Apa Itu Drone LUCAS yang Dipakai AS dan Israel Menyerang Iran?

Farah Nabilla

Senin, 02 Maret 2026 | 08:30 WIB
Apa Itu Drone LUCAS yang Dipakai AS dan Israel Menyerang Iran?
Apa itu senjata teknologi drone LUCAS yang dipakai AS dan Israel menyerang Iran? (Military Times)

Suara.com - Serangan militer AS dan Israel ke Iran tengah menjadi sorotan dunia karena tidak hanya melibatkan jet tempur canggih dan rudal jarak jauh, tetapi juga sebuah drone kamikaze baru bernama LUCAS.

Teknologi ini menarik perhatian karena dinilai lebih sederhana, lebih murah, namun sangat sulit ditangkal. Lantas, apa itu teknologi drone LUCAS yang dipakai AS dan Israel menyerang Iran?

Menariknya, teknologi drone LUCAS bukan sepenuhnya inovasi baru. Amerika Serikat justru mengembangkan drone ini dengan meniru desain drone kamikaze milik Iran sendiri, lalu menyempurnakannya dengan teknologi modern.

Berikut ini penjelasan lengkap mengenai drone LUCAS, mulai dari konsep dan cara kerjanya hingga peran teknologi cerdas di balik kemampuannya, seperti dikutip dari Military Times dan sumber lainnya.

Mengenal Drone LUCAS

Drone LUCAS (The War Zone)
Drone LUCAS (The War Zone)

LUCAS adalah singkatan dari Low-cost Unmanned Combat Attack System, yaitu drone serang satu arah atau drone kamikaze.

Artinya, drone ini tidak dirancang untuk kembali ke pangkalan. Setelah diluncurkan, LUCAS akan terbang menuju target dan meledakkan diri saat menghantam sasaran.

Desain dasar LUCAS diambil dari Shahed-136, drone kamikaze buatan Iran yang dikenal murah dan efektif. Amerika Serikat mempelajari teknologi tersebut, lalu menirunya dengan berbagai peningkatan, terutama pada sistem navigasi, komunikasi, dan kecerdasan buatan.

Drone ini dibuat untuk perang skala besar. LUCAS bisa diluncurkan secara bersamaan dalam jumlah ratusan bahkan ribuan unit.

Tujuannya bukan hanya menghancurkan target, tetapi juga membanjiri radar dan pertahanan udara lawan agar kewalahan menghadapi ancaman dari segala arah.

baca juga

Siapa Pengembang dan Berapa Harga Drone LUCAS?

Drone LUCAS dikembangkan bersama perusahaan teknologi pertahanan Amerika Serikat bernama SpektreWorks, yang berbasis di Phoenix, Arizona.

Perusahaan ini memang fokus pada pengembangan sistem tanpa awak, termasuk drone untuk latihan militer dan operasi tempur.

Salah satu keunggulan utama LUCAS adalah harganya yang relatif murah. Satu unit drone ini diperkirakan hanya berharga sekitar US$35.000.

Angka tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan rudal jelajah atau bom pintar yang bisa menelan biaya jutaan dolar per unit.

Karena murah dan mudah diproduksi, LUCAS dirancang untuk dipakai secara massal. Kehilangan satu atau puluhan unit tidak dianggap kerugian besar.

Justru, dari sudut pandang strategi perang, drone murah ini memaksa lawan menghabiskan senjata pertahanan yang jauh lebih mahal.

Peran AI dalam Drone LUCAS

Hal yang membuat LUCAS lebih berbahaya dibanding drone kamikaze generasi lama adalah penggunaan kecerdasan buatan (AI).

Drone ini tidak sepenuhnya bergantung pada kendali manusia. Setelah diluncurkan, LUCAS mampu mengambil keputusan sendiri berdasarkan situasi di medan perang.

Jika satu drone ditembak jatuh, drone lain dalam kawanan bisa secara otomatis menyesuaikan rute dan membagi ulang target.

Dengan sistem ini, serangan tetap berjalan meski sebagian unit berhasil dihancurkan. Inilah yang membuat pertahanan udara lawan menjadi sangat kewalahan.

Kecerdasan buatan juga memungkinkan LUCAS melakukan serangan terkoordinasi dalam pola kawanan (swarm attack). Dalam praktiknya, ratusan drone bisa menyerang dari berbagai arah dan ketinggian sekaligus.

Strategi ini membuat sistem radar dan rudal pertahanan udara sulit menentukan ancaman mana yang harus dihadapi lebih dulu.

Demikianlah penjelasan lengkap terkait apa itu teknologi drone Lucas yang dipakai AS dan Israel menyerang Iran.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik AS vs Iran Kian Membara, Pemerintah Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan

Konflik AS vs Iran Kian Membara, Pemerintah Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 08:27 WIB

Profil Ayatollah Alireza Arafi, Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei

Profil Ayatollah Alireza Arafi, Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei

News | Senin, 02 Maret 2026 | 07:23 WIB

Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei

Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 23:21 WIB

Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas

Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 23:01 WIB

Perusahaan Maritim dan Kapal Tanker Dunia Umumkan Stop Operasi di Selat Hormuz

Perusahaan Maritim dan Kapal Tanker Dunia Umumkan Stop Operasi di Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 06:25 WIB

Harga Minyak Brent Melonjak 10 Persen, Menuju USD100 Akibat Perang Iran

Harga Minyak Brent Melonjak 10 Persen, Menuju USD100 Akibat Perang Iran

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 04:10 WIB

Terkini

Vicky Prasetyo Sentil Artis dan Influencer yang Diam soal Karhutla: Kalau Flexing Jari Kalian Lincah

Vicky Prasetyo Sentil Artis dan Influencer yang Diam soal Karhutla: Kalau Flexing Jari Kalian Lincah

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Soal Hak Angket Polemik Ijazah Gibran, Jokowi: Itu Hak Konstitusional Partai Politik di DPR

Soal Hak Angket Polemik Ijazah Gibran, Jokowi: Itu Hak Konstitusional Partai Politik di DPR

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Petaka Ritual Healing yang Menghancurkan Persahabatan di Film Hasut

Petaka Ritual Healing yang Menghancurkan Persahabatan di Film Hasut

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Two Way Cake Hanasui Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Formula, Shade, dan Hasil Akhirnya

Two Way Cake Hanasui Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Formula, Shade, dan Hasil Akhirnya

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:25 WIB

PDIP Tegaskan Sanksi bagi Kader Usai Bupati Klaten Kena OTT KPK

PDIP Tegaskan Sanksi bagi Kader Usai Bupati Klaten Kena OTT KPK

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:23 WIB

Kapolri Suyudi Kini Kerahkan Bareskrim Usut Pelanggaran Pasar Modal

Kapolri Suyudi Kini Kerahkan Bareskrim Usut Pelanggaran Pasar Modal

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:23 WIB

Mengapa OJK Baru Ungkap Kecurangan DSSA, BREN, dan CUAN setelah Pengumuman MSCI

Mengapa OJK Baru Ungkap Kecurangan DSSA, BREN, dan CUAN setelah Pengumuman MSCI

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Murah! Berapa Harga Toyota Starlet Terbaru 2026? Intip Spesifikasi Lengkap dan Fitur Canggihnya

Murah! Berapa Harga Toyota Starlet Terbaru 2026? Intip Spesifikasi Lengkap dan Fitur Canggihnya

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Funcles: Ketika Keluarga Lebih Luas daripada Hubungan Darah

Funcles: Ketika Keluarga Lebih Luas daripada Hubungan Darah

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Ini Alasan Gibran Minta Santri Belajar AI dan Robotika

Ini Alasan Gibran Minta Santri Belajar AI dan Robotika

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:13 WIB

×