Mengapa Mars Disebut Planet Mati? Dulu Lautan Kini Padang Pasir

Agung Pratnyawan

Rabu, 12 Februari 2025 | 18:30 WIB
Mengapa Mars Disebut Planet Mati? Dulu Lautan Kini Padang Pasir
Planet Mars. [NASA]

Suara.com - Mars, yang dikenal sebagai "Planet Merah", selalu menarik perhatian manusia dengan warna merah khasnya dan berbagai misteri yang menyelimutinya. Pencarian tanda-tanda kehidupan di Mars telah menjadi salah satu misi utama dalam penelitian luar angkasa modern.

Selama lebih dari satu dekade, berbagai misi inovatif telah dilakukan demi memahami lebih jauh tentang planet ini. Namun, apa yang ditemukan para ilmuwan ternyata sedikit berbeda dari bayangan kita selama ini.

Lingkungannya yang keras dan tidak ramah membuat Mars sering disebut sebagai "planet mati". Tapi, benarkah tidak ada harapan bagi Mars untuk bisa dihuni di masa depan?

Mengapa Mars Disebut "Planet Mati"?

Salah satu alasan utama Mars disebut sebagai planet mati adalah kondisi atmosfernya yang sangat tipis. Atmosfer Mars hampir 100 kali lebih tipis dibandingkan dengan Bumi.

Selain itu, Mars juga kekurangan oksigen, nitrogen, dan gas-gas penting lainnya. Hal ini membuat udara di sana tidak bisa menopang kehidupan seperti yang kita kenal.

Atmosfer yang tipis juga berarti radiasi dari matahari dan angkasa luar dapat langsung mencapai permukaan Mars tanpa hambatan. Hal ini menyebabkan lingkungan Mars menjadi sangat berbahaya bagi makhluk hidup.

Selain itu, tanpa efek rumah kaca yang kuat, suhu di Mars bisa berubah secara ekstrem, membuatnya semakin sulit untuk dihuni. Namun, para ilmuwan tidak menyerah begitu saja. Mereka terus mencari cara agar suatu hari nanti manusia bisa bertahan hidup di sana.

Gambar Mars yang ditangkap oleh wahana penjelajah China Zhurong dari misi Tianwen-1 terlihat pada gambar yang dirilis oleh Badan Antariksa Nasional China (CNSA), 29 Juni 2022. (ANTARA/CNSA/HO via Reuters/as)
Gambar Mars yang ditangkap oleh wahana penjelajah China Zhurong dari misi Tianwen-1 terlihat pada gambar yang dirilis oleh Badan Antariksa Nasional China (CNSA), 29 Juni 2022. (ANTARA/CNSA/HO via Reuters/as)

Kelangkaan Air di Mars

baca juga

Dahulu, Mars diyakini memiliki lautan dan sungai yang luas, mirip dengan Bumi. Namun kini, planet ini menjadi daratan kering dan tandus. Air yang tersisa di Mars sebagian besar dalam bentuk es, baik di kutub maupun di bawah permukaan tanah.

NASA baru-baru ini menemukan bukti bahwa air cair masih ada di bawah permukaan Mars. Dengan menggunakan instrumen spektrometer pada satelit Mars Reconnaissance Orbiter (MRO), para ilmuwan mendeteksi keberadaan mineral terhidrasi yang disebut perklorat.

Mineral ini memiliki kemampuan mencegah air membeku meskipun suhu sangat dingin. Hal ini membuka kemungkinan bahwa air masih mengalir di Mars, meskipun dalam jumlah yang sangat sedikit.

Tidak Adanya Medan Magnet: Mars Tanpa Perlindungan

Di Bumi, kita dilindungi oleh medan magnet yang dihasilkan oleh inti planet yang masih aktif. Medan magnet ini berfungsi sebagai perisai yang menahan radiasi berbahaya dari angkasa. Sayangnya, Mars tidak memiliki medan magnet global seperti Bumi.

Dulu, Mars sempat memiliki medan magnet, tetapi seiring waktu, inti planetnya mendingin dan kehilangan energi untuk menghasilkan arus listrik yang diperlukan untuk mempertahankan medan magnet tersebut. Tanpa perlindungan ini, permukaan Mars terus-menerus terkena radiasi berbahaya, yang membuatnya semakin sulit untuk mendukung kehidupan.

Namun, ada bagian tertentu di permukaan Mars yang masih memiliki sisa-sisa medan magnet lokal. Para ilmuwan terus meneliti fenomena ini untuk memahami lebih jauh sejarah geologi dan evolusi planet tersebut.

Planet Mars. [Shutterstock]
Planet Mars. [Shutterstock]

Bisakah Mars Diubah Menjadi Planet yang Layak Huni?

Meskipun Mars saat ini bukan tempat yang ramah untuk kehidupan, banyak ilmuwan yang percaya bahwa kita bisa mengubahnya menjadi lebih layak huni. Salah satu cara yang diusulkan adalah terraforming, yaitu proses mengubah lingkungan suatu planet agar lebih menyerupai Bumi.

Beberapa teori menyebutkan bahwa dengan menebalkan atmosfer Mars, kita bisa meningkatkan suhu dan mencairkan es untuk mendapatkan air cair. Proses ini bisa dilakukan dengan menggunakan gas rumah kaca, seperti karbon dioksida, untuk meningkatkan efek rumah kaca di Mars.

Selain itu, penelitian tentang materi organik yang ditemukan di permukaan Mars juga menjadi petunjuk bahwa planet ini pernah memiliki senyawa berbasis karbon yang bisa mendukung kehidupan.

Planet Mati yang Penuh Harapan

Untuk saat ini, sebutan "planet mati" masih cukup akurat bagi Mars. Namun, meskipun tampak tidak bernyawa, planet ini tetap menjadi salah satu tujuan utama dalam eksplorasi luar angkasa.

Mars menyimpan banyak informasi berharga yang bisa membantu kita memahami asal-usul kehidupan serta potensi kehidupan di luar Bumi.

Dengan teknologi yang terus berkembang, siapa tahu suatu hari nanti manusia benar-benar bisa tinggal di Mars? Eksplorasi terus berlanjut, dan misteri Mars masih menunggu untuk diungkap. Siapa tahu, mungkin dalam waktu dekat, kita akan menemukan kejutan besar dari tetangga merah kita ini!

Kontributor : Pasha Aiga Wilkins

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Sampah Berserakan di Mars, Siapa yang Buang?

Ilmuwan Temukan Sampah Berserakan di Mars, Siapa yang Buang?

Tekno | Kamis, 02 Januari 2025 | 18:15 WIB

Astronot Bisa Melompat ke Masa Depan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Astronot Bisa Melompat ke Masa Depan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Tekno | Kamis, 26 Desember 2024 | 15:57 WIB

Eksperimen Rahasia CIA, Klaim Temukan Kehidupan di Mars dan Piramida Raksasa

Eksperimen Rahasia CIA, Klaim Temukan Kehidupan di Mars dan Piramida Raksasa

Tekno | Kamis, 26 Desember 2024 | 12:11 WIB

Terkini

Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat

Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:19 WIB

Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'

Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:18 WIB

Pakar Beberkan Rahasia Merek Bertahan Puluhan Tahun di Tengah Persaingan Ketat

Pakar Beberkan Rahasia Merek Bertahan Puluhan Tahun di Tengah Persaingan Ketat

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:09 WIB

Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan

Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:08 WIB

Nekat Tampil Usai Cedera, Pebalap Muda Indonesia Siap 'Siksa' Honda NSF250R di Sirkuit Sepang

Nekat Tampil Usai Cedera, Pebalap Muda Indonesia Siap 'Siksa' Honda NSF250R di Sirkuit Sepang

Sport | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:06 WIB

Jejak Digital Diburu, Polisi Analisis Chat Terakhir Sutrimo Sebelum Tewas

Jejak Digital Diburu, Polisi Analisis Chat Terakhir Sutrimo Sebelum Tewas

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:05 WIB

4 Shio yang Paling Beruntung pada 1 Agustus 2026, Hoki Diprediksi Meningkat

4 Shio yang Paling Beruntung pada 1 Agustus 2026, Hoki Diprediksi Meningkat

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:05 WIB

Petaka Keluarga Inugami: Kisah Perebutan Warisan yang Mengungkap Rahasia Gelap

Petaka Keluarga Inugami: Kisah Perebutan Warisan yang Mengungkap Rahasia Gelap

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:00 WIB

CIMB Niaga Manjakan Nasabah, Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026

CIMB Niaga Manjakan Nasabah, Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:59 WIB

Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG

Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:58 WIB

×