BBM Indonesia Mahal? Netizen Ungkit Era Daendels hingga Bandingkan Petronas Milik Malaysia

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Rabu, 26 Februari 2025 | 15:39 WIB
BBM Indonesia Mahal? Netizen Ungkit Era Daendels hingga Bandingkan Petronas Milik Malaysia
Ilustrasi BBM, kenaikan Pertamax (Freepik)

Suara.com - Isu mengenai dugaan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali mencuat di media sosial. Sejumlah warganet pun mengkritisi harga dan kualitas BBM di Indonesia dibandingkan dengan negara tetangga, Malaysia.

Salah satu akun media sosial X, @MasMasBiassaa, mengungkapkan bahwa perbedaan harga yang signifikan sudah lama menjadi perhatian, dan kini kasus dugaan pengoplosan Pertamax kembali menjadi sorotan.

Dalam unggahannya, akun tersebut membandingkan harga BBM di Malaysia dan Indonesia. Ia menyebutkan bahwa per 2020, harga BBM RON 97 di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Malaysia hanya RM 1,55 per liter atau sekitar Rp 5.497,85 per liter. Sementara itu, di Indonesia, harga Pertamax Turbo jauh lebih tinggi.

“Kalo mau bandingin gausah jauh-jauh deh, sama Petronasnya Dek Malay sodara serumpun yang dulu belajar sama Pertamina aja yah...,” tulis akun tersebut dikutip pada Rabu (26/2/2025)

Lebih lanjut, ia merinci bahwa komponen pembentuk harga BBM di Malaysia terdiri dari berbagai faktor seperti alpha, biaya operasi, margin OC, margin SPBU, serta pajak penjualan, yang menghasilkan harga pokok produksi (HPP) sebesar Rp 2.293,14 per liter. Sementara di Indonesia, HPP BBM disebut mencapai Rp 7.387,50 per liter, atau tiga kali lipat lebih mahal dari Malaysia.

Warganet pun ramai menanggapi unggahan tersebut. Akun @sulistyodd menyoroti kenaikan harga BBM alternatif yang membuat masyarakat tetap bergantung pada BBM Pertamina. “1 lagi paman, inget momen revvo 90 pernah dijual di harga 8rban trs rame mampus sampe2 pertalite gak ada yg beli, trs akhirnya revo naikin harga revvo90 jd diatas 10rb? Dari situ muncul pertanyaan, apakah kita percaya harga jual shell BP di atas pertamina itu bukan krn paksaan?” tulisnya.

Akun lain, @malesbangunaja, membandingkan kebijakan pemerintah dengan era kolonial Belanda. “Ya nggak heran, Daendels aja terlihat jadi orang baik ketika fakta pemerintah Hindia Belanda waktu itu ada anggaran gaji buat bikin jalan raya Anyer-Panarukan. Dari dulu yang bikin susah rakyat ya pembesar dari bangsa sendiri.”

Sementara itu, akun @Nobunyaga menyoroti faktor yang menyebabkan harga pokok produksi BBM di Indonesia tinggi. “Menarik, komponen apa yang bikin HPP di Indonesia tinggi? Ini PR besar banget kl liat selisihnya. Hal lain yg menarik dari browsing kilat 2020 (cmiiw): Harga Crude $42/brl = Rp.630k/159L= Rp3962/L. Kok tetangga bisa masuk di 2k buat HPP. Kl selisih RON berapa margin error?”

Tanggapan netizen soal harga pertamax di Indonesia dan Malaysia. [Medsos/X]
Tanggapan netizen soal harga pertamax di Indonesia dan Malaysia. [Medsos/X]

Pertamina: Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi

Menanggapi isu ini, Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa tidak ada pengoplosan BBM Pertamax. Mereka memastikan bahwa kualitas Pertamax sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah, yakni RON 92.

“Produk yang masuk ke terminal BBM Pertamina merupakan produk jadi yang sesuai dengan RON masing-masing, Pertalite memiliki RON 90 dan Pertamax memiliki RON 92. Spesifikasi yang disalurkan ke masyarakat dari awal penerimaan produk di terminal Pertamina telah sesuai dengan ketentuan pemerintah,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, Selasa (25/2/2025).

Heppy menambahkan bahwa di terminal utama BBM, Pertamina hanya melakukan injeksi warna (dyes) untuk membedakan produk serta injeksi additive guna meningkatkan performa BBM. “Jadi bukan pengoplosan atau mengubah RON. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas Pertamax,” jelasnya.

Pertamina juga menegaskan bahwa proses Quality Control (QC) dilakukan secara ketat dengan pengawasan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). “Kami menaati prosedur untuk memastikan kualitas dan dalam distribusinya juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Migas,” tambah Heppy.

Lebih lanjut, Pertamina menyatakan bahwa mereka berkomitmen menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) guna memastikan penyediaan BBM berkualitas bagi konsumen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaji Dirut Pertamina Sudah Bukan Jutaan Lagi, Tapi Masih Tergiur Korupsi Minyak Mentah?

Gaji Dirut Pertamina Sudah Bukan Jutaan Lagi, Tapi Masih Tergiur Korupsi Minyak Mentah?

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2025 | 15:34 WIB

Profil Pertamina Patra Niaga: Usung Visi Misi Keberlanjutan

Profil Pertamina Patra Niaga: Usung Visi Misi Keberlanjutan

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2025 | 15:33 WIB

Erick Thohir Masih Bungkam Soal Kasus Pertamina Oplos Pertamax, Mamat Alkatiri: Lagi Fokus Urus Bola!

Erick Thohir Masih Bungkam Soal Kasus Pertamina Oplos Pertamax, Mamat Alkatiri: Lagi Fokus Urus Bola!

Tekno | Rabu, 26 Februari 2025 | 15:23 WIB

Terkini

5 HP Xiaomi Rp1 Jutaan dengan Fitur NFC untuk Transaksi Digital Lancar

5 HP Xiaomi Rp1 Jutaan dengan Fitur NFC untuk Transaksi Digital Lancar

Tekno | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48 WIB

Tanda-tanda WhatsApp Disadap dan Tips Mengamankannya

Tanda-tanda WhatsApp Disadap dan Tips Mengamankannya

Tekno | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:33 WIB

51 Kode Redeem FF Terbaru 10 Mei 2026: Sikat Cepat SG2 Rapper Underworld dan MP40 Cobra

51 Kode Redeem FF Terbaru 10 Mei 2026: Sikat Cepat SG2 Rapper Underworld dan MP40 Cobra

Tekno | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:30 WIB

30 Kode Redeem FC Mobile 10 Mei 2026: Klaim 500 Poin Naik Peringkat dan Pemain Bintang OVR 117

30 Kode Redeem FC Mobile 10 Mei 2026: Klaim 500 Poin Naik Peringkat dan Pemain Bintang OVR 117

Tekno | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:14 WIB

Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB

Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:02 WIB

Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh

Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:00 WIB

52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis

52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:34 WIB

73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra

73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan

Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:13 WIB

Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini

Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:15 WIB