Tarif Pria 'Rental' di Jogja Mulai Rp20 Ribu, Banyak Job dari Kalangan Mahasiswi, Singgung Soal Mama Muda

Suara Bandung Suara.Com
Kamis, 04 Agustus 2022 | 16:20 WIB
Tarif Pria 'Rental' di Jogja Mulai Rp20 Ribu, Banyak Job dari Kalangan Mahasiswi, Singgung Soal Mama Muda
Ilustrasi pria "rental" di Jogja. Seorang pria "rental" di Jogja bernama Rey mengisahkan perjalanan dirinya dalam melayani klien yang kebanyakan mahasiswi dengan tarif minimal Rp.20 ribu. (pixabay/MabelAmber)

Tarif Rental Pria

Seperti disebutkan sebelumnya, jasa rental pria ini bisa dilakukan secara online hingga offline. Rey merinci untuk layanan rental pria secara online, klien dikenai tarif flat yakni Rp20 ribu dengan durasi satu hingga dua jam.

Sementara untuk tarif offline, Rey mematok harga mulai dari Rp50 ribu hingga Rp1 juta. Besaran tarif ini mempertimbangkan sejumlah faktor di antaranya jenis kegiatannya serta lokasi pertemuannya.

"Contoh saja di Jogja, klien juga sama di Jogja, hitungannya mungkin biaya bensin sama makannya, nontonnya, sama feenya mungkin saja bisa sampai Rp100 ribu hingga Rp150 ribu. Semua dibebankan ke pihak klien," ujarnya.

Disinggung perihal klien yang menggunakan jasa rental melebihi waktu awal yang telah ditentukan, Rey menyebut tetap akan dilayani dan tidak ada tambahan tarif.

"Lebih fleksibel, yang penting gak lewat hari aja, kalo nambah 1 atau 3 jam gak apa apa ga usah nambah," tambahnya.

Pembayarannya bisa dilakukan di awal atau di akhir setelah rental selesai. Bisa pakai aplikasi dana, shopeepay atau gopay.

Klien Rerata Anak Kuliahan

Untuk pengguna jasa rental pria, Rey menyebut membatasi usia dari usia 20 hingga 32 tahun. Meskipun rerata usianya antara 20 sampai 25 tahun atau mahasiswa.

Baca Juga: Hikmah Dari Rasa Kecewa

Kebanyakan di antara mereka menggunakan jasa rental pria untuk menemani ngobrol seputar hubungan asmara, keluarga hingga perkuliahan.

"Kebanyakan sih cenderung pengen butuh temen ngobrol aja, mereka kesepian," imbuhnya.

Lebih lanjut, Rey mengungkapkan jasa rentalnya tak menerima klien yang sudah berkeluarga.

"Untuk ngejaga aja supaya kondusif, kami tak menerima klien yang sudah berkeluarga," katanya.

Ia menyebut ada treatment yang berbeda untuk masing-masing klien, terutama mereka yang masih anak kuliahan dengan yang usianya sudah beranjak dewasa.

Untuk klien yang di atas 30 tahun, sebelum hari H akan dilakukan observasi terlebih dulu. Tujuannya untuk menyesuaikan diri satu dengan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI