86.000 Km Fiber Jadi Fondasi Era AI Indonesia, RAIA Grid Resmi Diluncurkan

Dythia Novianty

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:39 WIB
86.000 Km Fiber Jadi Fondasi Era AI Indonesia, RAIA Grid Resmi Diluncurkan
Peluncuran RAIA Grid oleh PT Infra Fiber Teknologi (IFT), perusahaan infrastruktur digital hasil kolaborasi Arsari Group dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), di Jakarta, Rabu (26/8/2026). [Suara.com/Dythia]
baca 10 detik
  • PT Infra Fiber Teknologi meluncurkan platform RAIA Grid dengan jaringan fiber 86.000 kilometer di Jakarta pada Rabu, 26 Agustus 2026.
  • Infrastruktur digital tersebut berfungsi sebagai penghubung pusat data, layanan cloud, dan perusahaan untuk mendukung ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia.
  • Arsari Group menyatakan proyek ini bertujuan mendukung komputasi berkinerja tinggi serta membuka jalan bagi manufaktur supercomputer di dalam negeri.

Suara.com - Indonesia mulai menyiapkan infrastruktur digital untuk memasuki era kecerdasan buatan (AI) yang membutuhkan kapasitas komputasi dan pertukaran data jauh lebih besar. 

Salah satu langkahnya ditandai dengan peluncuranRAIA Grid, platform infrastruktur digital berbasis AI dengan dukungan jaringan fiber sepanjang 86.000 kilometer.

RAIA Grid diluncurkan PT Infra Fiber Teknologi (IFT), perusahaan infrastruktur digital hasil kolaborasi Arsari Group dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Kehadiran RAIA Grid tidak sekadar menambah jaringan telekomunikasi. Infrastruktur ini dirancang sebagai semacam “jalan tol digital” yang menghubungkan berbagai pusat aktivitas ekonomi digital.

Mulai dari jaringan 5G, fiber-to-the-home (FTTH), pusat data, layanan cloud, hingga perusahaan yang membutuhkan kapasitas komputasi besar.

Perubahan ini penting karena kebutuhan internet Indonesia mulai bergeser. Infrastruktur digital tidak lagi hanya dituntut untuk menghubungkan manusia, tetapi juga harus mampu mengalirkan data, mesin, aplikasi, pusat data, dan sistem AI dalam skala besar.

President Director RAIA Grid, Hendri Mulya Syam dalam peluncuran RAIA Grid oleh PT Infra Fiber Teknologi (IFT), perusahaan infrastruktur digital hasil kolaborasi Arsari Group dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), di Jakarta, Rabu (26/8/2026). [Suara.com/Dythia]
President Director RAIA Grid, Hendri Mulya Syam dalam peluncuran RAIA Grid oleh PT Infra Fiber Teknologi (IFT), perusahaan infrastruktur digital hasil kolaborasi Arsari Group dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), di Jakarta, Rabu (26/8/2026). [Suara.com/Dythia]

86.000 Km Fiber untuk Ekosistem AI

RAIA Grid mengandalkan jaringan fiber sepanjang 86.000 km sebagai fondasi konektivitasnya. Dengan model open access, infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan oleh operator telekomunikasi, perusahaan pusat data penyedia layanan cloud, hyperscaler, hingga korporasi.

Artinya, RAIA Grid ingin mengambil posisi sebagai lapisan penghubung di antara berbagai infrastruktur digital yang sudah berkembang di Indonesia.

baca juga

President Director RAIA Grid, Hendri Mulya Syam, menyebut perusahaan membangun infrastruktur yang memungkinkan komputasi, data, dan kecerdasan bergerak dalam skala besar.

Bukan hanya soal memperbanyak jaringan, RAIA Grid juga memasukkan Machine Learning, AI, dan Agentic AI ke dalam pengelolaan infrastrukturnya.

Teknologi tersebut digunakan untuk membantu memprediksi kebutuhan jaringan, menentukan rute fiber, mengoptimalkan investasi, mempercepat pembangunan jaringan hingga melakukan pemeliharaan secara prediktif.

Dengan pendekatan tersebut, infrastruktur jaringan diharapkan tidak hanya bekerja secara reaktif ketika terjadi gangguan, tetapi bisa lebih cepat membaca kebutuhan dan potensi masalah.

Bukan Sekadar Memindahkan Data

Ambisi RAIA Grid juga menunjukkan bahwa persaingan infrastruktur digital mulai memasuki tahap baru.

Jika sebelumnya fokus utama pembangunan jaringan adalah memastikan masyarakat mendapatkan akses internet, kebutuhan berikutnya adalah memastikan data dapat berpindah dengan cepat dari tempat data dibuat menuju tempat data disimpan dan diproses.

Peluncuran RAIA Grid oleh PT Infra Fiber Teknologi (IFT), perusahaan infrastruktur digital hasil kolaborasi Arsari Group dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), di Jakarta, Rabu (26/8/2026). [Suara.com/Dythia]
Peluncuran RAIA Grid oleh PT Infra Fiber Teknologi (IFT), perusahaan infrastruktur digital hasil kolaborasi Arsari Group dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), di Jakarta, Rabu (26/8/2026). [Suara.com/Dythia]

Hal ini menjadi semakin penting seiring pertumbuhan pusat data, komputasi awan, dan layanan AI.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan peluang yang dibangun RAIA Grid lebih besar dari sekadar konektivitas.

Menurut dia, jaringan tersebut diarahkan untuk menghubungkan pusat data, platform cloud, pelaku usaha, dan infrastruktur AI sehingga membentuk fondasi ekosistem AI yang lebih luas di Indonesia.

Dengan kata lain, 86.000 km fiber bukan sekadar angka panjang jaringan, tetapi diposisikan sebagai infrastruktur yang menopang pergerakan data dan kebutuhan komputasi generasi berikutnya.

Dorong Kemandirian Teknologi Indonesia

Ambisi RAIA Grid bahkan diarahkan lebih jauh ke pengembangan kemampuan teknologi di dalam negeri.

Deputy CEO dan COO Arsari Group, Aryo Djojohadikusumo, mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan komputasi berkinerja tinggi sekaligus membuka jalan menuju kemampuan yang lebih maju, termasuk manufaktur supercomputer di Indonesia.

Jika terealisasi, langkah tersebut dapat membawa Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI, tetapi juga memiliki kemampuan yang lebih besar untuk membangun infrastrukturnya sendiri.

Founder and Chairman Arsari Group, Hashim Djojohadikusumo, menilai pembangunan infrastruktur digital harus berjalan beriringan dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan talenta agar Indonesia memiliki kemampuan membangun masa depan AI dari dalam negeri.

Di titik ini, RAIA Grid tidak hanya berbicara tentang jaringan fiber. Infrastruktur tersebut ditempatkan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem AI Indonesia, yang mencakup konektivitas, komputasi, data, talenta, hingga kemampuan pengembangan teknologi.

Peluncuran RAIA Grid oleh PT Infra Fiber Teknologi (IFT), perusahaan infrastruktur digital hasil kolaborasi Arsari Group dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), di Jakarta, Rabu (26/8/2026). [Suara.com/Dythia]
Peluncuran RAIA Grid oleh PT Infra Fiber Teknologi (IFT), perusahaan infrastruktur digital hasil kolaborasi Arsari Group dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), di Jakarta, Rabu (26/8/2026). [Suara.com/Dythia]

Ke depan, kebutuhan terhadap infrastruktur semacam ini diperkirakan semakin besar seiring meningkatnya penggunaan AI, pusat data, layanan cloud, dan aplikasi digital.

RAIA Grid pun mencoba mengambil posisi di tengah perubahan tersebut, yakni menjadikan 86.000 km jaringan fiber sebagai fondasi agar Indonesia tidak hanya semakin terkoneksi, tetapi juga siap memproses dan mengembangkan teknologi AI dalam skala yang lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?

Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:00 WIB

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:48 WIB

HUAWEI Pura90s Series 5G Hadir Usung 200MP Zoom Maxing, AI, & True Color Maxing

HUAWEI Pura90s Series 5G Hadir Usung 200MP Zoom Maxing, AI, & True Color Maxing

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan

Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable

Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:36 WIB

AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik

AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×