Tiga Tahun Beruntun, Astra International Raih Most Admired Companies

Doddy Rosadi

Selasa, 01 April 2014 | 17:36 WIB
 Tiga Tahun Beruntun, Astra International Raih Most Admired Companies
Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua dari kanan) bersama penerima penghargaan Indonesia Most Admired Companies 2014. (Humas ASTRA)

Suara.com - PT Astra International Tbk untuk kali ketiga dinobatkan sebagai Indonesia Most Admired Companies pada peringkat pertama, menyandang predikat perusahaan yang paling dikagumi di Indonesia. Penghargaan yang sama diraih pada tahun 2012 dan 2013.

PT Astra International Tbk juga meraih The First Winner In Cross-Sector Industry dan The First Winner In Miscellaneous Industry. Penghargaan ini diserahkan oleh Publisher Majalah Fortune Indonesia yang juga CEO Kompas Gramedia Agung Adiprasetyo kepada Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto di Jakarta, Selasa (1/4/2014).

Dua anak usaha Astra yaitu PT United Tractors Tbk dan PT Astra Agro Lestari Tbk juga menerima penghargaan The Best 20 of Most Admired Companies dan juga masuk dalam perusahaan yang paling dikagumi di industrinya masing-masing.

“Salah satu kunci keberhasilan Astra dapat terus tumbuh dan langgeng adalah filosofi Astra, Catur Dharma sebagai dasar dari kerja keras dan kerja cerdas keluarga besar Astra yang saat ini berjumlah 197.434 karyawan dari 179 perusahaan. Ini adalah hasil kerjasama tim yang kuat, karena di Astra, tidak ada superman, yang ada adalah superteam. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama kepada Majalah Fortune Indonesia dan Hay Group yang telah melakukan survei ini,” ungkap Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto, dalam siaran pers yang diterima suara.com, Selasa (1/4/2014).

Empat butir dalam Catur Dharma yaitu Menjadi Milik Yang Bermanfaat Bagi Bangsa dan Negara, Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Pelanggan, Saling Menghargai Individu dan Membina Kerjasama serta Senantiasa Berusaha Mencapai Yang Terbaik. Selain itu, Astra juga meyakini bahwa pendekatan 3 W (Winning Concept, Winning Team dan Winning System) yang mampu memperkuat dan menjadikan manajemen Grup Astra semakin solid.

“Penghargaan ini merupakan masukan dan evaluasi bagi Astra untuk melihat kekurangan dan kelemahan sehingga dapat melakukan improvement dan inovasi di waktu yang akan datang. Sebagai aset nasional, Astra bersama Grupnya selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada para stakeholdernya, baik di bidang bisnis dan tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility). Astra ingin menjadi perusahaan kebanggaan bangsa dan terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Indonesia,” kata Prijono.

Metode pemilihan 20 perusahaan yang paling dikagumi ini dipilih berdasarkan perusahaan yang terdaftar di Kompas 100 dari sembilan sektor industri dan ukuran pendapatan digunakan sebagai kriteria penyeleksian.

Adapun sembilan kriteria yang digunakan, merujuk pada kriteria The World’s Most Admired Companies versi Fortune Amerika Serikat yakni kualitas manajemen, kualitas produk/jasa yang ditawarkan, inovasi, nilai sebagai investasi jangka panjang, posisi keuangan yang kuat, kemampuan menarik, mengembangkan dan mempertahankan karyawan berpotensi, tanggung jawab terhadap komunitas dan lingkungan, bijaksana dalam menggunakan aset perusahaan dan efektivitas dalam menjalankan bisnis secara regional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya Lebih dari 190.000 Karyawan, Astra Raih Penghargaan dari Fortune Indonesia

Punya Lebih dari 190.000 Karyawan, Astra Raih Penghargaan dari Fortune Indonesia

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Chandra Asri Caplok Saham Otomotif Pengendali Astra International di Singapura dan Malaysia

Chandra Asri Caplok Saham Otomotif Pengendali Astra International di Singapura dan Malaysia

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:14 WIB

Astra (ASII) Kantongi Restu Buyback Saham Senilai Rp8 Triliun

Astra (ASII) Kantongi Restu Buyback Saham Senilai Rp8 Triliun

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 14:08 WIB

RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar

RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:06 WIB

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:26 WIB

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:18 WIB

Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang

Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:17 WIB

Pemerintah Diminta Jelaskan Status Tambang Emas Martabe

Pemerintah Diminta Jelaskan Status Tambang Emas Martabe

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 09:01 WIB

Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!

Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×