- Polytron meluncurkan AC Neuva Pro with Voice Sense di Jakarta pada Jumat, 11 September 2026.
- Fitur Voice Sense memungkinkan pengguna mengontrol AC lewat perintah suara langsung tanpa memerlukan koneksi internet.
- AC baru ini dilengkapi teknologi pendinginan cepat 310 Watt serta sistem filtrasi udara yang lengkap.
Suara.com - Teknologi perintah suara biasanya identik dengan koneksi internet dan pemrosesan berbasis cloud.
Polytron mengambil pendekatan berbeda lewat AC Neuva Pro with Voice Sense, yang dapat menerjemahkan suara menjadi perintah pengoperasian tanpa terhubung ke internet.
Teknologi ini memungkinkan pengguna mengendalikan AC cukup dengan berbicara langsung ke unit. Perintah seperti “Hai Polytron”, “Nyalakan AC”, atau “Suhu Nyaman” dapat digunakan untuk mengoperasikan perangkat.
Product Specialist AC Polytron, Erwin Kurniawan, mengatakan pengembangan Voice Sense berangkat dari persoalan sederhana yang kerap dialami pengguna ketika ingin menyalakan AC, tetapi lupa meletakkan remote.
“Sering kali, saat baru pulang dalam keadaan kegerahan dan ingin menyalakan AC, kesulitan yang biasanya dihadapi pengguna adalah sering lupa remote ditaruh di mana. Kadang terselip di sela-sela sofa, kadang jatuh di bawah kasur, dan lain-lain,” ujar Erwin saat peluncuran di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Menurut dia, persoalan tersebut kemudian menjadi dasar Polytron menghadirkan sistem kendali yang tidak lagi bergantung sepenuhnya pada remote.
![Peluncuran AC Neuva Pro with Voice Sense di Jakarta, Jumat (11/9/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/12/23896-ac-neuva-pro-with-voice-sense.jpg)
“Tentu, hal ini sangat mengganggu rutinitas dan waktu istirahat. Berangkat dari fakta unik kebiasaan tersebut, Polytron menghadirkan solusi yang solutif bagi masyarakat Indonesia,” katanya.
Suara Diproses Langsung di Perangkat
Hal yang menjadi pembeda Voice Sense adalah teknologi pendeteksi suara yang disematkan pada unit AC. Sistem tersebut memproses ucapan pengguna menjadi perintah operasional tanpa membutuhkan koneksi internet.
Dengan pendekatan offline, perintah suara tidak perlu dikirim ke layanan cloud terlebih dahulu. Polytron menyebut cara ini membuat respons lebih cepat dan stabil karena tidak bergantung pada kondisi jaringan.
Pengguna cukup berbicara ke arah unit AC untuk menjalankan perintah tertentu. Dengan demikian, suara menjadi salah satu antarmuka baru untuk berinteraksi dengan perangkat pendingin ruangan.
“Melalui peluncuran hari ini, Polytron menghadirkan AC pertama di Indonesia dengan fitur Voice Sense tanpa koneksi internet yang siap memberikan kemudahan mutlak tanpa batas,” ungkap Erwin.
Bukan Sekadar Kendali Suara
Voice Sense menjadi fitur utama, tetapi Polytron juga membekali Neuva Pro dengan teknologi pendinginan yang ditujukan untuk mempercepat penurunan suhu ruangan.
Teknologi High Cooling Capacity membuat kapasitas pendinginan AC setara 5.000 BTU/h. Polytron mengklaim teknologi ini mampu membuat proses pendinginan ruangan 25 persen lebih cepat, atau sekitar tujuh menit dibandingkan AC lain di kelasnya.