Review Huawei Watch GT 6 Pro Versi David GadgetIn: Baterai Badak, GPS Presisi

Yasinta Rahmawati

Rabu, 17 Juni 2026 | 14:49 WIB
Review Huawei Watch GT 6 Pro Versi David GadgetIn: Baterai Badak, GPS Presisi
Huawei Watch GT 6 Pro.
baca 10 detik
  • Huawei Watch GT 6 Pro memiliki kompatibilitas luas untuk Android dan iOS.
  • Daya tahan baterai Huawei Watch GT 6 Pro sangat tangguh hingga belasan hari.
  • David GadgetIn memuji material titanium aviasi pada Huawei Watch GT 6 Pro.

Suara.com - Sudah bukan rahasia lagi jika YouTuber David Gadgetin merupakan penggemar berat lini smartwatch dari Huawei. Ia pun mengulas seri paling baru, yakni Huawei Watch GT 6 Pro yang rilis pada Oktober 2025 lalu.

Daya tarik utama dari perangkat ini tidak hanya terletak pada tampilannya yang premium, tetapi juga pada optimalisasi fiturnya.

Mulai dari ketahanan daya yang luar biasa hingga akurasi sistem pelacakan, perangkat ini siap bersaing ketat di kelasnya.

Berikut adalah beberapa kelebihan Huawei Watch GT 6 Pro menurut David GatgetIn yang membuatnya menjadi salah satu jam tangan pintar terbaik saat ini.

1. Kompatibilitas Ekosistem yang Sangat Fleksibel

Salah satu hambatan terbesar dalam memilih jam tangan pintar premium adalah keterbatasan dukungan sistem operasi ponsel.

Huawei mendobrak batasan tersebut dengan menghadirkan konektivitas universal yang lancar pada perangkat ini.

Pengguna tidak perlu khawatir jika sering berganti ekosistem ponsel pintar dari Android ke iOS atau sebaliknya.

Melalui aplikasi pendukung yang andal, semua pertukaran data aktivitas harian dan olahraga dapat tersinkronisasi tanpa kendala.

Huawei Watch GT 6 Pro yang resmi dikenalkan ke Indonesia pada Kamis (9/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
Huawei Watch GT 6 Pro yang resmi dikenalkan ke Indonesia pada Kamis (9/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]

"Kalau HP Anda Android macam Samsung tetap connect asal udah install aplikasi Huawei Health, iPhone juga sama aja connect juga," jelas David.

baca juga

2. Daya Tahan Baterai yang Luar Biasa Badak

Berkat inovasi baterai high-silicon, smartwatch ini mampu bertahan hingga belasan hari untuk skenario penggunaan normal sehari-hari.

Kemampuan ini tentu memangkas rutinitas pengisian daya yang merepotkan dan mengganggu kenyamanan pengguna.

Dalam pengujian personalnya, persentase baterai hanya berkurang sekitar tujuh persen per hari untuk penggunaan aktif.

"Soal baterai buat GT 6 series kali ini mau yang varian reguler atau pro asal 46 mm baterainya jadi makin badak lagi sampai 21 hari," ungkap David.

3. Sistem Navigasi GPS Sunflower yang Presisi

Bagi para pencinta olahraga luar ruangan seperti lari dan bersepeda, akurasi pemetaan jalur merupakan fitur yang tidak boleh ditawar.

Jam tangan pintar ini mengadopsi teknologi All New Sunflower Positioning System berbasis dual-band GNSS untuk mengunci posisi pengguna secara real-time.

Kehadiran teknologi ini memastikan setiap rute yang dilewati terekam dengan rapi tanpa visualisasi jalur yang terputus atau kusut.

Data hasil olahraga tersebut juga dapat diintegrasikan secara otomatis dengan platform kebugaran populer.

"Hasil olahraga kita bisa auto connect ke Strava. Aman, aman. Sebenarnya sih data di Huawei Health bawaan udah bagus," kata David menambahkan.

Jalur tracking sepeda yang dihasilkan terbukti sangat on-point di setiap sisi jalan.

4. Fitur Pemantau Olahraga Virtual yang Canggih

Salah satu inovasi menarik untuk pencinta sepeda adalah kehadiran fitur virtual power meter untuk mengukur intensitas kayuhan.

Selain itu, perangkat ini menyediakan panduan data lapangan golf yang detail serta dukungan aktivitas selam hingga kedalaman puluhan meter.

Fitur-fitur ini memberikan gambaran komprehensif layaknya menggunakan perangkat pelacak medis dan olahraga khusus yang mahal.

5. Desain dan Material Premium

Sisi luar bodi jam tangan dirancang dengan potongan segi delapan atau oktagon yang memberikan kesan kokoh sekaligus mewah.

Material yang digunakan tidak main-main, mulai dari lapisan kaca safir anti gores hingga rangka berbahan titanium tingkat penerbangan.

Kombinasi material tangguh ini membuat perangkat memiliki ketahanan prima terhadap benturan ringan dan tekanan air laut.

"Bahannya juga keras, layarnya pakai kaca safir, frame-nya dari titanium kelas aviasi atau kelas penerbangan," puji David terhadap kualitas rancang bangunnya.

Layar AMOLED yang diusungnya bahkan memiliki tingkat kecerahan maksimal yang sangat tinggi hingga 3.000 nits.

Demikian ulasan smartwatch Huawei Watch GT 6 Pro menurut David GadgetIn. Di laman resmi Huawei, perangkat ini dibanderol mulai Rp4 jutaan. Apakah Anda tertarik membelinya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik Hasil Kerjasama Chery dan Huawei Terlihat Lakukan Uji Jalan di Indonesia

Mobil Listrik Hasil Kerjasama Chery dan Huawei Terlihat Lakukan Uji Jalan di Indonesia

Otomotif | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:05 WIB

5 Kelebihan dan Kekurangan iPhone 14: 'iPhone Murah Terbaik' Pilihan David GadgetIn

5 Kelebihan dan Kekurangan iPhone 14: 'iPhone Murah Terbaik' Pilihan David GadgetIn

Tekno | Senin, 15 Juni 2026 | 17:44 WIB

TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn

TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn

Tekno | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:49 WIB

Terkini

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:16 WIB

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit Periode Januari - Agustus

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit Periode Januari - Agustus

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 12:14 WIB

6 Shio Paling Kreatif yang Cocok Kerja di Industri Media dan Konten

6 Shio Paling Kreatif yang Cocok Kerja di Industri Media dan Konten

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:12 WIB

7 HP Murah Layar Curved, Mulai Rp2 Jutaan di September 2026

7 HP Murah Layar Curved, Mulai Rp2 Jutaan di September 2026

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 12:08 WIB

Terseret Kasus Rita Widyasari, Bebizie Kembalikan Duit Nyaris Rp1 Miliar ke KPK

Terseret Kasus Rita Widyasari, Bebizie Kembalikan Duit Nyaris Rp1 Miliar ke KPK

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:05 WIB

Apa Bedanya Vasektomi dan Tubektomi? Ini Perbedaan yang Perlu Diketahui

Apa Bedanya Vasektomi dan Tubektomi? Ini Perbedaan yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:02 WIB

Punya Hutan Jutaan Hektare, Perhutani Mulai Hitung Potensi Cuan dari Karbon

Punya Hutan Jutaan Hektare, Perhutani Mulai Hitung Potensi Cuan dari Karbon

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 12:02 WIB

Review Arab Maklum 3: Drama Keluarga yang Mengocok Perut

Review Arab Maklum 3: Drama Keluarga yang Mengocok Perut

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 12:00 WIB

KPK Geledah Kantor Kantor Summarecon, Cari Bukti Kasus ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Kantor Summarecon, Cari Bukti Kasus ATR/BPN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:59 WIB

Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak

Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 11:56 WIB

×