Jepang dan NVIDIA Bangun AI Fisik, Robot Cerdas Siap Revolusi Industri Global

Dythia Novianty

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:43 WIB
Jepang dan NVIDIA Bangun AI Fisik, Robot Cerdas Siap Revolusi Industri Global
Jepang dan NVIDIA Bangun AI Fisik, Robot Cerdas Siap Revolusi Industri Global. [NVIDIA]
baca 10 detik
  • NVIDIA berkolaborasi dengan perusahaan industri Jepang untuk mempercepat pengembangan teknologi AI fisik pada mesin dan robot cerdas.
  • Perusahaan merilis model Cosmos 3 Edge guna mendukung kemampuan robot dalam memahami serta memprediksi lingkungan secara real-time.
  • Kolaborasi ini menyasar berbagai sektor industri seperti manufaktur, pertanian, logistik, hingga kesehatan untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi nasional.

Suara.com - Jika selama beberapa tahun terakhir kecerdasan buatan (AI) berfokus pada chatbot dan generative AI, kini perhatian industri mulai bergeser ke AI fisik (Physical AI), teknologi yang memungkinkan robot, mesin, kendaraan otonom, hingga infrastruktur cerdas mampu memahami lingkungan, mengambil keputusan secara mandiri, dan bekerja layaknya manusia di dunia nyata.

Melihat peluang tersebut, NVIDIA menggandeng sejumlah perusahaan robotika dan manufaktur terbesar Jepang untuk mempercepat pengembangan AI fisik melalui platform NVIDIA Cosmos, Isaac, Jetson, dan Metropolis.

Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah strategis yang dapat mempercepat lahirnya generasi baru robot cerdas di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, konstruksi, pertanian, logistik, hingga layanan kesehatan.

Pendiri sekaligus CEO NVIDIA, Jensen Huang, mengatakan Jepang memiliki modal kuat untuk memimpin revolusi industri berbasis AI karena telah lama menjadi pusat inovasi robotika dan manufaktur dunia.

"Batas AI berikutnya ada di dunia fisik, dan ini adalah kesempatan sekali seumur hidup bagi Jepang. Jepang menciptakan manufaktur modern. Sekarang, Jepang memiliki kesempatan untuk menciptakannya kembali untuk era industri cerdas," kata Jensen Huang dalam keterangan resminya, Sabtu (18/7/2026).

Ia menambahkan, kombinasi pengalaman Jepang di bidang manufaktur presisi dengan teknologi NVIDIA diyakini mampu melahirkan mesin-mesin cerdas generasi berikutnya.

"Dengan menggabungkan warisan terkemuka dunia dalam manufaktur, teknik presisi, dan robotika dengan NVIDIA Cosmos, Isaac, Metropolis, dan Jetson, para inovator Jepang sedang membangun generasi mesin cerdas berikutnya. Kami merasa terhormat dapat bermitra dengan mereka dalam perjalanan ini," ujarnya.

NVIDIA Perkenalkan Cosmos 3 Edge untuk Robot AI Generasi Baru

Bersamaan dengan pengumuman kolaborasi tersebut, NVIDIA memperkenalkan Cosmos 3 Edge, model AI terbaru dengan empat miliar parameter yang dirancang khusus untuk perangkat edge.

baca juga

Teknologi ini memungkinkan robot dan sistem AI memahami lingkungan sekitar, melakukan penalaran visual secara real-time, hingga memprediksi tindakan berikutnya tanpa bergantung pada pusat data (cloud).

Cosmos 3 Edge dikembangkan menggunakan arsitektur NVIDIA Nemotron dan dapat dijalankan pada berbagai platform komputasi NVIDIA, mulai dari GPU RTX, sistem DGX, hingga modul terbaru Jetson T2000 dan T3000.

Melalui framework Cosmos yang bersifat terbuka, pengembang juga dapat menyesuaikan model AI untuk berbagai jenis robot, kendaraan otonom, sensor, maupun lingkungan industri hanya dalam waktu sekitar satu hari.

Selain itu, NVIDIA menghadirkan pustaka baru Metropolis yang diklaim mampu mempercepat pembangunan sistem AI berbasis visi komputer hingga enam kali lebih cepat dibanding pendekatan konvensional.

Jepang Bangun Ekosistem AI Fisik Berskala Nasional

NVIDIA juga memperluas NVIDIA Cosmos Coalition ke Jepang sebagai wadah kolaborasi terbuka bagi perusahaan teknologi, manufaktur, hingga pengembang model AI.

Sejumlah nama besar yang menyatakan akan bergabung antara lain FANUC, Fujitsu, Hitachi, Kawasaki Heavy Industries, Kubota, NEC, SoftBank, Sony Group, Yaskawa Electric, Honda R&D, Mitsubishi Corporation, Preferred Networks, TIER IV, Mujin, Telexistence, hingga OMRON.

Ilustrasi kecerdasan buatan (Shutterstock).
Ilustrasi kecerdasan buatan (Shutterstock).

Melalui koalisi ini, anggota dapat bersama-sama mengembangkan model dunia (world models), pustaka AI terbuka, dataset, serta framework yang akan digunakan untuk melatih robot dan mesin cerdas sebelum diterapkan di lingkungan nyata.

Pendekatan tersebut diyakini mampu memangkas waktu pengembangan sekaligus meningkatkan akurasi sistem AI dalam berbagai sektor industri.

Fujitsu Pimpin Pengembangan Platform Robot Industri Berbasis AI

Salah satu proyek terbesar dalam kolaborasi ini dipimpin oleh Fujitsu, yang tengah menjajaki pengembangan platform kontrol kolaboratif berbasis AI fisik bersama FANUC, Yaskawa Electric, dan Kawasaki Heavy Industries.

Platform tersebut akan memanfaatkan berbagai teknologi NVIDIA, termasuk Cosmos, Isaac, Omniverse NuRec, serta Newton Physics Engine, untuk membangun digital twin, simulasi robot, pembelajaran mesin, hingga validasi sistem sebelum diterapkan di lapangan.

Pendekatan simulasi-ke-dunia nyata (simulation-to-reality) ini dinilai mampu mempercepat implementasi robot industri sekaligus mengurangi biaya pengembangan.

AI Fisik Mulai Masuk ke Pertanian, Rumah Sakit hingga Smart City

Kolaborasi AI fisik tidak hanya menyasar sektor manufaktur. Kubota tengah mengeksplorasi penggunaan AI berbasis Cosmos untuk mendukung pertanian otonom, sementara Kawasaki Heavy Industries mengembangkan penerapan AI fisik pada sektor kesehatan, energi, transportasi, pembuatan kapal, hingga kedirgantaraan.

Di sektor layanan, Telexistence memanfaatkan platform Isaac untuk mempercepat otomatisasi ritel, sedangkan GROOVE X mengembangkan robot pendamping LOVOT berbasis NVIDIA Jetson.

Sementara itu, Hitachi, OMRON, dan Shimizu Corporation mulai mengadopsi platform NVIDIA Metropolis guna menghadirkan AI berbasis visi komputer untuk pengelolaan gedung pintar, inspeksi industri otomatis, serta peningkatan keselamatan proyek konstruksi.

Ilustrasi Smart City. [Unsplash]
Ilustrasi Smart City. [Unsplash]

Kolaborasi antara NVIDIA dan para pemimpin industri Jepang menunjukkan bahwa kompetisi AI global kini bergerak melampaui generative AI menuju Physical AI, yaitu teknologi yang memungkinkan robot dan mesin mengambil keputusan secara mandiri di dunia nyata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari

Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:22 WIB

Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia

Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:02 WIB

Investor Indonesia Kini Bisa Akses Saham Nvidia, SpaceX hingga Tesla Lewat Blockchain

Investor Indonesia Kini Bisa Akses Saham Nvidia, SpaceX hingga Tesla Lewat Blockchain

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Autonomous AI Mulai Ambil Alih Operasional Perusahaan, Tata Kelola dan Keamanan Data Jadi Kunci

Autonomous AI Mulai Ambil Alih Operasional Perusahaan, Tata Kelola dan Keamanan Data Jadi Kunci

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:24 WIB

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:05 WIB

Spill Rahasia Konten Estetik Tanpa Ribet, Cukup Pakai OPPO Reno16 Series

Spill Rahasia Konten Estetik Tanpa Ribet, Cukup Pakai OPPO Reno16 Series

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Jepang dan NVIDIA Bangun AI Fisik, Robot Cerdas Siap Revolusi Industri Global

Jepang dan NVIDIA Bangun AI Fisik, Robot Cerdas Siap Revolusi Industri Global

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:43 WIB

4 Rekomendasi Moisturizer Penghilang Flek Hitam, Lengkap Review Pembeli

4 Rekomendasi Moisturizer Penghilang Flek Hitam, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:36 WIB

Perwaris Sesalkan Aksi Persekusi Serang 'Boti', di Semarang Mereka dapat Ruang Nyaman

Perwaris Sesalkan Aksi Persekusi Serang 'Boti', di Semarang Mereka dapat Ruang Nyaman

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:34 WIB

Agar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 7 Rekomendasi Lengkap dengan Produk dan Shade

Agar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 7 Rekomendasi Lengkap dengan Produk dan Shade

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:32 WIB

Lionel Messi vs Lamine Yamal! Duel Dua Generasi di Final Piala Dunia 2026

Lionel Messi vs Lamine Yamal! Duel Dua Generasi di Final Piala Dunia 2026

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:30 WIB

Digitalisasi HR Makin Cepat, Andal Kharisma HCM Hadir dengan AI, Payroll, dan Talent Management

Digitalisasi HR Makin Cepat, Andal Kharisma HCM Hadir dengan AI, Payroll, dan Talent Management

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:29 WIB

Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031

Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:20 WIB

5 Tips Memilih Body Lotion yang Aman untuk Ibu Hamil: Kulit Lembap, Janin Sehat

5 Tips Memilih Body Lotion yang Aman untuk Ibu Hamil: Kulit Lembap, Janin Sehat

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:18 WIB

Kejar Target PLTS 100 GW, Pemerintah Ajak China Investasi

Kejar Target PLTS 100 GW, Pemerintah Ajak China Investasi

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:16 WIB

Cara Memilih Warna Lipstik yang Sesuai Tone Kulit, Biar Wajah Makin Cerah dan Tidak Kusam

Cara Memilih Warna Lipstik yang Sesuai Tone Kulit, Biar Wajah Makin Cerah dan Tidak Kusam

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:16 WIB

×