Perbedaan Pakaian Adat Tradisional Kustin Pria dan Wanita

Suara Bestie

Jum'at, 08 September 2023 | 19:25 WIB
Perbedaan Pakaian Adat Tradisional Kustin Pria dan Wanita
Baju adat kustin. (pariwisataindonesia.id/ragam/baju-kustin)

Pakaian adat Kustin merupakan pakaian dari Kalimantan Timur yang serupa dengan busana resmi pernikahan dari segi bentuk dan motifnya.

Biasanya, masyarakat suku Kutai golongan menengah ke atas akan memakai pakaian Kustin saat upacara pernikahan.

Sementara, Istilah kustim itu sendiri berasal dari kata kostum yang artinya 
kebesaran.

Ada beberapa perbedaan anytara kustin wanita dan pria. Berikut penjelasannya dikutip dari buku Pakaian Adat Tradisional Daerah Kalimantan Timur:

Pakaian Kustin Pria

1. Mempelai pria memakai kopiah bundar tinggi yang dinamakan setorong yang tingginya 15 cm. Bagian bawahnya lebih besar dari bagian atasnya, dan berpasmen yang berwarna keemasan.
 
Bagian depan setorong dihiasi lambang yang berwujud wapen sesuai dengan tingkatan gelarnya. 

2. Baju untuk pengantin pria dinamakan baju kustim. Bahannya belederu berwarna hitam, dengan lengan panjang dan kerah tinggi. 
Lalu ujung lengan, kerah serta bagian dada berhias pasmen. 

3. Celana yang dipakai ialah celana panjang dengan warna yang sama dengan wama baju. Di luar celana dikenakan dodot rambu yakni semacam kain panjang yang ujungnya diberi hiasan rumbai-rumbai berwama keemasan. 

Bagian belakang kain menjuntai sampai ke tumit, sedang bagian muka sampai ke 
lutut. 

baca juga

4. Alas kaki memakai selop kulit berwarna hitam dan memakai perhiasan terdiri dari kalung bersusun disematkan di baju bagian dada.

Pakaian Kustin Wanita

1. Pengantin wanita memakai sanggul atau gelung kutai, bentuk dan bangunnya sama dengan sanggul Jawa di belakang kepala. Di bagian muka sangul ditusukkan gerak gempa atau kembang goyang dari logam bersepuh emas. 

2. Baju pengantin wanita juga bernama pakaian kustim. Berkerah tinggi dan berlengan panjang. Leher dan bagian depan baju memakai pasmen dan pada puncak bagian belakang dikenakan kelibun yang berwama kuning dengan bahan terbuat dari sutera.
 
3. Untuk kainnya dipakai tapeh berumbai yaitu kain panjang berumbai-rumbai benang emas, yang diletakkan di bagian muka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Tari Kanjet Anyam Tali Khas Suku Dayak Kenyah

Mengenal Tari Kanjet Anyam Tali Khas Suku Dayak Kenyah

Bestie | Kamis, 07 September 2023 | 17:15 WIB

Fungsi Rumah Adat Lamin, Dari Pertemuan Adat Hingga Kediaman Keluarga

Fungsi Rumah Adat Lamin, Dari Pertemuan Adat Hingga Kediaman Keluarga

Bestie | Kamis, 07 September 2023 | 14:28 WIB

Telinga Aruu, Tradisi Telinga Panjang Khas Suku Dayak Kaltim

Telinga Aruu, Tradisi Telinga Panjang Khas Suku Dayak Kaltim

Bestie | Kamis, 07 September 2023 | 14:18 WIB

Terkini

KPK Berharap Sidang Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Bakal Lanjut ke Pembuktian

KPK Berharap Sidang Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Bakal Lanjut ke Pembuktian

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut

Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:02 WIB

KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta

KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:56 WIB

Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal

Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:54 WIB

Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup

Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:53 WIB

5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua

5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi

Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi

Riau | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla

Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:43 WIB

×