplash]
Ilustrasi Huawei. [Mark Chan/Unsplash]

Bagaimanapun prosesnya, Huawei diharapkan terus menghadirkan lebih banyak inovasi dan terobosan, menghadirkan lebih banyak persaingan dan pilihan di pasar sistem operasi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: Pengguna iPhone Lebih Suka Beli HP Cicilan Ketimbang Android

Survei: Pengguna iPhone Lebih Suka Beli HP Cicilan Ketimbang Android

Tekno | Selasa, 07 November 2023 | 11:10 WIB

WhatsApp Segera Meluncurkan Verifikasi Email, Pengguna Makin Aman!

WhatsApp Segera Meluncurkan Verifikasi Email, Pengguna Makin Aman!

Tekno | Minggu, 05 November 2023 | 07:16 WIB

iPhone 15 Ramai-ramai Dihujat Warganet, Sebut Oppo dan Xiaomi Lebih Bagus

iPhone 15 Ramai-ramai Dihujat Warganet, Sebut Oppo dan Xiaomi Lebih Bagus

Tekno | Kamis, 02 November 2023 | 09:18 WIB

Huawei MatePad 11 PaperMatte Edition, Tablet Layar Rasa Kertas yang Resmi Dirilis ke Indonesia

Huawei MatePad 11 PaperMatte Edition, Tablet Layar Rasa Kertas yang Resmi Dirilis ke Indonesia

Tekno | Rabu, 01 November 2023 | 16:05 WIB

Smartphone Huawei Beri Label Aplikasi Google Sebagai Malware dan Berbahaya

Smartphone Huawei Beri Label Aplikasi Google Sebagai Malware dan Berbahaya

Tekno | Rabu, 01 November 2023 | 10:16 WIB

Huawei Nova 11 SE Diluncurkan, Memiliki Layar OLED 90Hz, Snapdragon 680, Tiga Kamera 108MP

Huawei Nova 11 SE Diluncurkan, Memiliki Layar OLED 90Hz, Snapdragon 680, Tiga Kamera 108MP

Tekno | Selasa, 31 Oktober 2023 | 14:43 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×