Ancaman Baru dari Perubahan Iklim, Rantai Makanan Laut Ikut Terganggu

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 01 April 2026 | 19:05 WIB
Ancaman Baru dari Perubahan Iklim, Rantai Makanan Laut Ikut Terganggu
Ilustrasi fitoplankton laut (Freepik/freepik)

Suara.com - Di lautan, hampir setiap makhluk hidup memperoleh makanan mereka dari fitoplankton. Sebuah studi terbaru dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang diterbitkan dalam jurnal Nature Climate Change mengungkapkan bahwa perubahan iklim akan secara signifikan mengubah komposisi fitoplankton dan pola makan dasar lautan.

Alga mikroskopis yang bentuknya seperti tumbuhan ini merupakan fondasi utama rantai makanan di lautan.

Ia menjadi sumber energi bagi krill, ikan kecil, dan ubur-ubur yang pada akhirnya akan menjadi makanan bagi hewan laut yang lebih besar serta menjadi mangsa bagi predator puncak lautan, termasuk manusia.

Dilansir dari Phys.org, penelitian ini memprediksi bahwa seiring dengan kenaikan suhu permukaan laut selama satu abad ke depan, fitoplankton di wilayah kutub akan beradaptasi menjadi kurang protein, lebih tinggi kandungan karbohidratnya, dan lebih rendah nutrisi secara keseluruhan.

Fenomena ini dianalogikan oleh para peneliti sebagai pergeseran menuju kondisi "makanan cepat saji" di ekosistem laut.

"Kita sedang bergerak menuju semacam lautan makanan cepat saji di wilayah kutub," kata penulis utama sekaligus peneliti pascadoktoral MIT, Shlomit Sharoni.

Simulasi Model Komposisi Makromolekul

Kesimpulan tersebut diperoleh melalui model baru dari tim yang mensimulasikan respons fitoplankton terhadap perubahan suhu, sirkulasi, dan cakupan es laut.

Dalam skenario di mana manusia terus memancarkan gas rumah kaca yang berlanjut hingga tahun 2100, tim peneliti menemukan bahwa kondisi laut yang berubah akan menggeser keseimbangan protein fitoplankton terhadap karbohidrat dan lipid sekitar 20%.

baca juga

Para peneliti telah menemukan tanda-tanda perubahan di dunia nyata setelah menganalisis pengamatan dari beberapa dekade terakhir.

Fitoplankton hanyut melalui lapisan atas lautan dan bergantung pada sinar matahari serta nutrisi seperti nitrogen dan besi yang naik dari dasar laut. Setiap sel fitoplankton terdiri dari makromolekul penting. Makromolekul adalah molekul besar yang penting untuk kehidupan.

Jenis utama makromolekul meliputi protein, lipid, karbohidrat, dan asam nukleat yang menjadi blok penyusun DNA dan RNA. Setiap bentuk kehidupan di laut, termasuk fitoplankton, terdiri dari keseimbangan makromolekul yang membantunya bertahan hidup di lingkungan tertentu.

Tim memodelkan kondisi iklim saat ini terlebih dahulu. Sesuai dengan pengamatan, model memprediksi bahwa rata-rata sedikit lebih dari setengah sel fitoplankton adalah protein, sementara sisanya adalah campuran karbohidrat dan lipid.

Adaptasi Intensitas Cahaya di Kutub

Di wilayah kutub, fitoplankton saat ini cenderung memiliki kadar protein yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan oleh keberadaan es laut yang membatasi masuknya sinar matahari yang dapat diserap fitoplankton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Perang Iran Vs AS-Israel Terus Memanas, BEM SI Desak Program MBG Dievaluasi Tapi Jangan Disetop

Perang Iran Vs AS-Israel Terus Memanas, BEM SI Desak Program MBG Dievaluasi Tapi Jangan Disetop

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:00 WIB

Jessica Iskandar Tumbang Usai Santap Makanan Mentah, Vincent Verhaag Ungkap Kronologinya

Jessica Iskandar Tumbang Usai Santap Makanan Mentah, Vincent Verhaag Ungkap Kronologinya

Video | Rabu, 01 April 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Unik! PKB Jateng Rayakan Harlah dengan Nobar Final Piala Dunia 2026

Unik! PKB Jateng Rayakan Harlah dengan Nobar Final Piala Dunia 2026

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:36 WIB

Demon Slayer dan Exit 8 Masuk Nominasi Critics Choice Super Awards 2026

Demon Slayer dan Exit 8 Masuk Nominasi Critics Choice Super Awards 2026

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:30 WIB

Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Bedak Warna Apa? 4 Shade Ini Dijamin Bikin Flawless

Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Bedak Warna Apa? 4 Shade Ini Dijamin Bikin Flawless

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:30 WIB

Viral Dugaan Penipuan Tes TOEFL saat MPLS, Disdikpora DIY Tegaskan Nama Dinas Dicatut

Viral Dugaan Penipuan Tes TOEFL saat MPLS, Disdikpora DIY Tegaskan Nama Dinas Dicatut

Jogja | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:23 WIB

Sudah Kantongi Hak Cipta, Tari Kipas Ajer Raih Medali Emas di Singapura

Sudah Kantongi Hak Cipta, Tari Kipas Ajer Raih Medali Emas di Singapura

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:23 WIB

57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat

57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:15 WIB

Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi

Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:15 WIB

Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah

Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12 WIB

GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT

GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:10 WIB

Soal Pemberian Amplop kepada Pejabat, Gratifikasi Sebaiknya Ditolak Sejak Awal

Soal Pemberian Amplop kepada Pejabat, Gratifikasi Sebaiknya Ditolak Sejak Awal

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:09 WIB

×