Dalam dunia pengolahan data, membulatkan angka di Excel adalah keterampilan penting untuk mendapatkan presentasi data yang lebih bersih dan mudah dipahami.
Telah dirangkum Suara.com, tutorial Microsoft Excel dari wikiHow ada berbagai cara untuk membulatkan angka dengan efektif menggunakan Excel.
Hal yang Anda Perlu Ketahui
Gunakan fungsi ROUND (number, num_digits) untuk membulatkan angka ke jumlah digit terdekat yang ditentukan.
Anda juga dapat menggunakan fungsi lain seperti ROUNDUP dan ROUNDDOWN untuk mengubah metode pembulatan.
Selain itu, gunakan pemformatan sel untuk menampilkan angka yang telah dibulatkan sambil tetap mempertahankan nilai aslinya.
1. Menggunakan Rumus “ROUND”
Input data ke dalam lembar kerja. Pembulatan angka memiliki banyak keuntungan.
Contohnya, ketika Anda memantau pengeluaran di Excel, Anda dapat membulatkan angka pengeluaran ke bilangan bulat terdekat untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang total pengeluaran.
2. Klik kotak di samping data yang Anda ingin bulatkan. Setelah itu, Anda bisa memasukkan rumus ke dalam kotak tersebut.
- Kolom dan Baris: Terdapat beberapa angka dalam sel di kolom B, termasuk 10.99, 16.33, dan 20.12. Ini adalah angka yang akan diproses dengan fungsi pembulatan.
- Fungsi ROUND: Di bagian sel yang aktif, pengguna mengetikkan =ROUND, yang merupakan sintaks untuk memanggil fungsi pembulatan di Excel. Fungsi ini digunakan untuk membulatkan angka ke jumlah digit tertentu.
- Saran Fungsi: Di bawah fungsi ROUND, terdapat saran untuk fungsi lain yang berkaitan, yaitu ROUNDUP dan ROUNDDOWN. Ini menunjukkan bahwa Excel memberikan opsi tambahan untuk pembulatan, yang bisa digunakan sesuai kebutuhan.
- Deskripsi Fungsi: Di samping fungsi, terdapat deskripsi singkat yang menyatakan bahwa ROUND digunakan untuk membulatkan angka ke jumlah digit yang ditentukan.
3. Tikkan = ROUND pada kolom “fx”. Kolom ini berada di bagian atas lembar lajur. Tikkan tanda sama dengan, diikuti rumus “ROUND” seperti ini: =ROUND.
- Kolom dan Baris: Di kolom B, terdapat angka-angka seperti 10.99, 16.33, dan 20.12. Angka-angka ini merupakan data yang akan dibulatkan menggunakan fungsi Excel.
- Fungsi ROUND: Di sel yang aktif, pengguna mengetikkan =ROUND(, yang merupakan awal dari sintaks untuk fungsi pembulatan. Tanda kurung membuka menunjukkan bahwa fungsi ini memerlukan argumen tambahan untuk berfungsi.
- Deskripsi Fungsi: Di bawah bagian fungsi yang sedang ditulis, terdapat penjelasan mengenai argumen yang diperlukan untuk fungsi ROUND, yaitu ROUND (number, num_digits). Ini menjelaskan bahwa fungsi memerlukan dua parameter:
- number: angka yang ingin dibulatkan.
num_digits: jumlah digit yang diinginkan setelah pembulatan.
4. Tikkan kurung buka setelah “ROUND.” Konten kolom “fx” sekarang akan tampak seperti ini: =ROUND(.
- Fungsi ROUND: Di sel yang aktif (terlihat di kolom B), pengguna mengetikkan =ROUND(A1, yang menunjukkan bahwa mereka sedang menggunakan fungsi ROUND untuk membulatkan nilai yang ada di sel A1.
- Referensi Sel: Dalam fungsi tersebut, A1 merujuk pada sel yang berisi angka yang akan dibulatkan. Dalam hal ini, sel A1 berisi angka 10.99 (yang dapat dilihat di bawah).
- Deskripsi Fungsi: Di bawah bagian fungsi yang sedang ditulis, terdapat penjelasan mengenai argumen yang diperlukan untuk fungsi ROUND, yaitu ROUND(number, num_digits). Ini menunjukkan bahwa fungsi memerlukan dua parameter:
- number: angka yang ingin dibulatkan, dalam hal ini diambil dari sel A1.
num_digits: jumlah digit yang diinginkan setelah pembulatan (belum ditentukan dalam gambar). - Angka di Sel A1: Di sel A1, terdapat angka 10.99, yang merupakan nilai yang akan dibulatkan menggunakan fungsi ROUND.
5. Klik kolom dengan data yang Anda ingin bulatkan.
Lokasi kotak (mis. “A1”) akan ditambahkan ke rumus. Jika Anda mengklik kotak “A1”, rumus pada kolom “fx” akan tampak seperti ini: =ROUND(A1.
6.Tikkan koma, diikuti jumlah digit yang Anda ingin bulatkan
Jika Anda ingin membulatkan data di kolom "A1" untuk menampilkan hanya 2 angka di belakang koma, rumus yang digunakan akan terlihat seperti ini: =ROUND(A1, 2). Gunakan 0 sebagai angka desimal untuk membulatkan data ke bilangan bulat terdekat. Untuk membulatkan data dengan mengaitkannya pada 10, gunakan angka negatif. Sebagai contoh, rumus =ROUND(A1, -1) akan membulatkan data berdasarkan hasil perkaliannya dengan 10.
7.Tikkan kurung tutup untuk mengakhiri rumus.
Saat ini, rumus akhir Anda akan terlihat seperti ini (untuk contoh pembulatan data di sel "A1" dengan dua angka di belakang koma): =ROUND(A1, 2).
8.Tekan ↵ Enter atau Return.
Rumus “ROUND” akan dijalankan dan hasil pembulatan akan ditampilkan pada kotak terpilih. Sekarang, Anda hanya perlu menggunakan fungsi SUM untuk menjumlahkan atau membuat bagan jika mau.
Anda bisa menyalin rumus ini jika perlu membulatkan angka lain dengan spesifikasi yang sama.
Fungsi Pembulatan Lain
1. Gunakan ROUNDUP untuk membulatkan angka ke atas.
Fungsi ROUNDUP memiliki parameter yang sama dengan fungsi ROUND, sehingga Anda dapat membulatkan angka sesuai dengan jumlah digit yang diinginkan.
Sebagai contoh, =ROUNDUP(A1, 2) akan membulatkan angka di A1 ke atas dengan dua angka desimal terdekat. Jika A1 berisi angka 10,732, hasil pembulatannya akan menjadi 10,74.
2. Gunakan ROUNDDOWN untuk membulatkan ke bawah.
Fungsi ROUNDDOWN memiliki parameter yang sama dengan fungsi ROUND, sehingga Anda dapat membulatkan angka sesuai dengan jumlah digit yang ditentukan.
Sebagai contoh, =RUNDOWN(A1, 2) akan membulatkan angka di A1 ke bawah dengan dua angka desimal. Jika A1 sebelumnya berisi 10,732, hasil pembulatannya akan menjadi 10,73.
3. Gunakan fungsi ROUND untuk membulatkan angka ke kelipatan terdekat.
Fungsi MROUND memungkinkan Anda untuk menentukan kelipatan tertentu yang ingin digunakan untuk pembulatan.
Sebagai contoh, =MROUND(A1, 15) akan membulatkan angka di A1 ke kelipatan 15 terdekat. Jika A1 sebelumnya berisi 10,732, hasil pembulatannya akan menjadi 15.
4.Gunakan EVEN untuk membulatkan angka ke bilangan bulat genap terdekat.
Fungsi EVEN hanya memerlukan satu argumen, yaitu angka yang akan dibulatkan. Sebagai contoh, =EVEN(A1) akan membulatkan angka di A1 ke bilangan bulat genap terdekat. Jika A1 sebelumnya berisi 10,732, hasil pembulatannya akan menjadi 12.
5.Gunakan ODD untuk membulatkan angka ke bilangan bulat ganjil terdekat.
Fungsi ODD hanya mempunyai satu dasar, yaitu angka yang dibulatkan. Misalnya, =ODD(A1) akan membulatkan angka di A1 ke bilangan bulat ganjil terdekat. Jika A1 sebelumnya 10,732, pembulatannya akan menjadi 11.
Menggunakan Tombol Increase/Decrease Decimal
1. Masukkan data ke lembar lajur.
Setelah Anda membuat lembar lajur di Excel, penting untuk menggunakan alat pemformatan yang tepat agar hasil yang diperoleh sesuai. Perlu dicatat bahwa metode ini tidak mengubah nilai asli dalam sel, melainkan hanya mengubah tampilan angka di lembar lajur.
2. Tandai kotak-kotak dengan nilai yang Anda ingin bulatkan.
Untuk memilih beberapa sel, klik pada sel yang berisi data di bagian kiri atas lembar, lalu seret kursor ke bawah dan ke kanan hingga semua sel yang diinginkan terpilih.
3. Klik tombol “Decrease Decimal” untuk mengurangi jumlah bilangan deTombol ini memiliki label “.00 → .0” dan dapat ditemukan di tab “Home” pada panel “Number” (tombol terakhir di panel).
Sebagai contoh, ketika Anda mengklik tombol “Decrease Decimal,” angka 4,36 akan berubah menjadi 4,4.
4. Klik tombol “Increase Decimal” untuk menampilkan lebih banyak bilangan desimal.
Dengan opsi ini, Anda dapat menampilkan nilai yang lebih tepat (bukan hasil pembulatan). Tombol ini diberi label “←.0 .00” dan juga terlihat di panel “Number.” Sebagai contoh, ketika Anda mengklik tombol “Increase Decimal,” angka 2,83 akan berubah menjadi 2,834.
Menggunakan Cell Formatting
1. Memasukkan rangkaian data ke lembar lajur Excel.
Perhatikan bahwa cara ini tidak mengubah nilai asli di dalam sel, dan hanya tampilan angkanya yang berubah di lembar lajur.
2. Tandai kotak-kotak dengan data yang Anda ingin bulatkan.
Untuk menandai beberapa kotak, klik kotak yang memiliki data dan posisinya paling dekat ke ujung kiri atas lembar, kemudian seret kursor ke arah kanan bawah hingga semua kotak ditandai.
3. Klik kanan kotak yang sudah ditandai, Menu akan ditampilkan setelahnya
4. Klik Number Format atau Format Cells. Nama opsi ini berbeda, tergantung pada versi Excel
5. Klik tab Number.
Tab ini berada di bagian atas atau samping jendela yang muncul.
6. Klik Number dari daftar kategori. Opsi ini berada di samping jendela.
7. Pilih jumlah bilangan desimal yang Anda ingin bulatkan.
Klik ikon panah bawah di samping menu “Decimal places” untuk membuka daftar jumlah angka desimal, kemudian pilih opsi yang diinginkan.
Misalnya, jika Anda ingin membulatkan 16,47334 agar hanya menampilkan 1 angka desimal, pilih “1” dari menu, dan data akan dibulatkan menjadi 16,5. Sebagai contoh lain, untuk membulatkan 846,19 menjadi bilangan bulat, pilih “0” dari menu, sehingga data akan menjadi 846.
8.Klik OK.
Tombol ini terletak di bagian bawah jendela. Data di sel yang dipilih akan dibulatkan sesuai dengan jumlah desimal yang Anda tentukan.
Untuk menerapkan pengaturan ini ke seluruh data di lembar (termasuk data yang akan ditambahkan di masa mendatang), lakukan langkah berikut:
1. Klik di mana saja di lembar untuk menghilangkan seleksi sel.
2. Klik tab “Home” di bagian atas jendela Excel.
3. Pilih menu drop-down pada panel “Number”.
4. Klik “More Number Formats”.5. Tentukan jumlah angka desimal (“Decimal places”) yang diinginkan, lalu klik “OK” untuk menetapkannya sebagai pengaturan utama pembulatan data dalam berkas.
Dalam beberapa versi Excel, Anda mungkin perlu mengklik menu “Format”, memilih “Cells”, dan kemudian mengklik tab “Number” untuk mengakses menu “Decimal places”.
Itulah tutorial Microsoft Excel terbaru, bagaimana cara mudah untuk membulatkan angka di Excel.
Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti