Profil Pavel Durov, CEO Telegram Diciduk Polisi di Prancis

M. Reza Sulaiman

Selasa, 27 Agustus 2024 | 12:38 WIB
Profil Pavel Durov, CEO Telegram Diciduk Polisi di Prancis
Ilustrasi profl Pavel Durov (X/Durov)

Suara.com - Nama Pavel Durov sedang jadi perbincangan hangat di berbagai belahan dunia,termasuk Indonesia. Pasalnya bos Telegram ini dikabarkan ditangkap pihak berwenang Prancis. Nah bagi yang ingin mengenalnya, berikut ini profl Pavel Durov.

Ramai diberitakan penangkapan Pavel Durov oleh Polisi Prancis saat Ia tiba di bandara utara Paris. Penangkapan tersebut dilakukan sesuai dengan surat perintah atas kurang moderasi pada  aplikasi Telegram.

Kurangnya moderasi pada Telegram ini menyebabkannya aplikasi ini banyak digunakan untuk berbagai aktifitas criminal seperti pencucian uang, penipuan, perdagangan narkoba, dan konten seksual anak atau konten pedofilia.

Seiring dengan ramainya pemberitaan Pavel Durov, mari simak juga berikut ini profil Pavel Durov lengkap dengan riwayat karier dan kontorversinya yang dilansir dari berbagai sumber.

Profil dan Karier Pavel Durov

Pavel Durov merupakan pria kelahiran Rusia pada 10 Oktober 1984. Meskipun lahir di Tanah Rusia, namun Pavel Durov sebagian besar menghabiskan masa kecilnya di tempat ayahnya bekerja, yakni di Turin, Italia,

Pavel Durov tercatat pernah mengenyam pendidikan di Saint Petersburg State University program Fisika dan Matematika. Ia lulus dari kampus tersebut pada tahun 2006. Masih di tahun yang sama, Ia juga mendirikan VKontakte bersama Ilya Perekopsky.

Setelah mendirikan VKontakte (VK), kariernya pun mulai merangkak naik. Bahkan penggunaan Platform mencapai 400 juta lebih sehingga menjadikannya sebagai media sosial terbesar di Rusia. Namun pada 2014, Ia memilih mengundurkan diri dari VK dari pergi dari Rusia.

Setelah pergi dari Rusia, pada tahun 2013 Durov pun merilis Telegram. Aplikasi ini merupakan pesan instan yang mengutamakan privasi dan keamanan penggunanya. Secara cepat Telegram pun meraih popularitas dengan fitur-fitur inovatifnya.

baca juga

Kontroversi Pavel Durov

Seiring dengan popularitasnya sebagai bos Telegram, rupanya Pavel Durov juga memiliki sejumlah kontroversi. Adapun salah satu kontroversinya yaitu Ia pergi dari Rusia pada tahun 2014 karena menolak untuk komunitas oposisi di platform miliknya, VKontakte.

Selain itu, kontroversi lainnya yang membuat Pavel Durov memilih meninggalkan Rusia karena dirinya enggan untukkerja sama dengan dinas rahasia Rusia. Ia juga menolah menyediakan data terenkripsi pengguna media sosial VKontakte.

Kontroversi lainnya yaitu saat ini Durov tengah ditahan oleh pihak keamanan Prancis. Penahanan tersebut dilakukan atas surat perintah karena kurangnya moderasi pada Telegram ini menyebabkannya memicu munculnya berbagai aktifitas criminal di platform tersebut.

Demikian ulasan mengenai profil Pavel Durov lengkap dengan informasi kenapa Ia ditahan, riwayat karier dan berbagai kontroversinya. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Emmanuel Macron Buka Suara Alasan Prancis Tahan CEO Telegram

Presiden Emmanuel Macron Buka Suara Alasan Prancis Tahan CEO Telegram

News | Selasa, 27 Agustus 2024 | 09:01 WIB

CEO-nya Ditangkap di Prancis! Ketahui Cara Backup Data Telegram Sebelum Ditutup

CEO-nya Ditangkap di Prancis! Ketahui Cara Backup Data Telegram Sebelum Ditutup

Tekno | Senin, 26 Agustus 2024 | 20:52 WIB

Bocor Rahasia Negara? Penangkapan CEO Telegram Bikin Gempar Dunia

Bocor Rahasia Negara? Penangkapan CEO Telegram Bikin Gempar Dunia

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 19:36 WIB

Terkini

iQOO Neo11 Ultra Siap Jadi Monster Gaming Baru: Usung Chip Gahar dan Baterai Jumbo 9.100 mAh

iQOO Neo11 Ultra Siap Jadi Monster Gaming Baru: Usung Chip Gahar dan Baterai Jumbo 9.100 mAh

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:37 WIB

Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Setelah HUT RI ke-81

Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Setelah HUT RI ke-81

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:35 WIB

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×