Buya Yahya pun mengungkapkan bahwa nama yang disesuaikan dengan budaya daerah diperbolehkan dan tetap dapat dihubungkan dengan nama orang-orang baik.
"Nama tidak harus dengan nama-nama istilah Arab. Orang Jawa mungkin dia ingin memberi namanya dengan nama Jawa, setelah namanya 'Ahmad', 'Ahmad' siapa. Ahmad dikasih (disertai) nama Jawa karena dia orang Jawa atau orang Sunda," ungkap Buya Yahya.
Atau apa gitu bisa saja, yang penting maknanya baik, kemudian makna itu dihubungkan dengan orang-orang yang baik," pungkasnya.
Adapun penjelasan selengkapnya dari Buya Yahya dapat disimak melalui video berikut.