Kosmetik yang Diproses dengan Ekstrak Babi, Bagaimana Hukumnya? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Suara Bandung | Suara.com

Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:25 WIB
Kosmetik yang Diproses dengan Ekstrak Babi, Bagaimana Hukumnya? Berikut Penjelasan Buya Yahya
Buya Yahya (YouTube Al-Bahjah TV)

SuaraBandung.id - Kaum perempuan memang terbiasa menggunakan kosmetik untuk meningkatkan penampilan.

Kosmetik yang digunakan itu dapat terbuat dari bahan alami ataupun bahan sintetis.

Lalu, muncul pertanyaan tentang penggunaan kosmetik yang dalam proses pembuatan kosmetik itu menggunakan ekstrak babi ataupun minyak babi.

Masalah itu pun terjawab dalam satu dakwah yang disampaikan oleh Buya Yahya.

Buya Yahya menjawab pertanyaan seorang jamaah tentang kosmetik yang menggunakan ekstrak babi dalam proses pembuatan kosmetik itu.

Buya Yahya pun mengungkapkan bahwa kita perlu melihat hal itu dari sisi medis untuk menentukan boleh atau tidaknya kosmetik tersebut untuk digunakan.

Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 30 Oktober 2022, berikut ulasannya.

"Sekarang ini kan banyak kosmetik yang diambil dari ekstrak babi, minyak babi gitu ya, ada bagian hanya nanti setelah itu diolah, diolah, diolah sehingga nanti sudah tidak lagi mengandung ada babinya itu buya," ucap seorang jamaah.

"Nah kalau sudah tidak mengandung, tapi memang bahan dasar dari situ hanya setelah pengolahan menjadi tidak ada lagi yang tersiksa Buya (bagaimana hukumnya?)" tanya jamaah.

Kemudian, Buya Yahya menjawab bahwa dalam hal itu kita harus kembali kepada medis, ia mengatakan bahwa bagian dari babi bisa jadi hanya sebagai media untuk menumbuhkan sesuatu.

"Kita perlu kembali kepada medis ya, termasuk ada jenis vaksin apa yang diambil dari babi atau apa dari babi. Itu bukan diambil dari babi, yang kami denger. Sesuatu itu adalah untuk bisa tumbuh, medianya adalah babi," jawab Buya Yahya.

Buya Yahya lalu menjelaskan bahwa bagian yang berasal dari babi itu diatur untuk membuat sesuatu. Namun, terkait masalah najis babi dapat mengacu kepada berbagai mazhab.

"Sederhananya adalah kita membuat set di daging babi, nah gitu loh. Set nya itu bagaimana, gitu loh, ya kalau bisa dicucikan, suci. Kemudian masalah najisnya babi kan dalam mazhab Syafi'i saja yang harus disamakan dengan anjing sampai 7 kali cucian," jelas Buya Yahya.

"Mazhab lain mengatakan sama kaya najis-najis biasa," tambah Buya Yahya.

Buya Yahya juga mengatakan bahwa hendaknya kita harus memastikan apakah bagian babi yang menjadi bahan dalam kosmetik itu diolah untuk dikonsumsi atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buya Yahya Ungkap Rumah Tangga Nabi: Begitu Indah dan Mesra

Buya Yahya Ungkap Rumah Tangga Nabi: Begitu Indah dan Mesra

| Minggu, 30 Oktober 2022 | 15:27 WIB

Syahwat Itu Bukan Cela, Buya Yahya: Tidak Bisa Dikatakan Aib

Syahwat Itu Bukan Cela, Buya Yahya: Tidak Bisa Dikatakan Aib

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 21:44 WIB

Bincang dengan Pesulap Merah, Mungkinkah Manusia Menikah dengan Jin? Buya Yahya: Aduh Seram Banget

Bincang dengan Pesulap Merah, Mungkinkah Manusia Menikah dengan Jin? Buya Yahya: Aduh Seram Banget

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 18:30 WIB

Sikap Seorang Suami kepada Istri yang Marah, Bagaimana Seharusnya? Buya Yahya Jawab Pertanyaan Pesulap Merah

Sikap Seorang Suami kepada Istri yang Marah, Bagaimana Seharusnya? Buya Yahya Jawab Pertanyaan Pesulap Merah

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 15:23 WIB

Terkini

Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan

Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan

Jogja | Sabtu, 25 April 2026 | 23:44 WIB

Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo

Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo

Jogja | Sabtu, 25 April 2026 | 23:29 WIB

Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 22:41 WIB

Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat

Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat

Jabar | Sabtu, 25 April 2026 | 22:14 WIB

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas

5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas

Bogor | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB

Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica

Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica

Entertainment | Sabtu, 25 April 2026 | 22:00 WIB

DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!

DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!

Jawa Tengah | Sabtu, 25 April 2026 | 21:54 WIB

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026

Jatim | Sabtu, 25 April 2026 | 21:41 WIB