Desa Sumbersoko Jadi Sasaran Kemarahan Netizen, Banyak Label Sindiran di Google Maps

Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 14 Juni 2024 | 17:59 WIB
Desa Sumbersoko Jadi Sasaran Kemarahan Netizen, Banyak Label Sindiran di Google Maps
Peta Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo. (Google Maps)

Suara.com - Video viral mengenai pemilik rental mobil yang dikeroyok warga hingga tewas di Desa Sumbersoko memancing kemarahan netizen. Tak sedikit netizen yang memberikan beragam label sindiran terhadap Desa Sumbersoko di Google Maps.

Saat mencari Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah di Google Maps, akan muncul peringatan 'Hati-hati Rawan Penggelapan'.

Selain itu, beberapa nama tempat umum di Sukolilo terutama Sumbersoko banyak diedit oleh netizen. Deretan label hingga pin pada sekitar Desa Sumbersoko di Google Maps diberi nama sebagai Desa Penadah, Hapus Tempat Ini dari Peta, serta Kampung Bandit.

Di sekitar Jalan Sukolilo, netizen juga memberikan keterangan bertuliskan Kampung Menyala Mobilku, Kampung Maling, hingga Pertigaan Tak Senonoh.

Sebagai informasi, kasus viral bos rental mobil dikeroyok warga di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menuai perhatian publik hingga kini.

Netizen ubah nama salah satu tempat di Sukolilo menjadi Kawasan Maling. (Google Maps)
Netizen ubah nama salah satu tempat di Sukolilo menjadi Kawasan Maling. (Google Maps)

Empat korban dikeroyok massa di Desa Sumbersoko pada Kamis (06/06/2024) lalu. Salah seorang korban berinisal BH (52) asal Kemayoran, Jakarta Pusat tewas usai dihajar dan diteriaki maling.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, korban yang meninggal dunia tersebut merupakan bos rental mobil. Salah satu video viral menampilkan oknum warga yang menimpuk korban menggunakan batu berukuran besar.

Postingan video yang viral di X dan Instagram lantas memancing kemarahan publik. Apalagi terdapat beberapa pengakuan bahwa banyak oknum yang menggelapkan mobil di Sukolilo.

Beberapa label bertuliskan Desa Penadah banyak disematkan oleh netizen pada Google Maps. Tangkapan layar terkait Desa Sumbersoko yang diubah namanya tersebut mendapat beragam komentar dari netizen.

baca juga

"Coba google street, berapa banyak motor yang nggak pakai pelat di sana," kata @ano**er**ble02.

"Malu sih kalau jadi warga sana," cuit @ge**p*mbu.

"Kampungnya siapa sih itu? Bikin malu warga Jateng aja," komentar @ya**k.

Perlu diketahui, Google Maps memungkinkan pengguna untuk mengedit nama tempat hingga menambah label di platformnya. Berikut cara menambah label di Google Maps:

  • Arahkan Pin (tanda merah) di dekat jalan pada Google Maps.
  • Usai terdapat notifikasi 'Pin Dipasang', klik Tambahkan Label.
  • Masukkan informasi ke dalam label. Pengguna juga dapat memasukkan kategori Label seperti Kantor, Sekolah, dan Gym.
  • Klik enter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengedit Nama Lokasi di Google Maps Lewat Ponsel, Lengkap Tambah Label

Cara Mengedit Nama Lokasi di Google Maps Lewat Ponsel, Lengkap Tambah Label

Tekno | Jum'at, 14 Juni 2024 | 15:16 WIB

Ramai Dicap Kampung Penadah usai Bos Rental Mobil Dibunuh Warga, Polisi Gercep Sita 35 Kendaraan Bodong di Pati Jateng

Ramai Dicap Kampung Penadah usai Bos Rental Mobil Dibunuh Warga, Polisi Gercep Sita 35 Kendaraan Bodong di Pati Jateng

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 13:29 WIB

Amuk Oki Rengga Saat Bung Towel Dilempar Botol, Netizen: Kasih Arhan Aja yang Lempar

Amuk Oki Rengga Saat Bung Towel Dilempar Botol, Netizen: Kasih Arhan Aja yang Lempar

Entertainment | Rabu, 12 Juni 2024 | 17:10 WIB

Terkuak! Benarkah Sosok Ini yang Suruh Anang-Ashanty Nyanyi Usai Laga Timnas Indonesia?

Terkuak! Benarkah Sosok Ini yang Suruh Anang-Ashanty Nyanyi Usai Laga Timnas Indonesia?

Entertainment | Rabu, 12 Juni 2024 | 11:27 WIB

Terkini

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

×