- PT Sharp Electronics Indonesia menandatangani MoU program Sharp Class dengan SMKN 35 Jakarta pada Rabu, 29 Juli.
- Sebanyak 25 siswa terpilih mengikuti pembelajaran intensif selama tiga bulan di bidang Audio Video langsung dari praktisi industri.
- Program ini bertujuan mengurangi kesenjangan kompetensi lulusan SMK dengan membekali keterampilan teknis dan budaya kerja sesuai kebutuhan industri.
"Kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pendidikan seperti Sharp Class merupakan implementasi nyata konsep link and match yang terus kami dorong. Kami mengapresiasi komitmen Sharp Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi," ujarnya.
![Sharp Class di SMKN 35 Jakarta. [Sharp]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/30/63805-sharp-class-di-smkn-35-jakarta.jpg)
Lebih dari Satu Dekade Membangun Talenta Industri
Sharp Class pertama kali diluncurkan pada 2012 sebagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada pengembangan pendidikan vokasi.
Hingga kini, program tersebut telah diterapkan di 28 SMK yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh, Padang, Malang, Denpasar, Banjarmasin, hingga sejumlah kota di Pulau Jawa, Sumatra, dan Sulawesi.
Sejak dijalankan, sebanyak 923 siswa telah mengikuti program tersebut. Sekitar 10 persen di antaranya bergabung sebagai karyawan PT Sharp Electronics Indonesia, sementara lulusan lainnya bekerja di berbagai perusahaan nasional maupun internasional serta membangun usaha mandiri.
Sharp menyebut pengembangan Sharp Class juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta SDG 17 terkait kemitraan.
PR & Brand Communication Department Head PT Sharp Electronics Indonesia, Pandu Setio, menegaskan investasi pada pengembangan talenta menjadi bagian penting dalam membangun daya saing industri Indonesia di masa depan.
"Kami meyakini bahwa keberlanjutan dibangun melalui kolaborasi dan investasi pada manusia. Melalui Sharp Class, kami ingin mendukung lahirnya generasi yang lebih siap menghadapi dunia kerja sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri," tutur Pandu.