-
Keamanan Anak: Roblox investasi Rp206 miliar untuk tingkatkan sistem keamanan bagi anak.
-
Fitur Baru: Penerapan verifikasi usia ketat dan pembatasan fitur obrolan bagi anak.
-
Tujuan Utama: Menciptakan ruang bermain aman dan membatasi konten dewasa bagi pengguna muda.
Suara.com - Roblox baru saja menggelontorkan uang ratusan miliar rupiah demi kesepakatan tertentu serta pengoptimalan fitur keamanan anak. Dana sebesar 12 juta dolar AS atau Rp206 miliar diserahkan Roblox kepada negara bagian Nevada, Amerika Serikat.
Kesepakatan ini bukan sekadar denda, melainkan komitmen serius untuk menciptakan lingkungan online yang lebih aman bagi para pemain mudanya, sebuah isu yang semakin krusial di era digital.
Langkah tersebut kemungkinan diambil untuk menghindari proses hukum yang lebih panjang.
Itu sekaligus merespons tekanan dari negara bagian lain seperti Texas dan Kentucky yang menuntut fitur perlindungan anak lebih baik.
Jaksa Agung Nevada, Aaron Ford, menyatakan bahwa kesepakatan ini adalah yang pertama dari jenisnya.
Sebagian besar dana, yaitu 10 juta dolar AS, (Rp172 miliar) akan dialokasikan selama tiga tahun untuk mendukung organisasi seperti Boys & Girls Club, mendorong anak-anak untuk terlibat dalam aktivitas non-digital.

Sisanya digunakan untuk mendanai posisi penghubung penegak hukum khusus Roblox dan kampanye kesadaran keamanan online.
"Kesepakatan ini akan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak kita di dunia maya, dan saya berharap ini akan menjadi pertanda bagaimana platform interaktif daring mengizinkan generasi muda negara bagian kita untuk menggunakan produk mereka," kata Ford.
Lalu, apa saja perubahan konkret yang akan dirasakan pengguna? Roblox bakal menerapkan serangkaian fitur keamanan baru yang signifikan.
Mengutip GameSpot, salah satu fitur baru adalah teknologi verifikasi usia yang lebih ketat, termasuk estimasi usia wajah, untuk memastikan interaksi antar pengguna sesuai dengan kelompok usianya.
Pengguna di bawah 16 tahun kini akan memiliki akun anak khusus yang membatasi akses ke konten dewasa dan memblokir notifikasi pada malam hari.
Fitur obrolan juga akan dibatasi; pengguna di bawah umur hanya bisa berkomunikasi dengan teman terpercaya yang telah diverifikasi melalui kontak telepon atau kode QR, memastikan mereka saling mengenal di dunia nyata.
Kepala Keamanan Roblox, Matt Kaufman, menyambut baik kolaborasi ini dan menyebutnya sebagai model kerja sama antara industri game dan regulator.
Meskipun kesepakatan 12 juta dolar AS terlihat kecil dibandingkan pendapatan kuartalan Roblox sebesar 1,4 miliar dolar AS (Rp24 triliun), langkah ini dinilai positif untuk citra publik dan kepercayaan investor.