Kisah Sukses Edward Zhu, Warren Buffet dari Cina

Doddy Rosadi

Rabu, 19 Maret 2014 | 12:49 WIB
Kisah Sukses Edward Zhu, Warren Buffet dari Cina
Edward Zhu, (chicgroup.com)

Suara.com - Nama Warren Buffet mungkin tidak asing lagi di dunia bisnis. Dia adalah investor ulung yang handal dalam melakukan akuisisi dan investasi plus meraup keuntungan dari investasi tersebut. Berdasarkan data Forbes kekayaan Buffet hanya kalah dari pendiri Microsoft, Bill Gates.

Selain Amerika Serikat, Cina juga punya investor ulung seperti Warren Buffet. Namanya Edward Zhu. Pengusaha di Cina menjulukinya sebagai Investor God. Dengan tangan dinginnya, Zhu bisa melakukan akuisisi atau investasi dengan harga murah namun menghasilkan uang dalam jumlah berlipat.

Zhu menyebut model bisnisnya Investasi plus Inkubator. CHIC, perusahaan yang didirikannya di Cina selalu mencatatkan Return on Asset - rasio laba bersih yang diperoleh perusahaan diukur dari nilai aktivanya - sebesar 100 persen setiap tahun dalam 15 tahun terakhir.

“Dari perspektif finansial, ketika aset diminimalkan, Return on Asset dan Economic Added Value akan tinggi,” kata Zhu.

Prinsip itulah yang diterapkan Zhu sehingga berhasil membuat CHIC sukses. Di Cina, Return on Asset yang normal sekitar 20-30 persen sedangkan di Amerika hanya sekitar 10 persen. Kini, para pengusaha di Cina tidak jarang menawarkan uang kepada Zhu apabila dia ingin melakukan investasi.

Zhu masuk dalam dunia investasi secara “tidak sengaja.” Pada 1995, Zhu menikmati hidup yang mewah di San Fransisco, Amerika Serikat. Dia menerima gaji 500 ribu dolar Amerika per tahun. Ketika itu, dia mendapat telepon dari salah satu banker di Cina yang memintanya untuk pulang kampong. Bankir itu meminta Zhu memulai bisnis investasi di Cina.

Perlu waktu tiga bulan bagi Zhu untuk memutuskan menerima tawaran itu dan meninggalkan kehidipannya yang mewah di Amerika Serikat. Dia memulai perjalanannya di dunia investasi dengan mendirikan China Holdings in International Commerce International pada 1996.

Dalam menjalankan perusahaan itu, Zhu menerapkan aturan “Golden Touch” yaitu menghasilkan uang tanpa mengeluarkan uang. Aturan itu yang membawa CHIC menjadi besar di Cina.

“Dalam beberapa tahun, CHIC telah melakukan akuisisi dengan jumlah uang yang tidak terlalu besar. Apabila melihat satu dekade terakhir, membandingkan apa yang telah kami raih dengan apa yang telah kami keluarkan untuk investasi, hal itu tidak bisa diabaikan,” kata Zhu.

Zhu punya keyakinan, perusahaan seharusnya fokus untuk meningkatkan nilai pemegang saham dengan cara menghasilkan maksimum dari investasi yang minimum. Karena itu, Zhu sangat mendukung Usaha Kecil dan Menengah yang mempunyai potensi tinggi untuk mendapatkan keuntungan maksimum.

“UKM merupakan model yang tepat, biaya rendah dan potensi tinggi. UKM juga jauh lebih menguntungkan daripada harus mengakuisisi perusahaan besar,” kata Zhu.

Melalui CHIC, Zhu terus melakukan inovasi salah satunya dengan membentuk enam divisi yaitu makanan, agri-teknologi, rumah dan kebun, kesehatan, logistik dan manajemen rantai supply. Sebagai perusahaan pengolah buah terbesar di Cina, CHIC meluncurkan kafe pada 2006 yaitu Brix12. Sekarang, Brix12 sudah memasuki pasar global dengan nama B2C.

Proses akuisisi tetap dijalankan sebagai bisnis utama dari CHIC. Pada 2012, CHIC mengakuisisi sejumlah perusahaan di Australia dan Jepang. Menurut Zhu, perusahaan yang berkantor di Cina akan fokus untuk melakukan riset dan pengembangan.

“Kami akan menggunakan manajemen CHIC, teknologi, riset dan inovasi produk untuk membantu merek yang baru diakuisisi sehingga bisa tampil di dunia internasional,” kata Zhu.

Sukses Zhu melibatkan unsur keberuntungan dan kesempatan. Dia melepaskan jabatan sebagai Wakil CEO di Sino American Investmen and Development Company di San Fransisco untuk memulai tantangan baru di Cina. Padahal, dia sama sekali tidak pernah berpikir untuk pulang ke kampong halamannnya.

“Bagi seorang laki-laki muda dari Cina, merupakan sebuah mimpi bisa bekerja di perusahaan di Amerika. Tiba-tiba saya menerima telepon dari seorang banker yang meminta saya berkarir di Cina. Saya menolak tetapi kemudian mempertimbangkan lagi. Akhirnya saya bersedia kembali ke Cina. Jika gagal, biaya yang harus saya keluarkan sangat besar,” kata Zhu.

Setelah meraih sukses bersama CHIC, Zhu baru sadar bahwa bankir tersebut melihat sebuah peluang yang tidak pernah saya lihat sebelumnya. Meski sudah bergelimang dengan harta, Zhu sepertinya mengikuti jejak Warren Buffet yaitu mengembalikan sebagian kekayaannya kepada masyarakat.

“Mungkin, tidak banyak yang percaya kalau saya yang selalu mengejar keuntungan, sangat percaya Buddhism dan Zen. Dari pandangan Buddism, dunia itu adalah kekosongan di mana sesuatu masuk dan keluar. Ketika kita menggunakan status sosial dan kekayaan untuk melakukan hal yang baik, kita telah menjadi Buddha. Kita telah membnatu diri sendiri menyeberangi sungai dan membantu orang lain untuk menyeberang,” ujar Zhu. (Bloomberg/CEIBS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sosok Miliarder Dunia, Warren Buffet Pilih Rumah Murah Seharga Rp 514 Juta

Sosok Miliarder Dunia, Warren Buffet Pilih Rumah Murah Seharga Rp 514 Juta

Bisnis | Jum'at, 05 September 2025 | 09:09 WIB

Warren Buffet Rugi Rp 62 Triliun Gara-gara Saham Makanan yang Digenggamnya

Warren Buffet Rugi Rp 62 Triliun Gara-gara Saham Makanan yang Digenggamnya

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 07:59 WIB

Pesan Orang Kaya saat Pensiun, Warren Buffet: Jangan Nonton Sinetron

Pesan Orang Kaya saat Pensiun, Warren Buffet: Jangan Nonton Sinetron

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 08:40 WIB

7 Kebiasaan Warren Buffet yang Bisa Bikin Jadi Milliarder

7 Kebiasaan Warren Buffet yang Bisa Bikin Jadi Milliarder

Bisnis | Jum'at, 04 April 2025 | 13:40 WIB

Warren Buffett Kembali Jual Saham BYD, Kepemilikan Turun di Bawah 5%

Warren Buffett Kembali Jual Saham BYD, Kepemilikan Turun di Bawah 5%

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2024 | 14:25 WIB

Investor Global Buntung Main Saham Sepanjang Tahun Ini, Warren Buffet Tertawa Terbahak-bahak

Investor Global Buntung Main Saham Sepanjang Tahun Ini, Warren Buffet Tertawa Terbahak-bahak

Bisnis | Jum'at, 16 Desember 2022 | 09:36 WIB

Warren Buffet Borong Saham Perusahaan Minyak Saat Inflasi Melonjak

Warren Buffet Borong Saham Perusahaan Minyak Saat Inflasi Melonjak

Bisnis | Kamis, 29 September 2022 | 13:42 WIB

Terkini

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:31 WIB

×