Meta Hapus 159 Juta Iklan Penipuan dan 150 Ribu Akun Scam, Kolaborasi dengan Polri

Dythia Novianty

Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:39 WIB
Meta Hapus 159 Juta Iklan Penipuan dan 150 Ribu Akun Scam, Kolaborasi dengan Polri
Ilustrasi penipuan online. [Meta]
baca 10 detik
  • Meta proaktif menghapus lebih dari 159 juta iklan penipuan sepanjang tahun terakhir, 92% di antaranya dideteksi sebelum ada laporan.
  • Meta berkolaborasi dengan Polri dan lembaga internasional membongkar jaringan penipuan Asia Tenggara, menonaktifkan 150.000 akun.
  • WhatsApp meluncurkan fitur peringatan tautan perangkat baru untuk mencegah pengguna menjadi korban penipuan daring.

Kerja sama tersebut juga mendapat apresiasi dari pihak kepolisian Indonesia.

Roberto G.M. Pasaribu, Direktur Kejahatan Siber di Polda Metro Jaya, menilai kolaborasi internasional sangat penting dalam menghadapi penipuan online yang semakin kompleks.

Ilustrasi Scam. [Pixabay]
Ilustrasi Scam. [Pixabay]

“Polri sangat mengapresiasi kesempatan untuk berpartisipasi dalam inisiatif bersama ini sekaligus memperkuat kerja sama dengan para mitra internasional. Kolaborasi ini memberikan wawasan berharga dan memperkuat kapasitas kami dalam menangani penipuan online serta berbagai bentuk kejahatan siber lintas negara,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak diharapkan dapat membantu menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi masyarakat Indonesia dan dunia.

WhatsApp Hadirkan Fitur Baru Cegah Penipuan

Selain penegakan hukum, Meta juga memperkenalkan teknologi baru untuk melindungi pengguna di platformnya, termasuk di aplikasi pesan WhatsApp.

Salah satu fitur terbaru adalah peringatan tautan perangkat. Sistem akan memberikan notifikasi jika mendeteksi permintaan pengaitan perangkat yang mencurigakan.

Melalui fitur ini, pengguna akan mendapatkan informasi asal permintaan tersebut serta peringatan bahwa hal tersebut bisa menjadi indikasi upaya penipuan.

Teknologi ini dirancang untuk mencegah pengguna menjadi korban sebelum mereka berinteraksi lebih jauh dengan akun yang mencurigakan.

baca juga

Jutaan Akun Scam Ditutup Sepanjang 2025

Meta juga mengungkap bahwa sepanjang 2025, perusahaan telah menonaktifkan sekitar 10,9 juta akun di Facebook dan Instagram yang diduga terkait dengan pusat penipuan yang beroperasi di sejumlah negara, termasuk Myanmar, Laos, Kamboja, Uni Emirat Arab, dan Filipina.

Perusahaan menemukan bahwa jaringan penipuan kini semakin terorganisasi dan beroperasi dalam skala industri, memanfaatkan berbagai platform digital mulai dari media sosial, aplikasi pesan, hingga layanan kripto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocoran 3 Produk Futuristik Apple: Ada Kacamata Pintar, AirPods Berkamera, dan Liontin AI

Bocoran 3 Produk Futuristik Apple: Ada Kacamata Pintar, AirPods Berkamera, dan Liontin AI

Tekno | Rabu, 18 Februari 2026 | 12:52 WIB

Pertama Kali, WhatsApp Call Pelanggan IM3 Aman dari Spam dan Scam

Pertama Kali, WhatsApp Call Pelanggan IM3 Aman dari Spam dan Scam

Tekno | Jum'at, 13 Februari 2026 | 09:04 WIB

Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan

Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan

Tekno | Jum'at, 06 Februari 2026 | 21:25 WIB

Geger Dugaan Kebocoran Data Instagram, Komdigi Panggil Meta: "Keamanan Data Adalah Harga Mati!"

Geger Dugaan Kebocoran Data Instagram, Komdigi Panggil Meta: "Keamanan Data Adalah Harga Mati!"

Tekno | Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:55 WIB

Heboh Email Reset Kata Sandi Instagram, Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya

Heboh Email Reset Kata Sandi Instagram, Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya

Tekno | Selasa, 13 Januari 2026 | 09:17 WIB

6 Cara Menghasilkan Uang dari Meta Facebook, Bisa Cuan Jutaan per Bulan

6 Cara Menghasilkan Uang dari Meta Facebook, Bisa Cuan Jutaan per Bulan

Tekno | Kamis, 04 Desember 2025 | 18:35 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×