Pakar Ungkap Bahaya Hacker Gunakan Telegram ke Pengguna Fintech

Dythia Novianty | Suara.com

Senin, 04 November 2024 | 12:44 WIB
Pakar Ungkap Bahaya Hacker Gunakan Telegram ke Pengguna Fintech
Ilustrasi Telegram. (Pixabay/@Vika_Glitter)

Suara.com -  Tim Riset dan Analisis Global Kaspersky (GReAT) telah mengungkap kampanye global berbahaya oleh para penyerang (hacker) menggunakan Telegram untuk mengirimkan spyware Trojan, menargetkan individu dan bisnis di industri fintech dan perdagangan. 

Malware tersebut dirancang mencuri data sensitif, seperti kata sandi, dan mengambil alih perangkat pengguna untuk tujuan spionase.

Aksi ini terkait dengan DeathStalker, aktor APT (Advanced Persistent Threat) bayaran yang terkenal yang menawarkan layanan peretasan dan intelijen keuangan khusus. 

Dalam gelombang serangan terbaru yang diamati oleh Kaspersky, aktor ancaman mencoba menginfeksi korban dengan malware DarkMe, yakni Trojan akses jarak jauh (RAT).

Tugasnya mencuri informasi dan menjalankan perintah jarak jauh dari server yang dikendalikan oleh para pelaku.

Aktor ancaman di balik kampanye tersebut tampaknya telah menargetkan korban di sektor perdagangan dan fintech, karena indikator teknis menunjukkan malware tersebut kemungkinan didistribusikan melalui saluran Telegram yang berfokus pada topik-topik ini. 

Ilustrasi hacker. (Pixabay)
Ilustrasi hacker. (Pixabay)

Kejahatan siber tersebut bersifat global, karena Kaspersky telah mengidentifikasi korban di lebih dari 20 negara di seluruh Eropa, Asia, Amerika Latin, dan Timur Tengah.

Analisis rantai infeksi mengungkap bahwa penyerang kemungkinan besar melampirkan arsip berbahaya ke posting di saluran Telegram. 

Arsip itu sendiri, seperti file RAR atau ZIP, tidak berbahaya, tetapi berisi file berbahaya dengan ekstensi seperti .LNK, .com, dan .cmd. Jika calon korban meluncurkan file-file ini, hal itu mengarah pada pemasangan malware tahap akhir, DarkMe, dalam serangkaian tindakan.

Maher Yamout, Peneliti Keamanan Utama dari GReAT, Kaspersky, mengungkapkan, alih-alih menggunakan metode phishing tradisional, pelaku ancaman mengandalkan saluran Telegram untuk mengirimkan malware. 

"Dalam serangan siber sebelumnya, kami juga mengamati operasi ini menggunakan platform pengiriman pesan lain, seperti Skype, sebagai vektor untuk infeksi awal," katanya dalam keterangan resminya, Senin (4/11/2024).

Menurutnya, metode ini dapat membuat calon korban lebih cenderung mempercayai pengirim dan membuka file berbahaya daripada dalam kasus situs web phishing. 

"Selain itu, mengunduh file melalui aplikasi pengiriman pesan dapat memicu lebih sedikit peringatan keamanan dibandingkan dengan unduhan internet standar, yang menguntungkan bagi pelaku ancaman,” jelas dia.

Maher Yamout, melihat bahwa meskipun biasanya menyarankan kewaspadaan terhadap email dan tautan yang mencurigakan, kampanye ini menyoroti perlunya kehati-hatian saat berhadapan bahkan dengan aplikasi pengiriman pesan instan seperti Skype dan Telegram.

Selain menggunakan Telegram untuk pengiriman malware, para hacker juga meningkatkan keamanan operasional dan pembersihan pasca-kompromi mereka. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hacker Bjorka Klaim Bobol Data Milik Jokowi dan Gibran, Jutaan Akun Pajak Bocor?

Hacker Bjorka Klaim Bobol Data Milik Jokowi dan Gibran, Jutaan Akun Pajak Bocor?

Tekno | Rabu, 18 September 2024 | 17:46 WIB

Duh! Hacker Korea Utara Bobol Indodax, Kerugian Capai Ratusan Miliar

Duh! Hacker Korea Utara Bobol Indodax, Kerugian Capai Ratusan Miliar

Tekno | Sabtu, 14 September 2024 | 21:32 WIB

Usai CEO Ditangkap, Telegram Hapus Jaminan Privasi, Obrolan Pribadi Tak Lagi Aman?

Usai CEO Ditangkap, Telegram Hapus Jaminan Privasi, Obrolan Pribadi Tak Lagi Aman?

Tekno | Sabtu, 07 September 2024 | 15:39 WIB

Imbas CEO Ditangkap, Telegram Kena Banned?

Imbas CEO Ditangkap, Telegram Kena Banned?

Tekno | Minggu, 01 September 2024 | 14:11 WIB

Pendiri Telegram Sempat Disandera Prancis, Kini Durov Bebas Bersyarat, Tapi Ada Jaminan Uang Puluhan Miliar

Pendiri Telegram Sempat Disandera Prancis, Kini Durov Bebas Bersyarat, Tapi Ada Jaminan Uang Puluhan Miliar

News | Kamis, 29 Agustus 2024 | 11:33 WIB

Wow! Pendiri Telegram Akui Punya Lebih dari 100 Anak di Seluruh Dunia

Wow! Pendiri Telegram Akui Punya Lebih dari 100 Anak di Seluruh Dunia

Tekno | Rabu, 28 Agustus 2024 | 15:41 WIB

Terkini

Terpopuler: HP Rp2 Jutaan Baterai Raksasa, Midrange Rasa Flagship Premium Paling Dicari 2026

Terpopuler: HP Rp2 Jutaan Baterai Raksasa, Midrange Rasa Flagship Premium Paling Dicari 2026

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:07 WIB

Canon EOS R6 V Resmi di Indonesia, Kamera Full-Frame 7K Open Gate untuk Kreator Konten Modern

Canon EOS R6 V Resmi di Indonesia, Kamera Full-Frame 7K Open Gate untuk Kreator Konten Modern

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:45 WIB

LG Bawa Tren Housewarming Ala Korea ke Indonesia, Pamer Teknologi AI Rumah Tangga Super Canggih

LG Bawa Tren Housewarming Ala Korea ke Indonesia, Pamer Teknologi AI Rumah Tangga Super Canggih

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:00 WIB

Era Baru Industri Penerbangan Indonesia, Teknologi Cloud dan AI Dipakai Kelola Operasional

Era Baru Industri Penerbangan Indonesia, Teknologi Cloud dan AI Dipakai Kelola Operasional

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:50 WIB

Honor WIN Turbo Resmi Tebar Ancaman, Baterai 10.000mAh Bisa Main Game 14 Jam Nonstop

Honor WIN Turbo Resmi Tebar Ancaman, Baterai 10.000mAh Bisa Main Game 14 Jam Nonstop

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:38 WIB

Epic Games Pamerkan Unreal Engine 6, Grafis Rocket League Makin Ciamik

Epic Games Pamerkan Unreal Engine 6, Grafis Rocket League Makin Ciamik

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:28 WIB

Legion Pertama dengan AMD Strix Halo, Laptop Gaming Lenovo Terbaru Bawa RAM 64 GB

Legion Pertama dengan AMD Strix Halo, Laptop Gaming Lenovo Terbaru Bawa RAM 64 GB

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:26 WIB

7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara

7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:15 WIB

iQOO Z11 Resmi di Indonesia, HP Baterai 9.020mAh Pertama Pecahkan Rekor MURI

iQOO Z11 Resmi di Indonesia, HP Baterai 9.020mAh Pertama Pecahkan Rekor MURI

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:55 WIB

Terpopuler: 5 HP Realme RAM 12 GB Paling Murah, Update 15 HP Samsung Terbaru

Terpopuler: 5 HP Realme RAM 12 GB Paling Murah, Update 15 HP Samsung Terbaru

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:50 WIB