Susul Google-Meta, Induk Perusahaan Snapchat PHK 500 Orang

Dicky Prastya

Selasa, 06 Februari 2024 | 13:49 WIB
Susul Google-Meta, Induk Perusahaan Snapchat PHK 500 Orang
Ilustrasi aplikasi Snapchat. [Shutterstock]

Suara.com - Induk perusahaan Snapchat, Snap, kembali mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Jumlah pekerja yang terdampak badai PHK Snap ini mencakup sekitar 500 orang atau setara 10 persen dari total karyawan di seluruh dunia. 

Juru bicara Snap mengatakan kalau efisiensi ini ditujukan untuk rencana perusahaan yang menginginkan kolaborasi tatap muka. 

"Kami mengatur ulang tim kami untuk mengurangi hierarki dan mendorong kolaborasi tatap muka," katanya, dikutip dari CNBC, Selasa (6/2/2024). 

Akibat PHK ini, Snap harus menyiapkan biaya 55-75 juta Dolar AS atau sekitar Rp 865 miliar hingga Rp 1,1 triliun. 

Ini bukan kali pertama Snap mengumumkan PHK massal. Kebijakan ini sudah mereka lakukan berkali-kali sejak 2022 lalu. 

Badai PHK Snap terjadi pada Agustus 2022 lalu, di mana perusahaan memecat hingga 6.000 orang atau sekitar 20 persen dari total karyawannya saat itu. 

Selain PHK, tantangan lain yang dihadapi Snap saat ini adalah masalah hukum. CEO Snap, Evan Spiegel baru saja memberikan kesaksiannya di Komite Kehakiman Senat AS pekan lalu. 

Alasannya, pemerintah AS sedang memantau media sosial yang dianggap bertanggung jawab atas krisis moral anak muda, tak terkecuali Snapchat. 

baca juga

Kebijakan Snap menambah daftar badai PHK di perusahaan teknologi, khususnya media sosial. Sebelumnya Google hingga Meta sudah melakukan efisiensi serupa ke para pegawainya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rugi Triliunan Rupiah, Snapchat PHK 500 Karyawan

Rugi Triliunan Rupiah, Snapchat PHK 500 Karyawan

Bisnis | Selasa, 06 Februari 2024 | 13:35 WIB

Zoom PHK Pegawai Gegara Tekanan Investor

Zoom PHK Pegawai Gegara Tekanan Investor

Tekno | Selasa, 06 Februari 2024 | 13:06 WIB

Badai PHK Perusahaan Game, Sega Ikut Pecat Karyawan

Badai PHK Perusahaan Game, Sega Ikut Pecat Karyawan

Tekno | Minggu, 04 Februari 2024 | 16:23 WIB

Gelombang PHK Industri Keuangan, Deutsche Bank Bakal Rumahkan 3.500 Karyawan

Gelombang PHK Industri Keuangan, Deutsche Bank Bakal Rumahkan 3.500 Karyawan

Bisnis | Jum'at, 02 Februari 2024 | 14:11 WIB

Google Habiskan Rp 33 Triliun Akibat PHK Massal

Google Habiskan Rp 33 Triliun Akibat PHK Massal

Tekno | Rabu, 31 Januari 2024 | 18:31 WIB

Pernah Diblokir Kominfo, PayPal Kini PHK Massal

Pernah Diblokir Kominfo, PayPal Kini PHK Massal

Tekno | Rabu, 31 Januari 2024 | 10:44 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×