- Netflix menggelar Netflix Family Festival 2026 di Jakarta untuk memperkuat ekosistem konten anak serta literasi digital keluarga.
- Pemerintah mendukung inisiatif ini sebagai langkah perlindungan anak di ruang digital dan peningkatan pemahaman fitur keamanan orang tua.
- Netflix berinvestasi melalui pelatihan kreatif bagi sineas lokal untuk memproduksi konten keluarga berkualitas bagi penonton di Indonesia.
Suara.com - Di tengah meningkatnya waktu yang dihabiskan anak-anak di ruang digital, tantangan terbesar bukan lagi sekadar menyediakan hiburan, tetapi memastikan konten yang mereka konsumsi aman, berkualitas, sekaligus mendukung tumbuh kembang.
Kondisi ini mendorong platform streaming untuk menghadirkan tayangan ramah keluarga yang dibarengi dengan edukasi bagi orang tua terkait keamanan digital dan kontrol penggunaan konten.
Menyambut Hari Anak Nasional 2026, Netflix menggelar Netflix Family Festival 2026: World of Wonder, aktivasi keluarga pertama di Indonesia sekaligus yang terbesar di Asia Tenggara.
Festival ini menjadi wadah bagi keluarga, sineas, pemerintah, hingga pelaku industri untuk memperkuat ekosistem konten anak sekaligus mendorong literasi digital yang lebih aman.
Momentum ini juga menunjukkan semakin besarnya peran konten keluarga di platform streaming.
Netflix mengungkapkan bahwa pada 2025, tayangan anak menyumbang hampir 22 persen dari total waktu menonton secara global, sementara judul-judul ramah keluarga terus bertahan di jajaran Global Top 10 setiap pekan selama hampir empat tahun berturut-turut.
![Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria dalam ajang Netflix Family Festival 2026: World of Wonder di Jakarta, Sabtu (11/7/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/11/10136-wakil-menteri-komunikasi-dan-digital-wamen-komdigi-nezar-patria.jpg)
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, menegaskan pentingnya menghadirkan ruang digital yang aman seiring meningkatnya konsumsi konten digital oleh anak-anak.
"Seiring semakin banyak waktu yang dihabiskan anak-anak untuk mengakses konten digital, menghadirkan tayangan ramah keluarga yang berkualitas perlu berjalan beriringan dengan upaya menciptakan ruang digital yang aman," ujar Nezar saat membuka Netflix Family Festival 2026 di Jakarta, Sabtu (11/7/2026).
Ia menilai, festival tersebut sejalan dengan upaya pemerintah melalui PP Tunas untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital.
"Inisiatif seperti Netflix Family Festival 2026 berperan penting dalam meningkatkan pemahaman orang tua mengenai berbagai fitur yang dapat dimanfaatkan, sehingga orang tua dapat membuat pilihan yang tepat bagi keluarga," katanya.
Nezar menambahkan, memastikan pengalaman menonton yang aman, positif, dan menyenangkan bagi anak-anak merupakan tanggung jawab kita bersama.
Nezar juga mengapresiasi komitmen Netflix dalam mendukung perkembangan industri kreatif Indonesia melalui berbagai program pelatihan bagi sineas lokal.
"Berbagai inisiatif Netflix untuk mendukung sineas Indonesia berperan penting dalam memberdayakan komunitas kreatif lokal melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan agar mampu menghasilkan konten anak dan keluarga berkelas dunia," tambahnya.
Netflix Dorong Konten Keluarga dan Kreator Indonesia
Director of Global Affairs Southeast Asia Netflix, Ruben Hattari, mengatakan kebiasaan menonton bersama kini menjadi salah satu aktivitas keluarga yang semakin penting.
"Saat ini, menonton bersama menjadi salah satu cara keluarga menghabiskan waktu bersama, sehingga cerita memiliki peran yang semakin besar dalam mempererat hubungan dan memicu percakapan dalam keluarga," ujarnya.
![Netflix Family Festival 2026: World of Wonder di Jakarta, Sabtu (11/7/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/11/35405-netflix-family-festival-2026-world-of-wonder.jpg)
Melalui Netflix Family Festival, perusahaan ingin membawa pengalaman menonton menjadi lebih interaktif sekaligus memperkenalkan berbagai fitur keamanan bagi orang tua.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman yang membawa cerita-cerita tersebut ke dunia nyata bagi anak-anak, sekaligus membantu orang tua mengenal berbagai fitur keamanan dan membangun kebiasaan menonton bersama yang positif," jelas Ruben.
Ia menambahkan komitmen Netflix di Indonesia tidak berhenti pada penyediaan konten, tetapi juga melalui investasi terhadap pengembangan talenta lokal.
"Melalui berbagai pelatihan yang kami selenggarakan bersama APROFI dan BPI, kami akan terus mendukung kreator lokal dan memperkuat ekosistem cerita anak dan keluarga di Indonesia," katanya.
Industri Film Nilai Konten Anak Indonesia Sedang Bangkit
Sebagai bagian dari festival, Netflix menggelar diskusi bertajuk "Mendorong Masa Depan Cerita yang Ramah untuk Ditonton Bersama di Ruang Keluarga", yang menghadirkan pelaku industri perfilman Indonesia maupun internasional.
Ketua Umum APROFI, Edwin Nazir, menilai minat kreator Indonesia terhadap film anak terus meningkat.
"Cerita anak dan keluarga selalu memiliki arti penting sejak dulu di Indonesia, dan saat ini kami melihat adanya momentum baru dari para kreator yang ingin menghadirkan cerita bagi penonton usia muda," ujarnya.
Menurut Edwin, membangun industri film keluarga membutuhkan kolaborasi jangka panjang, mulai dari pendidikan, pelatihan, produksi hingga distribusi.
Sementara itu, sutradara Jumbo dan Na Willa, Ryan Adriandhy, menegaskan bahwa anak-anak justru mampu memahami cerita dengan emosi yang kompleks.
![Netflix Family Festival 2026: World of Wonder di Jakarta, Sabtu (11/7/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/11/57169-netflix-family-festival-2026-world-of-wonder.jpg)
"Cerita anak dan keluarga terbaik tidak tercipta dengan bertanya, 'Bagaimana kita membuat cerita ini lebih sederhana untuk anak-anak?'. Anak-anak adalah audiens yang peka, imajinatif, dan memiliki kesadaran emosional," katanya.
Pandangan serupa disampaikan penulis sekaligus sutradara Gina S. Noer, yang akan meluncurkan film Aku Sebelum Aku bersama Netflix.
"Cerita membentuk cara kita memahami diri sendiri dan dunia di sekitar kita. Ketika anak-anak dan orang tua melihat kehidupan mereka sendiri tercermin di layar, sebuah cerita dapat menjadi awal dari percakapan yang bermakna," ujarnya.
Netflix Latih Kreator Film Anak Indonesia
Sebagai bentuk investasi terhadap industri kreatif nasional, Netflix bersama APROFI, Badan Perfilman Indonesia (BPI), serta dukungan Netflix Fund for Creative Equity, menggelar masterclass "Merajut Cerita dan Visual untuk Film dan Serial Anak".
Program tersebut diikuti sekitar 60 kreator Indonesia, baik sineas pemula maupun tingkat menengah, melalui inisiatif Cerita Anak Nusantara yang bertujuan melahirkan lebih banyak film dan serial keluarga berkualitas dari Indonesia.
Edukasi Orang Tua Lewat Fitur Parental Control
Tak hanya menghadirkan hiburan, Netflix juga menyediakan Discovery Zone, area edukatif yang memperkenalkan fitur Kids Profiles, klasifikasi usia, hingga parental controls untuk membantu orang tua mengatur pengalaman menonton anak.
Festival turut menghadirkan diskusi parenting bersama praktisi Montessori Reza Andhika Permana dan psikolog anak Irma Gustiana A., yang membahas pentingnya memilih tontonan sesuai usia serta membangun kebiasaan screen time yang sehat.
![Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria (kiri) dan Director of Global Affairs Southeast Asia Netflix, Ruben Hattari (kanan) dalam ajang Netflix Family Festival 2026: World of Wonder di Jakarta, Sabtu (11/7/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/11/24943-wamen-komdigi-nezar-patria-dan-director-of-global-affairs-southeast-asia-netflix-ruben-hattari.jpg)
Sebagai penutup, Netflix menggelar pemutaran perdana film Aku Sebelum Aku karya Gina S. Noer yang dibintangi Ringgo Agus Rahman dan Bima S. Sena F.. Film tersebut dijadwalkan tayang secara global di Netflix mulai 16 Juli 2026.