Mengenal Ring of Fire: Jalur Rawan Gempa yang Terkait dengan Tsunami dan Gempa Rusia

Agatha Vidya Nariswari, Amelia Prisilia

Rabu, 30 Juli 2025 | 15:39 WIB
Mengenal Ring of Fire: Jalur Rawan Gempa yang Terkait dengan Tsunami dan Gempa Rusia
Indonesia dalam Ring of Fire. (Eosclassroom.com)

Suara.com - Hari ini, Rabu (30/7/2025), gempa besar berkekuatan 8,8 terjadi di lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia. Akibat guncangan dahsyat ini, beberapa wilayah ikut merasakan tsunami dan gempa Rusia.

Sejarah mencatat jika ini merupakan gempa terkuat yang terjadi di wilayah tersebut sejak 1952 lalu. Laporan menyebut jika gempa hebat ini kemudian disusul oleh gelombang tsunami mencapai lebih dari 4 meter di pantai Rusia.

Tidak hanya terjadi di wilayah Rusia, gempa dan tsunami juga mengancam wilayah Jepang, termasuk Hokkaido dan pesisir Pasifik dengan gelombang setinggi 1 meter.

Selain Rusia dan Jepang, beberapa wilayah lain yang merasakan gempa serta tsunami, termasuk Hawaii dan Alaska. Sedangkan wilayah California dan Guam yang menerima peringatan hati-hati.

Beberapa negara lainnya termasuk Indonesia, Filipina, Selandia Baru, dan Amerika Serikat juga mendapat peringatan tsunami dari skala rendah hingga sedang.

Melihat lokasinya, banyak yang menduga jika tsunami dan gempa Rusia ini disebabkan oleh zona aktif seismitik Ring of Fire Pasifik.

Hal ini karena Semenanjung Kamchatka diketahui berada di kawasan tersebut. Wilayah ini sebelumnya pernah mengalami gempa di tahun 1841, 1923 dan 1958 yang memicu tsunami besar dengan tinggi gelombang mencapai 15 hingga 18 meter.

Mengenal Ring of Fire: Jalur Rawan Gempa yang Berada dekat Indonesia

Sejumlah negara mengeluarkan peringatan tsunami pasca gempa magnitudo 8,7 di Kamchatka, Rusia, Rabu 30 Juli 2025 [Suara.com/BMKG]
Sejumlah negara mengeluarkan peringatan tsunami pasca gempa magnitudo 8,7 di Kamchatka, Rusia, Rabu 30 Juli 2025 [Suara.com/BMKG]

Cincin Api Pasifik, atau yang lebih dikenal dengan Ring of Fire, adalah sebutan untuk wilayah berbentuk tapal kuda yang membentang luas di Samudra Pasifik.

Zona ini terkenal sebagai daerah dengan aktivitas seismik dan vulkanik paling aktif di dunia, menjadikannya rumah bagi sebagian besar gunung berapi aktif dan lokasi terjadinya gempa bumi kuat secara teratur.

baca juga

Lokasi ini merupakan batas konvergen dari beberapa lempeng tektonik mayor, termasuk Lempeng Pasifik, Lempeng Eurasia, Lempeng Amerika Utara, dan lempeng-lempeng kecil lainnya.

Di area ini, lempeng-lempeng tersebut saling bertumbukan dan salah satu lempeng, yaitu lempeng samudera yang lebih padat kerap menunjam ke bawah lempeng lainnya dalam proses yang disebut subduksi.

Ketika lempeng yang menunjam bergerak ke bawah, ia akan meleleh akibat panas dan tekanan di dalam mantel bumi.

Magma yang terbentuk kemudian naik ke permukaan melalui retakan di kerak bumi, membentuk rantai gunung berapi.

Proses subduksi ini juga menghasilkan tegangan besar di antara lempeng-lempeng, yang dilepaskan dalam bentuk gempa bumi saat bergeser atau patah.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki posisi geografis yang unik dan sangat signifikan dalam konteks Cincin Api Pasifik.

Kawasan Indonesia diketahui menjadi pertemuan tiga lempeng tektonik utama di dunia, yaitu Lempeng Indo-Australia di selatan, Lempeng Eurasia di utara, dan Lempeng Pasifik di timur.

Pertemuan lempeng-lempeng inilah yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan aktivitas seismik dan vulkanik paling tinggi di dunia, hal ini membuat Indonesia menjadi bagian integral dari Cincin Api.

Apa yang Terjadi Ketika Terjadi Gempa di Kawasan Ring of Fire?

Jika gempa terjadi di bawah laut dan cukup kuat pada kisaran magnitudo 7,0, maka berisiko memicu tsunami.

Perubahan mendadak di dasar laut menyebabkan air laut terdorong ke atas dan menciptakan gelombang besar yang dapat menghantam pesisir dalam hitungan menit hingga jam.

Gempa di kawasan Ring of Fire juga bisa memicu letusan gunung berapi yang berada dalam sistem yang sama.

Hal ini karena jalur ini juga penuh dengan gunung-gunung api aktif, termasuk yang berada di Indonesia, Jepang, Alaska, dan Amerika Latin.

Gempa di kawasan Ring of Fire bukan hal yang langka dan seringkali membawa risiko besar. Karena Indonesia berada di jalur ini, kewaspadaan dan edukasi kebencanaan sangat penting untuk mengurangi dampak ketika bencana terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miliano Jonathans Dipepet PSSI: Duet Maut dengan Ole Romeny

Miliano Jonathans Dipepet PSSI: Duet Maut dengan Ole Romeny

Bola | Rabu, 30 Juli 2025 | 15:04 WIB

Aktivitas Ekonomi Beberapa Negara Sesaat Terhenti Imbas Tsunami Rusia

Aktivitas Ekonomi Beberapa Negara Sesaat Terhenti Imbas Tsunami Rusia

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:51 WIB

Lelucon Petinggi Fortuna Sittard Soal Popularitas Justin Hubner, Sindir Fans Indonesia

Lelucon Petinggi Fortuna Sittard Soal Popularitas Justin Hubner, Sindir Fans Indonesia

Bola | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:49 WIB

Vanenburg Singgung Wasit Jepang di Final Piala AFF U-23 2025: Tak Masuk Akal

Vanenburg Singgung Wasit Jepang di Final Piala AFF U-23 2025: Tak Masuk Akal

Bola | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:49 WIB

Gerald Vanenburg Minta Bantuan Pemain Senior Demi Lolos ke Piala Asia U-23?

Gerald Vanenburg Minta Bantuan Pemain Senior Demi Lolos ke Piala Asia U-23?

Bola | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:45 WIB

Terkini

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Foto | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

News | Senin, 14 September 2026 | 14:01 WIB

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

News | Senin, 14 September 2026 | 13:59 WIB

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:57 WIB

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:55 WIB

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

News | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

×