- LG Electronics meluncurkan teknologi MRGB evo AI di Cibitung pada Kamis, 10 September 2026, untuk memperluas kepemimpinan TV premium berbasis backlight.
- Teknologi MRGB evo AI didukung prosesor AI dan kendali cahaya presisi tinggi untuk menghasilkan reproduksi warna serta kualitas gambar optimal.
- Pengembangan inovasi global tersebut melibatkan kontribusi nyata dari talenta engineer LG Research & Development Subsidiary Indonesia.
“MRGB itu menjadi kategori baru, tapi LG pun ingin memperluas kepemimpinan dari kategori TV yang sudah kami gunakan dan masih nomor satu. Itu akan kita perluas ke kategori TV yang berbasis teknologi backlight,” katanya.
![R & D LG Electronics Indonesia memproduksi MRGB evo AI, Cibitung, Kamis (10/9/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/10/52050-r-d-lg-electronics-indonesia.jpg)
Bukan Sekadar Spesifikasi
Pendekatan LG terhadap MRGB juga tidak berhenti pada daftar spesifikasi. Perusahaan ingin konsumen dapat melihat langsung perbedaan kualitas gambar yang dihasilkan teknologi tersebut.
“Tujuannya adalah kenapa LG Micro RGB MRGB. Mungkin bukan hanya seperti yang kami sampaikan mengenai spesifikasi. Tapi di sini Anda sekalian akan bisa melihat dan merasakan dan memahami kenapa LG MRGB itu yang terbaik,” ujar Jay.
Dengan pendekatan tersebut, LG ingin menjadikan MRGB bukan sekadar varian baru TV LCD, tetapi kategori yang memiliki karakter teknologi tersendiri.
Sistem RGB berukuran sangat kecil, kendali cahaya yang lebih presisi, serta pemrosesan gambar berbasis AI menjadi bagian dari upaya tersebut.
AI Ikut Mengolah Gambar
Pada Micro RGB MRGB96, LG menggunakan α11 Gen3 AI Processor 4K dengan Dual AI Engine. Prosesor tersebut mendukung Dual Super Upscaling, yang memungkinkan dua jenis pemrosesan AI upscaling dilakukan secara bersamaan untuk meningkatkan kualitas konten pada layar 4K.
Dengan demikian, peningkatan kualitas gambar tidak hanya bergantung pada hardware backlight. AI juga berperan dalam mengolah gambar sebelum ditampilkan.
LG menggabungkan kendali cahaya pada tingkat LED RGB dengan kemampuan pemrosesan berbasis AI untuk menghasilkan gambar yang lebih optimal.
Warna Jadi Fokus
MRGB evo AI juga membawa perhatian besar pada reproduksi warna. Micro RGB MRGB96 menggunakan teknologi RGB Primary Color Ultra dan telah mendapatkan sertifikasi Intertek untuk cakupan 100 persen spektrum warna pada standar BT.2020, DCI-P3, dan Adobe RGB.
Dengan LED merah, hijau, dan biru yang dapat dikendalikan secara individual, LG ingin meningkatkan kemampuan TV dalam menghasilkan warna secara lebih akurat.
Di sinilah pengalaman LG di OLED kembali menjadi bagian penting. Perusahaan tidak membawa panel OLED ke produk LCD, tetapi menerapkan pengalaman pengendalian cahaya tersebut dalam pendekatan teknologi backlight yang berbeda.
Engineer Indonesia Ikut dalam Inovasi Global
Kontribusi Indonesia menjadi bagian lain yang ditekankan LG dalam peluncuran MRGB evo AI.
Jay Jang mengatakan, inovasi yang diperkenalkan LG tidak semata berasal dari pengembangan di luar negeri.
“Ini menjadi bukti bahwa LG adalah pemimpin di dalam kategori TV premium. Tapi inovasi ini bukan hanya datang dari luar negeri, tapi juga dari tangan-tangan engineer Indonesia sendiri,” kata Jay.
Pernyataan tersebut sejalan dengan penjelasan Ha Sang-chul, President LG Electronics Indonesia, mengenai peran R&D lokal.
“MRGB evo AI adalah pencapaian baru di puncak TV LCD premium di Indonesia. Inovasi global ini juga memiliki kontribusi nyata dari talenta lokal,” kata Ha.
Menurut Ha, kemampuan engineering Indonesia menjadi bagian dari rantai inovasi global LG.
![GTM & GR Director PT LG Electronics Indonesia, Jay Jang dengan MRGB evo AI, Cibitung, Kamis (10/9/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/10/86228-mrgb-evo-ai.jpg)
Keterlibatan tersebut membuat peluncuran MRGB evo AI memiliki makna lebih luas. Indonesia bukan hanya menjadi pasar untuk teknologi TV premium LG, tetapi juga ikut berkontribusi dalam proses pengembangan teknologi tersebut.
Hadir dalam Dua Lini
LG menghadirkan dua lini MRGB evo AI di Indonesia, yakni Mini RGB MRGB86 dan Micro RGB MRGB96.
Mini RGB MRGB86 tersedia dalam ukuran 65 hingga 86 inci. Sementara Micro RGB MRGB96 hadir dalam ukuran 100 inci.
Kemampuan pengendalian LED RGB secara individual menjadi salah satu pembeda penting pada Micro RGB MRGB96.
LG membanderol Mini RGB MRGB86 sekitar Rp20 juta hingga Rp50 juta, tergantung ukuran. Sementara Micro RGB MRGB96 100 inci dipasarkan mulai Rp200 juta.
MRGB evo AI sebelumnya diperkenalkan secara global dalam ajang CES 2026 di Las Vegas dan kemudian dibawa ke pasar Indonesia.
Dengan MRGB evo AI, LG kini mencoba memperluas pengalaman teknologi display dari OLED ke LCD.
Bukan dengan menjadikan LCD sebagai OLED, melainkan dengan menghadirkan pendekatan baru pada sumber cahaya—LED RGB yang semakin kecil dan, pada Micro RGB, dapat dikendalikan secara individual.
Di balik teknologi tersebut, ada pula kontribusi engineer Indonesia yang membuat MRGB evo AI bukan sekadar inovasi global yang hadir di pasar Tanah Air, tetapi juga menjadi bagian dari kemampuan teknologi yang dikembangkan bersama talenta Indonesia.