SUARA BANDUNG - Markus Horison menilai bahwa inkonsistensi performa kiper Indonesia, membuat banyaknya kiper asing masuk dan ke Liga 1.
Penilaian Markus Horison didasari dari pengamatannya saat beberapa kali menonton pertandingan antar klub di Liga 1, hingga kini banyak kiper asing yang direkrut.
Markus Horison menyebut, penampilan kiper Indonesia masih naik turun dan seringkali tak stabil. Hingga ia menduga, hal itu penyebab banyak kiper asing yang kini menjamur di klub-klub Liga 1.
"Sebenarnya sih standar semua, menurut saya ya. Saya lihat ada kiper yang hari ini bagus, besok jelek. Bagus, jelek lagi. Jadi nggak ada yang stabil," kata Markus Horison, dikutip dari kanal YouTube vivagoal Indonesia, Kamis (24/8/2023).
Mantan kiper Timnas Indonesia itu lantas menduga kedua permasalahan di atas ada sangkutpautnya.
"Ya mungkin karena itu tadi, karena diliat kiper-kiper Indonesia di Liga-nya, standart aja. Makanya akhirnya didatangkan kiper asing," duganya.
Ia kembali menegaskan bahwa bukannya kiper Indonesia tidak bagus, hanya levelnya biasa-biasa saja.
"Maksudnya dia cara jadi goal keeper, kalau saya lihat di liga waktu pertandingan, ya standar aja," lanjutnya.(*)