- Inti Solar berhasil meraih penghargaan Top Brand Award 2026 untuk kelima kalinya secara berturut-turut.
- Perusahaan mengembangkan pemanas air tenaga surya berteknologi vacuum tube guna menekan konsumsi listrik harian.
- Inti Solar juga menyediakan teknologi heat pump untuk memenuhi kebutuhan air panas di sektor komersial.
Suara.com - Kenaikan biaya energi dan dorongan menuju dekarbonisasi mendorong adopsi teknologi yang lebih efisien di sektor bangunan dan rumah tangga.
Salah satu inovasi yang semakin mendapat perhatian adalah pemanas air berbasis energi terbarukan yang mampu mengurangi konsumsi listrik tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna.
Di tengah tren tersebut, Inti Solar kembali meraih Top Brand Award 2026, menandai lima tahun berturut-turut perusahaan memperoleh penghargaan berdasarkan riset independen Frontier Research. Pengakuan ini diberikan melalui pengukuran Top Brand Index (TBI) yang mencakup kesadaran merek (Top of Mind), penggunaan (Last Usage), dan loyalitas konsumen (Future Intention).
Direktur Inti Solar, Yoseph, mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam mengembangkan teknologi pemanas air yang berorientasi pada efisiensi energi sekaligus memperkuat layanan kepada pelanggan.
"Bagi Inti Solar, mempertahankan penghargaan selama lima tahun berturut-turut merupakan bukti bahwa kepercayaan pelanggan dibangun melalui kualitas produk, inovasi teknologi, pelayanan purna jual, serta komitmen perusahaan yang dijaga secara konsisten dari tahun ke tahun," kata Yoseph dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2026).
Menurut Yoseph, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan solusi pemanas air yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Teknologi Vacuum Tube Kurangi Ketergantungan pada Listrik
Inti Solar mengembangkan solar water heater yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber panas utama sehingga proses pemanasan air tidak bergantung pada konsumsi listrik harian.
Perusahaan menjelaskan, sistem tersebut menggunakan teknologi vacuum tube, yang dirancang untuk menyerap energi matahari, termasuk ketika intensitas sinar matahari menurun atau kondisi cuaca mendung.
Air panas kemudian disimpan dalam tangki berisolasi untuk mempertahankan suhu dalam waktu yang lama tanpa memerlukan proses pemanasan ulang secara terus-menerus.
Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi energi dibandingkan pemanas air listrik konvensional yang membutuhkan pasokan listrik setiap kali digunakan.
Untuk menjaga kenyamanan pengguna, beberapa varian produk juga dilengkapi backup electric heater yang hanya diaktifkan ketika diperlukan.
"Produk Inti Solar dirancang untuk penggunaan jangka panjang dengan usia pakai rata-rata 15 hingga 20 tahun apabila digunakan dan dirawat sesuai standar operasional," ujar Yoseph.
Heat Pump Jadi Alternatif Baru Pemanas Air Berbasis Teknologi
Selain sistem berbasis tenaga surya, Inti Solar juga mengembangkan Heat Pump sebagai solusi pemanas air berteknologi tinggi untuk kebutuhan berskala besar.
Berbeda dengan pemanas listrik konvensional, teknologi heat pump memanfaatkan panas dari udara sekitar untuk memanaskan air sehingga konsumsi energi menjadi lebih efisien.
![Inti Solar mengandalkan teknologi vacuum tube dan heat pump. [Inti Solar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/01/90917-inti-solar-mengandalkan-teknologi-vacuum-tube-dan-heat-pump.jpg)
Karakteristik tersebut dinilai sesuai dengan kondisi iklim tropis Indonesia yang memiliki suhu lingkungan relatif stabil sepanjang tahun.
Menurut Yoseph, teknologi ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air panas secara berkelanjutan di berbagai sektor seperti hotel, rumah sakit, apartemen, kawasan industri, hingga bangunan komersial.
"Solusi ini sangat cocok digunakan pada hotel, rumah sakit, apartemen, industri, hingga bangunan komersial yang membutuhkan air panas dalam jumlah besar secara berkelanjutan. Hingga sekarang Heat Pump Inti Solar sudah terpasang di banyak villa bahkan untuk kolam renang air panas," katanya.