- Garmin Indonesia mencatat 1,1 juta pengguna aktif pada Kamis (17/9/2026) karena kesadaran kesehatan masyarakat meningkat.
- Perangkat seperti Forerunner 570 dan 970 kini mengukur kesiapan tubuh serta pemulihan latihan secara menyeluruh.
- Seri Venu 4 dan vívoactive 6 dirilis untuk membantu pengguna memantau energi tubuh dan waktu pemulihan harian.
Suara.com - Dulu, smartwatch olahraga identik dengan angka pace, jarak, dan detak jantung. Sekarang, pertanyaannya mulai bergeser, dari bukan hanya seberapa jauh seseorang berlari, tetapi seberapa siap tubuh untuk kembali berlatih.
Perubahan itu terlihat dari cara Garmin mengembangkan lini wearable-nya. Data olahraga tidak lagi berdiri sendiri, tetapi dipadukan dengan informasi mengenai kebugaran dan pemulihan untuk membantu pengguna memahami kondisi tubuh dari waktu ke waktu.
Garmin Indonesia mencatat lebih dari 1,1 juta pengguna aktif di Indonesia. Di saat yang sama, perusahaan melihat kebutuhan pengguna terhadap teknologi kesehatan semakin luas, dari lari dan latihan kekuatan hingga pengelolaan stres dan recovery.
Bukan Cuma Mengukur Seberapa Cepat
Pada pelari, pace memang menjadi salah satu metrik penting. Namun, angka tersebut tidak selalu menggambarkan apakah tubuh sedang berada dalam kondisi siap menerima latihan berikutnya.
Di sinilah fitur seperti Training Readiness dan Training Status menjadi relevan. Garmin menggunakannya untuk memberikan gambaran mengenai kesiapan tubuh dan respons terhadap beban latihan.

Forerunner 570, misalnya, tidak hanya mencatat pace, jarak, detak jantung, dan VO2 Max. Perangkat ini juga membawa Training Readiness dan Training Status untuk membantu pengguna membaca perkembangan latihan secara lebih menyeluruh.
Sementara Forerunner 970 membawa pendekatan yang lebih detail untuk pelari dengan target performa. Selain metrik latihan, perangkat ini memiliki Running Economy dengan aksesori HRM yang kompatibel, pemetaan dan navigasi, serta dukungan multi-band GNSS.
Recovery Mulai Jadi Bagian Penting
Menariknya, konsep recovery kini tidak hanya menyasar atlet. Pengguna yang berolahraga beberapa kali dalam sepekan juga perlu mengetahui kapan harus meningkatkan intensitas dan kapan tubuh membutuhkan jeda.
Garmin Venu 4, misalnya, menggabungkan fitur olahraga dengan Workout Benefit, Recovery Time, dan Body Battery. Artinya, data latihan dapat dibaca bersama informasi mengenai energi dan waktu pemulihan.
Pendekatan serupa juga terlihat pada lini vívoactive 6. Perangkat tersebut menawarkan Daily Suggested Workout, yang memberikan rekomendasi aktivitas harian untuk membantu pengguna membangun rutinitas olahraga sesuai kondisi tubuh.
Jadi, smartwatch tidak lagi hanya menjadi alat untuk mencatat apa yang sudah dilakukan. Data yang terkumpul mulai digunakan untuk membantu menentukan apa yang sebaiknya dilakukan berikutnya.
Dari Pelari ke Pengguna Sehari-hari
Perubahan ini membuat fungsi smartwatch semakin dekat dengan aktivitas harian.
Orang yang rutin berlari bisa menggunakannya untuk membaca kesiapan latihan dan recovery. Pengguna yang lebih santai dapat memanfaatkannya untuk memantau aktivitas, energi tubuh, tidur, hingga kebugaran secara keseluruhan.

Garmin sebelumnya juga menempatkan data seperti HRV, tidur, dan metrik pemulihan sebagai bagian dari upaya membantu pengguna memahami pola tubuh, bukan sekadar mengejar angka performa.
Regional Director Garmin Southeast Asia, Sky Chen, mengatakan pertumbuhan pengguna Garmin di Indonesia menunjukkan semakin tingginya perhatian masyarakat terhadap kesehatan yang terukur.
“Pertumbuhan 1,1 juta pengguna aktif di Indonesia adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan betapa tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan yang terukur. Lari adalah perjalanan personal, dan setiap pelari butuh metrik yang presisi,” ujar Sky dalam keterangan resminya, Kamis (17/9/2026).
Bagi Garmin, perluasan fungsi tersebut membuat wearable tidak lagi hanya relevan ketika seseorang sedang berlari atau berolahraga.
Pace tetap penting, tetapi recovery menentukan bagaimana tubuh melanjutkan perjalanan. Di titik inilah smartwatch mulai bergeser dari sekadar pencatat aktivitas menjadi perangkat yang membantu pengguna membaca kondisi tubuhnya sendiri.
Harga Promo
- Venu 4, 45mm, GPS, Wi-Fi : Rp7.999.000
- Venu 4, 41mm, GPS, Wi-Fi : Rp7.999.000
- vívoactive 6, GPS : Rp4.499.000
- Forerunner 570, 42mm, Wi-Fi, GPS: Rp7.599.000
- Forerunner 570, 47mm, Wi-Fi, GPS: Rp7.599.000
- Forerunner 970, GP : Rp10.999.000