Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Indonesia Mampu Bertahan Menghadapi Krisis Keuangan Asia

Doddy Rosadi | Suara.com

Selasa, 25 Maret 2014 | 08:48 WIB
Indonesia Mampu Bertahan Menghadapi Krisis Keuangan Asia
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Chairperson Panasonic Gobel Group, Rahmat Gobel, mengatakan, Indonesia telah menunjukkan daya tahan mengagumkan terhadap krisis keuangan yang menerpa perekonomian global maupun regional.

"Secara ekonomi, Indonesia telah menunjukkan daya tahan yang mengagumkan sejak krisis keuangan Asia," kata dia, dalam sambutannya saat menerima anugerah gelar doctor honoris causa dari Universitas Chuo, di Tokyo, Senin (24/3/2014). Dia adalah orang ke-12 yang mendapat doctor honoris causa dari Universitas Chuo.

Dia menerima gelar kehormatan itu atas jasanya terhadap pengembangan SDM Indonesia. Pemberian gelar tersebut dibuka Rektor Universitas Chio, Tadahiko Fukuhara, dihadiri Yusron Ihza Mahendra, mantan Menteri Perindustrian, Fahmi Idris, mantan Menteri Perhubungan, Jusman SD, pengamat politik, Fachry Ali serta sejumlah pimpinan media.

Bahkan di tengah gonjang-ganjing krisis keuangan global pada 2009, PDB Indonesia masih bisa tumbuh 5,6 persen dan terus meningkat menjadi 6,5 persen pada 2011.

Tingkat kepercayaan terhadap Indonesia di tengah perekonomian global juga meningkat secara signifikan dalam tahun-tahun terakhir. Investasi asing langsung (foreign direct investment) juga naik tiga kali lipat sejak 2005 dan mencapai rekor 25,7 miliar dolar Amerika Serikat, pada 2013.

"Tumbuhnya kepercayaan investor asing juga didukung perkembangan-perkembangan positif seperti diterimanya RUU Reformasi Agraria yang akan membantu mempermudah pembebasan tanah untuk proyek-proyek infrastruktur," kata Gobel.

Namun, kata dia, di tengah perkembangan-perkembangan positif itu, Indonesia masih saja punya beberapa persoalan serius.

"Peningkatan pendapatan perkapita riil satu dekade terakhir hampir tidak dapat mengimbangi devaluasi rupiah. Tingkat pengangguran Indonesia masih di atas angka pengangguran sebelum krisis 1997 dan yang tertinggi di wilayah ini," katanya. (Indonesia.go.id/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPS Ungkap Dampak Bencana Sumatera pada Perekonomian Indonesia, Begini Penjelasannya

BPS Ungkap Dampak Bencana Sumatera pada Perekonomian Indonesia, Begini Penjelasannya

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:21 WIB

Waduh, Banjir Sumatra dan Aceh Bisa Bikin Ekonomi Indonesia Minus 0,12 Persen

Waduh, Banjir Sumatra dan Aceh Bisa Bikin Ekonomi Indonesia Minus 0,12 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 07:54 WIB

Kemenkeu Klaim Ekonomi Indonesia Menguat, dari Permintaan Domestik hingga Kinerja Ekspor

Kemenkeu Klaim Ekonomi Indonesia Menguat, dari Permintaan Domestik hingga Kinerja Ekspor

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 17:00 WIB

Di Balik Angka Pertumbuhan 5 Persen: Prabowo Ungkap Realitas Pahit Petani, Nelayan, dan Guru

Di Balik Angka Pertumbuhan 5 Persen: Prabowo Ungkap Realitas Pahit Petani, Nelayan, dan Guru

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 15:43 WIB

Pidato Kenegaraan: Prabowo Umumkan Ekonomi Tumbuh Pesat dan Investasi Rekor di Awal Pemerintahan

Pidato Kenegaraan: Prabowo Umumkan Ekonomi Tumbuh Pesat dan Investasi Rekor di Awal Pemerintahan

Video | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:35 WIB

Invasi Gerai China: 4000+ Gerai F&B Serbu Indonesia, UMKM Lokal Terancam?

Invasi Gerai China: 4000+ Gerai F&B Serbu Indonesia, UMKM Lokal Terancam?

Video | Senin, 21 Juli 2025 | 10:00 WIB

SERA Hadirkan Inovasi Mobilitas untuk Menjawab Tantangan Industri Transportasi Modern

SERA Hadirkan Inovasi Mobilitas untuk Menjawab Tantangan Industri Transportasi Modern

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2025 | 12:10 WIB

Orang RI Mulai Cemas, Kudu Mikir 1.000 Kali Untuk Belanja! Sri Mulyani Justru Diam Seribu Bahasa

Orang RI Mulai Cemas, Kudu Mikir 1.000 Kali Untuk Belanja! Sri Mulyani Justru Diam Seribu Bahasa

Bisnis | Rabu, 16 April 2025 | 11:23 WIB

Upacara Harlah Pancasila di Blok Rokan, Jokowi Sampaikan Pesan Ini

Upacara Harlah Pancasila di Blok Rokan, Jokowi Sampaikan Pesan Ini

News | Sabtu, 01 Juni 2024 | 10:25 WIB

Tahun 2024 Target Investasi Rp1.650 Triliun, Jokowi: Bukan Hal yang Gampang

Tahun 2024 Target Investasi Rp1.650 Triliun, Jokowi: Bukan Hal yang Gampang

Bisnis | Kamis, 07 Desember 2023 | 11:53 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB