- Xiaomi Smart TV di Indonesia sering terganggu iklan dan pengumpulan data pengguna tanpa disadari.
- Pengguna dapat memblokir iklan melalui menu pengaturan bawaan dengan mereset ID pengiklan dan menonaktifkan personalisasi.
- Langkah tambahan mencakup mematikan akses lokasi serta menonaktifkan laporan penggunaan sistem agar privasi lebih terjaga.
Suara.com - Popularitas Xiaomi Smart TV berbasis Android TV terus meningkat pesat di pasar Indonesia berkat penawaran harga yang sangat terjangkau serta dukungan fitur hiburan yang tergolong lengkap.
Kendati demikian, kenyamanan saat menyaksikan tayangan favorit bersama keluarga di rumah kerap kali terganggu oleh hadirnya tayangan iklan promosi maupun rekomendasi otomatis yang mendadak muncul di layar.
Banyak pemilik televisi pintar yang tidak menyadari bahwa sistem Android TV secara aktif mengumpulkan data kebiasaan menonton, riwayat pencarian, hingga titik lokasi perangkat demi menyajikan iklan yang terpersonalisasi.
Kabar baiknya, pengguna tidak perlu repot mengunduh aplikasi pihak ketiga maupun memasang program tambahan yang rumit untuk mengatasi gangguan tersebut.
Seluruh proses pemblokiran iklan dapat dilakukan secara mandiri, aman, dan cepat langsung melalui menu Pengaturan (Settings) bawaan sistem televisi.
Cara Mematikan Iklan TV Xiaomi
Berikut panduan langkah demi langkah untuk membersihkan tayangan iklan di Xiaomi Smart TV dari tingkat sistem agar layar kembali bersih dan nyaman dipandang, seperti telah Suara.com rangkum dari kanal Youtube Nucleus.
![TV Xiaomi. [Xiaomi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/08/29/29192-tv-xiaomi.jpg)
Mematikan ID Pengiklan dan Fitur Iklan Terpersonalisasi
Langkah utama untuk menghentikan gempuran iklan bertarget adalah dengan memutus rekam jejak data pengguna.
Google memanfaatkan ID Pengiklan (Advertising ID) khusus yang tersimpan di dalam memori perangkat untuk merekam preferensi serta kebiasaan penonton. Data yang terhimpun inilah yang kemudian diolah untuk memunculkan iklan yang relevan di layar.
Guna menghapus data tersebut dan menghentikan penayangannya, buka layar utama Xiaomi Smart TV lalu masuk ke menu Pengaturan (Settings) yang ditandai dengan ikon roda gigi.
Selanjutnya, pilih menu Preferensi Perangkat (Device Preferences), lalu klik pada opsi Tentang (About). Dari halaman tersebut, gulir tampilan layar ke bawah hingga menemukan menu Informasi Hukum (Legal Information), lalu masuk ke opsi Iklan (Ads).
Di dalam menu Iklan, pilih opsi Reset Advertising ID atau Delete Advertising ID lalu tekan tombol OK untuk mengonfirmasi.
Tindakan sederhana ini secara otomatis menghapus seluruh rekam jejak data yang telah dikumpulkan Google sekaligus menggantinya dengan ID baru yang bersih.
Setelah proses tersebut selesai, langkah berikutnya adalah mengaktifkan sakelar pada opsi Opt out of Ads Personalization. Dengan menyalakan fitur ini, pengguna secara tegas memblokir Google agar tidak lagi menayangkan iklan yang disesuaikan dengan preferensi pribadi.
Menutup Akses Lokasi dan Pelacakan Berbasis Wilayah
Selain rekam jejak aktivitas harian, tayangan iklan yang hadir di Xiaomi Smart TV sering kali disesuaikan dengan posisi geografis atau lokasi keberadaan televisi di rumah.
Pengiklan memanfaatkan akses lokasi ini untuk memborbardir layar dengan promosi produk maupun layanan lokal yang relevan dengan wilayah pengguna.
Untuk menghentikan jalur promosi berbasis area ini, tekan tombol kembali pada penunjuk arah hingga berada di menu Preferensi Perangkat (Device Preferences).
Setelah itu, cari dan buka opsi Lokasi (Location), lalu pilih menu Status Lokasi (Location Status). Matikan atau geser sakelar fitur status lokasi tersebut ke posisi nonaktif.
Begitu fitur lokasi dimatikan, sistem tidak lagi dapat melacak keberadaan perangkat, sehingga penayangan iklan berbasis lokasi dapat diblokir secara efektif.
Menghentikan Laporan Penggunaan dan Diagnosis Sistem
Jalur terakhir yang tidak kalah penting untuk ditutup demi memaksimalisasi pemblokiran iklan serta menjaga privasi adalah fitur pengiriman data latar belakang. Fitur ini secara berkala mengirimkan laporan performa dan diagnosis penggunaan perangkat ke server.
Masih di dalam menu Preferensi Perangkat (Device Preferences), gulir tampilan layar lalu pilih opsi Penggunaan & Diagnosis (Usage & Diagnostics).
Matikan sakelar fitur tersebut agar posisinya berubah menjadi nonaktif (turn off). Dengan mematikan pengiriman data diagnosis ini, pengguna berhasil menutup akses pengumpulan informasi terselubung yang berpotensi digunakan untuk keperluan penayangan iklan.
Menjalankan rangkaian pengaturan sederhana ini tidak hanya mengembalikan kenyamanan menonton tanpa interupsi iklan, tetapi juga menjaga kerahasiaan data pribadi seluruh anggota keluarga di rumah.
Selain itu, antarmuka Xiaomi Smart TV pun dapat beroperasi dengan lebih responsif karena beban pemrosesan data iklan di latar belakang telah berhasil dihentikan.
Yang Perlu Dicatat
Suara.com sempat menguji trik di atas. Perlu dicatat bahwa setting di atas cuma efektif untuk menghilangkan iklan-iklan yang berada di luar aplikasi TV
Jika iklan "sepaket" dengan aplikasi yang diinstall, seperti iklan di Youtube misalnya, maka tutorial di atas tidak terlalu terdampak.
Rekomendasi tayangan yang berasal dari Google Play Movies and TV juga tidak terdampak, alias tetap membanjiri halaman awal saat TV dinyalakan.