Proyek Perumahan untuk Pengemis di Gunung Kidul Tak Jelas

Adhitya Himawan

Senin, 19 Desember 2016 | 07:15 WIB
Proyek Perumahan untuk Pengemis di Gunung Kidul Tak Jelas
Pembangunan perumahan subsidi di Citayam, Bogor, Jawa Barat. [Suara.com/Syaiful Rachman]

Proyek perumahan untuk pengemis, gelandangan, dan orang terlantar di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sampai saat ini belum jelas peruntukannya. Bahkan proyek ini terancam longsor di beberapa bagian.

Kepala Desa Nglanggeran, Senen di Gunung Kidul, Senin (19/12/2016), mengatakan ada 40 unit bangunan 40 rumah di Padukuhan Doga, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk itu kondisinya memprihatinkan, karena ancaman longsor yang bisa sewaktu-waktu terjadi.

"Rumah di lereng perbukitan berbentuk tiga baris bertingkat, pada bangunan baris paling bawah tergerus air. Jarak rumah dengan talud ambrol hanya sekitar satu meter," kata Senen.

Ia mengaku dirinya tidak mengetahui terkait kelanjutan rumah yang akan dijadikan program desaku menanti ini. "Itu proyek provinsi DIY," katanya.

Ia mengatakan sudah lama tidak berkomunikais dengan Pemda DIY terkait perkembangan proyek ini. Diakuinya saat perencanaan pihak desa hanya menerima sosialisasi. Terkait penggunaan dirinya hanya mengetahui belum ada sarana yang memadahi.

"Setahu saya, bangunan itu belum layak digunakan," katanya.

Dia mencontohkan seperti instalasi listrik, saluran air serta sarana infrastruktur menuju lokasi belum ada. Namun, mau tidak mau kondisi demikian membuat pemerintah desa jadi ikut berpikir. Persoalan longsoran pernah disampaikan kemudian ditindaklanjuti oleh Tagana.

"Kami beharap proyek ini diperjelas. Bangunan itu sebenarnya untuk apa. Kalau ada perubahan fungsi, atau bagaimana ya semua sarana dan prasarana dicukupi agar tidak membahayakan ketika dihuni," katanya.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Gunugn Kidul Dwi Warna Widi Nugraha mengatakan pihaknya tidak tahu terkait perkembangan desaku menanti. "Tidak tahu," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Basuki Pastikan Komite Tapera Telah Terbentuk

Menteri Basuki Pastikan Komite Tapera Telah Terbentuk

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 12:47 WIB

2017, BTN Luncurkan KPR Mikro dengan Harga Rumah Rp25 Juta

2017, BTN Luncurkan KPR Mikro dengan Harga Rumah Rp25 Juta

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 15:16 WIB

Beli Rumah Subsidi Tak Semudah yang Diklaim Pemerintah

Beli Rumah Subsidi Tak Semudah yang Diklaim Pemerintah

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 07:29 WIB

Pemangkasan Biaya Perizinan akan Dongkrak Program Sejuta Rumah

Pemangkasan Biaya Perizinan akan Dongkrak Program Sejuta Rumah

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 08:20 WIB

Menteri Basuki Tinjau Hunian Tetap Perumahan Pascaerupsi Merapi

Menteri Basuki Tinjau Hunian Tetap Perumahan Pascaerupsi Merapi

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 17:53 WIB

Pemerintah Berupaya Tekan Harga Rumah Agar Terjangkau

Pemerintah Berupaya Tekan Harga Rumah Agar Terjangkau

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 08:00 WIB

Pemda Didorong Sediakan Aset Tanahnya untuk Perumahan Subsidi

Pemda Didorong Sediakan Aset Tanahnya untuk Perumahan Subsidi

Bisnis | Rabu, 02 November 2016 | 08:57 WIB

Kadin Kritik Iuran Tapera Memberatkan Pengusaha

Kadin Kritik Iuran Tapera Memberatkan Pengusaha

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 14:03 WIB

Misbakhun: UU Tapera Wujud  Negara Penuhi Perumahan Rakyat

Misbakhun: UU Tapera Wujud Negara Penuhi Perumahan Rakyat

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 14:52 WIB

Pameran Perumahan Rakyat di Kendari Diikuti 33 Developer

Pameran Perumahan Rakyat di Kendari Diikuti 33 Developer

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 06:56 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×