KPU Jakarta Diduga Bantah Data yang Muncul di Situs Resmi, Netizen Curiga Demi 2 Putaran

Sabtu, 30 November 2024 | 11:33 WIB
KPU Jakarta Diduga Bantah Data yang Muncul di Situs Resmi, Netizen Curiga Demi 2 Putaran
Ilustrasi KPU.

Suara.com - Akun Instagram resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta @kpu_dki baru-baru ini menuai atensi netizen di media sosial, baik Instagram maupun X, karena mengunggah postingan mengenai klarifikasi berita hoaks yang beredar.

Dalam postingan yang dibagikan pada 29 November 2024, akun Instagram KPU DKI Jakarta menyebut bahwa konten infografis yang beredar merupakan disinformasi. Adapun dalam konten tersebut tertuang mengenai jadwal dan tahapan Pilkada 2024.

Pada sisi kanan Bawah, terdapat diagram lingkaran yang menunjukkan jumlah persentase suara yang diterima oleh tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, mencakup Ridwan Kamil-Suswono, Dharma-Kun, dan Pramono Anung-Rano Karno.

Tertera bahwa paslon nomor urut satu mendapat suara sebesar 39,40 persen, paslon nomor urut dua 10,53 persen, dan paslon nomor urut tiga 50,07 persen. Pada bagian tengah konten terdapat tanda merah dengan tulisan kapital "Konten Disinformasi".

Meski begitu, mayoritas warganet menemukan bahwa infografis tersebut justru bersumber dari situs resmi KPU sendiri. Hal ini dicuitkan oleh salah satu akun X @MurtadhaOne1. Tak sedikit warganet yang curiga jika beredar perintah untuk melakukan dua putaran pada Pilkada DKI Jakarta 2024.

Unggahan KPU membantah data. [X/@MurtadhaOne1]
Unggahan KPU membantah data. [X/@MurtadhaOne1]

"Alert! @kpu_dki mulai membantah hasil C1 yang diunggah di website resminya sendiri. Karena ada perintah untuk dua putaran?" cuitnya.

Unggahan yang dibagikan sebanyak lebih dari 2.800 kali oleh sesama pengguna X tersebut menuai beragam tanggapan. Dalam kolom komentar akun Instagram KPU DKI Jakarta pun sebagian besar warganet mempertanyakan kejelasan postingan tersebut.

"Kenapa kalian menyangkal C1 kalian yang sudah rilis? Ini sudah sesuai sirekap kan? Jangan main-main dengan data ya," tulis akun @gur******

"Lah data form C1 di kpu.go.id palsu?" komentar @aud********

Baca Juga: Cak Lontong Klaim Dapat Ucapan Selamat dari Pasangan No 2, Dharma Pongrekun: Tidak Benar

"Itu kan berdasarkan data sirekap elo, kena cubit penguasa ya?" tambah @iman*********

"Jangan main-main KPU! Ini data sesuai sirekapmu! Kok malah membantah data sendiri? Dapat tekanan dari penguasa yaa supaya 2 putaran?" timpal @raa******

"Nggak habis piker, website resmi sendiri, informasinya dibantah sendiri. Ada apa? Jangan bilang dihack," sahut @wala***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI