LG Bawa Presisi OLED ke TV LCD, MRGB evo AI Dikembangkan dengan Talenta Indonesia

Dythia Novianty

Kamis, 10 September 2026 | 21:08 WIB
LG Bawa Presisi OLED ke TV LCD, MRGB evo AI Dikembangkan dengan Talenta Indonesia
GTM & GR Director PT LG Electronics Indonesia, Jay Jang, tim R & D dengan MRGB evo AI, Cibitung, Kamis (10/9/2026). [Suara.com/Dythia]
baca 10 detik
  • LG Electronics meluncurkan teknologi MRGB evo AI di Cibitung pada Kamis, 10 September 2026, untuk memperluas kepemimpinan TV premium berbasis backlight.
  • Teknologi MRGB evo AI didukung prosesor AI dan kendali cahaya presisi tinggi untuk menghasilkan reproduksi warna serta kualitas gambar optimal.
  • Pengembangan inovasi global tersebut melibatkan kontribusi nyata dari talenta engineer LG Research & Development Subsidiary Indonesia.

Suara.com - Persaingan TV premium tidak lagi hanya soal ukuran layar dan resolusi. Kemampuan mengendalikan cahaya menjadi semakin penting untuk menghasilkan warna, kontras, dan detail gambar yang lebih presisi.

LG mencoba membawa pengalaman tersebut ke TV berbasis LCD melalui MRGB evo AI. Teknologi ini menggunakan LED merah, hijau, dan biru berukuran sangat kecil sebagai sumber cahaya, dengan kemampuan pengendalian yang lebih presisi.

Menariknya, inovasi tersebut tidak hanya mengandalkan pengembangan global LG. Perusahaan menyebut LG Research & Development Subsidiary Indonesia turut memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi MRGB evo AI.

Product Director TV MS LG Electronics Indonesia, Paul Park, mengatakan teknologi tersebut merupakan hasil dari pengalaman panjang LG dalam mengembangkan OLED.

“Inovasi yang menjadi pencapaian besar berkat pengalaman 13 tahun dalam pengembangan OLED. Membuat kendali presisi pada cahaya kini dapat dinikmati lebih luas pada TV LCD,” kata Paul.

Dari OLED ke TV Berbasis Backlight

MRGB evo AI tidak mengubah LCD menjadi OLED. Keduanya tetap menggunakan teknologi panel yang berbeda.

Pada OLED, setiap piksel dapat menghasilkan dan mengendalikan cahayanya sendiri. Sementara MRGB tetap menggunakan LCD dengan sistem backlight.

Namun, LG mencoba meningkatkan kemampuan sistem backlight tersebut melalui LED RGB berukuran sangat kecil.

baca juga

Khusus Micro RGB MRGB96, setiap LED RGB dapat dikendalikan secara individual. Dengan cara ini, sumber cahaya merah, hijau, dan biru dapat diatur dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.

LG juga menyematkan Micro Dimming Ultra dengan lebih dari 1.000 zona peredupan untuk membantu mengontrol area terang dan gelap pada gambar.

GTM & GR Director PT LG Electronics Indonesia, Jay Jang, mengatakan MRGB menjadi langkah LG untuk memperluas kepemimpinannya dari teknologi TV tanpa backlight ke kategori TV berbasis backlight.

“MRGB itu adalah kategori TV yang menggunakan backlight. Jadi kami akan memperluas ke sana,” ujar Jay di Cibitung, Kamis (10/9/2026).

Menurut Jay, LG selama ini memiliki posisi kuat di kategori OLED. Ia menyebut LG telah menjadi nomor satu di kategori OLED TV selama 14 tahun berturut-turut secara global.

Kini, pengalaman tersebut ingin dibawa ke kategori TV yang menggunakan backlight melalui MRGB.

“MRGB itu menjadi kategori baru, tapi LG pun ingin memperluas kepemimpinan dari kategori TV yang sudah kami gunakan dan masih nomor satu. Itu akan kita perluas ke kategori TV yang berbasis teknologi backlight,” katanya.

R & D LG Electronics Indonesia memproduksi MRGB evo AI, Cibitung, Kamis (10/9/2026). [Suara.com/Dythia]
R & D LG Electronics Indonesia memproduksi MRGB evo AI, Cibitung, Kamis (10/9/2026). [Suara.com/Dythia]

Bukan Sekadar Spesifikasi

Pendekatan LG terhadap MRGB juga tidak berhenti pada daftar spesifikasi. Perusahaan ingin konsumen dapat melihat langsung perbedaan kualitas gambar yang dihasilkan teknologi tersebut.

“Tujuannya adalah kenapa LG Micro RGB MRGB. Mungkin bukan hanya seperti yang kami sampaikan mengenai spesifikasi. Tapi di sini Anda sekalian akan bisa melihat dan merasakan dan memahami kenapa LG MRGB itu yang terbaik,” ujar Jay.

Dengan pendekatan tersebut, LG ingin menjadikan MRGB bukan sekadar varian baru TV LCD, tetapi kategori yang memiliki karakter teknologi tersendiri.

Sistem RGB berukuran sangat kecil, kendali cahaya yang lebih presisi, serta pemrosesan gambar berbasis AI menjadi bagian dari upaya tersebut.

AI Ikut Mengolah Gambar

Pada Micro RGB MRGB96, LG menggunakan α11 Gen3 AI Processor 4K dengan Dual AI Engine. Prosesor tersebut mendukung Dual Super Upscaling, yang memungkinkan dua jenis pemrosesan AI upscaling dilakukan secara bersamaan untuk meningkatkan kualitas konten pada layar 4K.

Dengan demikian, peningkatan kualitas gambar tidak hanya bergantung pada hardware backlight. AI juga berperan dalam mengolah gambar sebelum ditampilkan.

LG menggabungkan kendali cahaya pada tingkat LED RGB dengan kemampuan pemrosesan berbasis AI untuk menghasilkan gambar yang lebih optimal.

Warna Jadi Fokus

MRGB evo AI juga membawa perhatian besar pada reproduksi warna. Micro RGB MRGB96 menggunakan teknologi RGB Primary Color Ultra dan telah mendapatkan sertifikasi Intertek untuk cakupan 100 persen spektrum warna pada standar BT.2020, DCI-P3, dan Adobe RGB.

Dengan LED merah, hijau, dan biru yang dapat dikendalikan secara individual, LG ingin meningkatkan kemampuan TV dalam menghasilkan warna secara lebih akurat.

Di sinilah pengalaman LG di OLED kembali menjadi bagian penting. Perusahaan tidak membawa panel OLED ke produk LCD, tetapi menerapkan pengalaman pengendalian cahaya tersebut dalam pendekatan teknologi backlight yang berbeda.

Engineer Indonesia Ikut dalam Inovasi Global

Kontribusi Indonesia menjadi bagian lain yang ditekankan LG dalam peluncuran MRGB evo AI.

Jay Jang mengatakan, inovasi yang diperkenalkan LG tidak semata berasal dari pengembangan di luar negeri.

“Ini menjadi bukti bahwa LG adalah pemimpin di dalam kategori TV premium. Tapi inovasi ini bukan hanya datang dari luar negeri, tapi juga dari tangan-tangan engineer Indonesia sendiri,” kata Jay.

Pernyataan tersebut sejalan dengan penjelasan Ha Sang-chul, President LG Electronics Indonesia, mengenai peran R&D lokal.

“MRGB evo AI adalah pencapaian baru di puncak TV LCD premium di Indonesia. Inovasi global ini juga memiliki kontribusi nyata dari talenta lokal,” kata Ha.

Menurut Ha, kemampuan engineering Indonesia menjadi bagian dari rantai inovasi global LG.

GTM & GR Director PT LG Electronics Indonesia, Jay Jang dengan MRGB evo AI, Cibitung, Kamis (10/9/2026). [Suara.com/Dythia]
GTM & GR Director PT LG Electronics Indonesia, Jay Jang dengan MRGB evo AI, Cibitung, Kamis (10/9/2026). [Suara.com/Dythia]

Keterlibatan tersebut membuat peluncuran MRGB evo AI memiliki makna lebih luas. Indonesia bukan hanya menjadi pasar untuk teknologi TV premium LG, tetapi juga ikut berkontribusi dalam proses pengembangan teknologi tersebut.

Hadir dalam Dua Lini

LG menghadirkan dua lini MRGB evo AI di Indonesia, yakni Mini RGB MRGB86 dan Micro RGB MRGB96.

Mini RGB MRGB86 tersedia dalam ukuran 65 hingga 86 inci. Sementara Micro RGB MRGB96 hadir dalam ukuran 100 inci.

Kemampuan pengendalian LED RGB secara individual menjadi salah satu pembeda penting pada Micro RGB MRGB96.

LG membanderol Mini RGB MRGB86 sekitar Rp20 juta hingga Rp50 juta, tergantung ukuran. Sementara Micro RGB MRGB96 100 inci dipasarkan mulai Rp200 juta.

MRGB evo AI sebelumnya diperkenalkan secara global dalam ajang CES 2026 di Las Vegas dan kemudian dibawa ke pasar Indonesia.

Dengan MRGB evo AI, LG kini mencoba memperluas pengalaman teknologi display dari OLED ke LCD.

Bukan dengan menjadikan LCD sebagai OLED, melainkan dengan menghadirkan pendekatan baru pada sumber cahaya—LED RGB yang semakin kecil dan, pada Micro RGB, dapat dikendalikan secara individual.

Di balik teknologi tersebut, ada pula kontribusi engineer Indonesia yang membuat MRGB evo AI bukan sekadar inovasi global yang hadir di pasar Tanah Air, tetapi juga menjadi bagian dari kemampuan teknologi yang dikembangkan bersama talenta Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1000Hz Native Tanpa Turunkan Resolusi, Pre-order LG UltraGear 25G590B Dibuka Bidik Gamer Kompetitif

1000Hz Native Tanpa Turunkan Resolusi, Pre-order LG UltraGear 25G590B Dibuka Bidik Gamer Kompetitif

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 11:16 WIB

Bukan Sekadar Tren AI, 5 Startup Ini Bawa Kecerdasan Buatan ke Masalah Nyata

Bukan Sekadar Tren AI, 5 Startup Ini Bawa Kecerdasan Buatan ke Masalah Nyata

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 08:45 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

AI Xiaomi Tak Lagi Cuma di Layar, Kini Mulai Mengatur Rumah dan Mobil

AI Xiaomi Tak Lagi Cuma di Layar, Kini Mulai Mengatur Rumah dan Mobil

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 09:15 WIB

Saat Hewan Peliharaan Tinggal di Rumah, Kualitas Udara Ikut Jadi Perhatian

Saat Hewan Peliharaan Tinggal di Rumah, Kualitas Udara Ikut Jadi Perhatian

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 11:25 WIB

AI Makin Pintar, Indosat Ingatkan Satu Hal: Manusia Tetap Penentu Arah Teknologi

AI Makin Pintar, Indosat Ingatkan Satu Hal: Manusia Tetap Penentu Arah Teknologi

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 10:20 WIB

Terkini

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 12:17 WIB

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:15 WIB

Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Solusi, Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM

Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Solusi, Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM

News | Senin, 14 September 2026 | 12:13 WIB

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 12:10 WIB

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

News | Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 12:03 WIB

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

×