- Samsung meluncurkan Galaxy Z Fold8 dengan layar utama 7,6 inci untuk mendukung produktivitas multitasking tanpa tablet.
- Perangkat ini dilengkapi Flex Mode agar pengguna dapat melakukan berbagai aktivitas secara hands-free tanpa penyangga tambahan.
- Teknologi layar dengan tingkat kecerahan 3.000 nits memastikan visibilitas tetap jelas saat digunakan di luar ruangan.
Suara.com - Layar smartphone konvensional kerap membatasi produktivitas saat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, sementara penggunaan tablet sebagai perangkat tambahan dinilai kurang praktis.
Kondisi tersebut mendorong inovasi pada teknologi layar lipat yang menawarkan fleksibilitas lebih tinggi tanpa mengorbankan mobilitas.
Menjawab kebutuhan tersebut, Samsung menghadirkan Galaxy Z Fold8 dengan pendekatan baru pada pengalaman layar.
Perangkat ini mengusung layar utama berukuran 7,6 inci yang dapat berubah fungsi layaknya tablet mini, dipadukan dengan Flex Mode untuk penggunaan hands-free serta teknologi layar beresolusi tinggi yang tetap nyaman digunakan di bawah terik matahari.
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, mengatakan pengembangan Galaxy Z Fold8 berangkat dari kebutuhan pengguna yang semakin beragam dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Setiap aktivitas memiliki kebutuhan yang berbeda, dan smartphone terbaik adalah yang dapat memenuhi setiap kebutuhan penggunanya. Karena itu, kami merancang Galaxy Z Fold8 dengan rasio layar yang lebih intuitif dan proporsional, sehingga pengguna dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, baik untuk interaksi singkat, menikmati hiburan, maupun multitasking," ujar Ilham.
![Samsung Galaxy Z Fold8. [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/01/99591-samsung-galaxy-z-fold8.jpg)
Berikut tiga cara memaksimalkan teknologi layar Samsung Galaxy Z Fold8 agar produktivitas dan pengalaman hiburan semakin optimal.
1. Maksimalkan Layar 7,6 Inci untuk Multitasking Layaknya Tablet
Keunggulan utama Galaxy Z Fold8 terletak pada layar utama 7,6 inci yang memberikan ruang kerja lebih luas dibanding smartphone biasa.
Ketika dibuka, perangkat ini memungkinkan pengguna menjalankan dua hingga tiga aplikasi secara bersamaan melalui fitur Multi Window.
Pengguna dapat membuka dokumen sambil membalas email, melakukan video conference sembari mengakses browser, hingga mencatat ide di Samsung Notes tanpa harus bolak-balik berpindah aplikasi.
Pendekatan ini menjadikan Galaxy Z Fold8 bukan sekadar smartphone lipat, tetapi perangkat produktivitas yang mampu menggantikan kebutuhan membawa tablet dalam berbagai aktivitas.
2. Manfaatkan Flex Mode untuk Pengalaman Hands-Free
Samsung juga mengoptimalkan desain engsel Galaxy Z Fold8 melalui Flex Mode, yang memungkinkan perangkat berdiri sendiri pada berbagai sudut lipatan.
Fitur ini menghadirkan pengalaman baru ketika menonton film, mengikuti tutorial memasak, menghadiri rapat virtual, maupun melakukan panggilan video tanpa harus memegang perangkat atau menggunakan penyangga tambahan.