- Simetri lipat adalah garis pada bangun datar yang membagi dua bagian sama besar dan saling menutupi saat dilipat.
- Bangun datar seperti jajar genjang, trapesium siku-siku, trapesium sembarang, dan segitiga sembarang tidak memiliki simetri lipat.
- Ketidadaan simetri lipat pada suatu bangun datar tidak memengaruhi kepemilikan simetri putar pada bangun tersebut.
3. Trapesium Sembarang
Selain trapesium siku-siku, trapesium sembarang juga tidak mempunyai simetri lipat. Bentuknya tidak memiliki susunan sisi atau sudut yang sama sehingga tidak ada garis yang dapat membagi bangun menjadi dua bagian yang benar-benar berimpit.
Jadi, ketika menemukan soal yang menanyakan bangun datar tanpa simetri lipat, trapesium sembarang dapat menjadi salah satu jawabannya. Namun, jangan menyebut semua trapesium tidak memiliki simetri lipat karena trapesium sama kaki mempunyai satu simetri lipat.
4. Segitiga Siku-Siku
Segitiga siku-siku pada umumnya juga tidak memiliki simetri lipat. Berbeda dengan segitiga sama kaki yang mempunyai satu sumbu simetri dan segitiga sama sisi yang mempunyai tiga, segitiga siku-siku tidak dapat dilipat pada sebuah garis untuk membuat kedua bagiannya saling berimpit.
Namun, perlu diperhatikan bahwa yang dimaksud adalah segitiga siku-siku sembarang. Jika segitiga siku-siku tersebut juga memiliki dua sisi siku-siku yang sama panjang, bentuknya menjadi segitiga siku-siku sama kaki dan mempunyai satu simetri lipat.
5. Segitiga Sembarang
Segitiga sembarang adalah segitiga yang ketiga sisinya memiliki panjang berbeda. Karena tidak mempunyai pasangan sisi yang sama atau susunan bentuk yang simetris, segitiga sembarang tidak memiliki sumbu simetri sehingga jumlah simetri lipatnya adalah 0.
Cara mudah untuk mengenalinya adalah dengan membayangkan sebuah garis yang ditarik dari salah satu titik sudut ke sisi di depannya. Jika dilipat pada garis tersebut, kedua bagian segitiga tidak akan bertemu secara tepat karena ukuran dan bentuk sisinya berbeda.
Selain contoh di atas, ada pula bangun datar dengan bentuk tidak beraturan yang tidak memiliki simetri lipat. Prinsipnya sama, yaitu tidak ditemukan satu pun garis yang dapat membagi bangun menjadi dua bagian yang sama dan saling berimpit ketika dilipat.
Sebagai perbandingan, beberapa bangun datar justru mempunyai simetri lipat, seperti persegi dengan empat simetri lipat, persegi panjang dengan dua, segitiga sama kaki dengan satu, dan segitiga sama sisi dengan tiga.
Lingkaran bahkan mempunyai jumlah simetri lipat yang tidak terhingga karena setiap garis yang melewati pusat dan menghubungkan dua titik pada lingkaran dapat menjadi sumbu simetri.
Dengan demikian, cara paling mudah menentukan bangun datar yang tidak memiliki simetri lipat adalah dengan membayangkan garis lipat pada bangun tersebut.
Jika tidak ada satu pun garis yang membuat kedua bagian bangun saling menutupi dengan tepat, berarti bangun tersebut memiliki 0 simetri lipat.
Perlu diingat pula bahwa tidak memiliki simetri lipat bukan berarti tidak memiliki simetri putar. Jajar genjang, misalnya, tidak mempunyai simetri lipat tetapi dapat mempunyai simetri putar, sehingga kedua jenis simetri tersebut perlu dibedakan ketika mempelajari sifat-sifat bangun datar.