- Kecerdasan buatan menjadi inovasi paling berpengaruh dalam sejarah 300 tahun perkantoran.
- Riset IWG menunjukkan lima inovasi teknologi mendominasi sistem kerja hybrid.
- Mayoritas CEO global menilai perubahan teknologi modern meningkatkan produktivitas korporasi.
Di sisi lain, beberapa teknologi seperti kacamata pintar dan treadmill meja diprediksi tidak akan bertahan lama dalam ekosistem kerja.
Optimalisasi Produktivitas di Era Modern
Mayoritas pemimpin perusahaan melihat perubahan atmosfer kerja saat ini memberikan dampak positif bagi pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Sekitar 81 Persen CEO meyakini tata ruang dan sistem kantor masa kini dirancang lebih baik untuk memicu kolaborasi profesional.
Sebanyak 35 Persen pimpinan bisnis menegaskan bahwa implementasi AI memberikan dongkrak paling besar terhadap efisiensi dan produktivitas internal organisasi.
Teknologi cerdas ini terbukti mampu mengungguli peran laptop serta panggilan video dalam mempercepat alur kerja harian.
Mark Dixon, Executive Chairman IWG menyatakan: “Selama 300 tahun terakhir, kantor terus berevolusi seiring hadirnya berbagai gelombang inovasi teknologi. Kini, dengan munculnya dan adopsi AI yang pesat, kita menyaksikan salah satu inovasi paling signifikan dan revolusioner sepanjang periode ini.”