Drama China Laris: Pendapatan Capai Rp156 Triliun, Lampaui Box Office Lokal

Nur Khotimah, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 29 Oktober 2025 | 16:25 WIB
Drama China Laris: Pendapatan Capai Rp156 Triliun, Lampaui Box Office Lokal
Ilustrasi Dracin berjudul Bangkit dan Berkuasa. (YouTube/ DramaBox)
baca 10 detik
  • Industri drama China (Dracin) tumbuh pesat hingga pendapatan Rp 156 triliun, melampaui box office lokal.

  • Kesuksesan Dracin didorong platform besar seperti ByteDance, Tencent, dan Kuaishou yang memanfaatkan AI.

  • Fenomena drama mikro kini menjadi tren global, populer di AS, Jepang, Korea, India, dan Asia Tenggara.

Suara.com - Dracin atau Drama China ternyata laris manis dan mempunyai banyak penggemar. Penelitian terbaru mengungkap bila pendapatan industri Dracin diperkirakan dapat mencapai 9,4 miliar dolar AS atau Rp156,2 triliun (kurs Rp 16.618) pada 2025.

Laporan dari Media Partners Asia (MPA) mencakup penelitian serta data dari aplikasi populer seperti ReelShort, DramaBox, DramaWave, MoboReels, dan lain-lain.

Fenomena orang memandangi iklan Dracin yang dapat mencapai setengah jam (bahkan lebih) di Instagram dan Facebook kini ramai menjadi pembicaraan.

Tak hanya itu, salah satu berita viral turut menyebut kabar perceraian selebgram gegara sang suami hobi nonton drama China.

Meski awalnya hanya mengincar ceruk pasar tertentu (niche), Dracin lantas berkembang sehingga mengincar segmen lebih luas.

Ilustrasi Drama China. (Suara.com/ Rezza Rachmanta)
Ilustrasi Drama China. (Suara.com/ Rezza Rachmanta)

Penelitian dari MPA mengungkap bila pendapatan Dracin mampu melampaui penghasilan box office lokal di China.

Fenomena yang dikenal sebagai drama mikro kini meledak menjadi industri bernilai miliaran dolar, dan skalanya benar-benar mengubah peta permainan.

Mengutip Variety dan IMDB, MPA menjelaskan, konten berseri berdurasi pendek tidak hanya menjadi tren, tetapi juga raksasa finansial yang siap menantang hegemoni layar lebar tradisional.

Di China, drama mikro telah menjadi arus utama. Pendapatannya meroket dari 0,5 miliar dolar AS (Rp8,3 triliun) pada tahun 2021 menjadi 7 miliar dolar AS (Rp116 triliun) yang mengejutkan di tahun 2024.

baca juga

Puncaknya diprediksi pada 2025, di mana pendapatan drama mikro diperkirakan melampaui seluruh pendapatan box office domestik negara tersebut, mencapai 9,4 miliar dolar AS (Rp156 triliun).

Kesuksesan ini didorong oleh pemain besar seperti ByteDance, Tencent, dan Kuaishou yang secara cerdas mengintegrasikan platform drama mereka ke dalam ekosistem sosial dan pembayaran.

Mereka mampu mengubah novel web populer menjadi tontonan adiktif. Namun, fenomena ini tidak berhenti di China.

Pasar globalnya diperkirakan akan mencapai 9,5 miliar dolar AS pada tahun 2030, dengan Amerika Serikat sebagai pasar terbesar di luar China.

Di AS, penonton utamanya adalah wanita perkotaan berusia 30 hingga 60 tahun yang menyukai cerita romansa, kisah CEO, dan narasi balas dendam.

Selain Amerika Serikat, beberapa wilayah seperti Jepang, Korea, India, Asia Tenggara, dan Amerika Latin ternyata mempunyai banyak penduduk yang menyukai Dracin.

Aplikasi seperti DramaBox dan ReelShort telah menjadi pemain kunci, meskipun harus mengeluarkan biaya pemasaran yang besar untuk bersaing.

Di balik layar, kecerdasan buatan (AI) memainkan peran penting dalam mempercepat pertumbuhan ini.

DramaBox, salah satu aplikasi Dracin. (PlayStore)
DramaBox, salah satu aplikasi Dracin. (PlayStore)

Dari personalisasi rekomendasi, pengujian genre, hingga lokalisasi dan sulih suara untuk pasar global, AI menjadi tulang punggung yang membuat produksi dan distribusi menjadi lebih efisien.

Industri ini bahkan telah berevolusi dengan munculnya drama mikro premium beranggaran ratusan ribu dolar, membuktikan bahwa kualitas produksi juga menjadi prioritas.

"Drama mikro telah berevolusi dari eksperimen niche menjadi kategori global bernilai miliaran dolar. Produksi memang murah, tetapi distribusinya mahal, dan kesuksesan bergantung pada kecepatan, skala, dan IP yang dapat diulang. Pemenangnya adalah operator yang mengendalikan infrastruktur distribusi dan monetisasi mereka, mengelola biaya akuisisi pelanggan, dan membangun jaringan IP yang berkelanjutan," kata Vivek Couto, Direktur Eksekutif MPA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Pegawai Dapur SPPG Takalar Ngamuk, Diduga Akibat Gaji Dipotong Sepihak

Detik-detik Pegawai Dapur SPPG Takalar Ngamuk, Diduga Akibat Gaji Dipotong Sepihak

Entertainment | Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:57 WIB

Logo di Spanduknya Viral, Warung Bakso Babi Bantul Jadi Sorotan Warga

Logo di Spanduknya Viral, Warung Bakso Babi Bantul Jadi Sorotan Warga

Your Say | Rabu, 29 Oktober 2025 | 13:04 WIB

Viral Warga Labrak Patwal Parkir di Area Disabilitas Bandara Juanda: Presiden Juga Tak Berhak

Viral Warga Labrak Patwal Parkir di Area Disabilitas Bandara Juanda: Presiden Juga Tak Berhak

Entertainment | Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:53 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×