Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pilot Mogok, Luftansha Terancam Rugi Rp770 Miliar

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 03 April 2014 | 12:57 WIB
Pilot Mogok, Luftansha Terancam Rugi Rp770 Miliar
Pilot Lufthansa Airlines membawa poster " Stop Ketamakan." (Reuters/Kai Pfaffenbach)

Suara.com - Aksi mogok yang dilakukan pilot selama tiga hari membuat perusahaan penerbangan asal Jerman, Lufthansa mengandangkan semua pesawatnya. Aksi mogok digelar sejak kemarin hingga besok. Pihak manajemen sudah memutuskan tidak akan melakukan pembicaraan lanjutan dengan serikat pekerja.

Lufthansa telah membatalkan 3.800 penerbangan hingga Jumat besok. Pembatalan itu diperkirakan akan membuat Lufthansa merugi jutaan euro. Analis memprediski, aksi mogok itu akan membuat maskapai merugi 50 juta euro atau sekitar Rp770 miliar.

Bob Doble, konsultan branding di Lambie-Nairn mengatakan, aksi mogok yang dilakukan pilot akan membuat sejumlah calon penumpang berpikir dua kali untuk menggunakan jasa Lufthansa.

“Anda tidak bisa begitu saja membatalkan penerbangan 400.000 orangdan berpikir itu tidak akan mempengaruhi merek anda. Loyalitas dalam industri penerbangan sangat berubah-ubah,” ujarnya.

Menteri Transportasi Jerman Alexander Dobrindt sudah meminta Lufthansa dan serikat pekerja untuk mencari solusi yang cepat. “Setiap hari aksi mogok berjalan maka akan membatasi mobilitas ratusan ribu orang,” ujarnya.

Aksi mogok ini menyusul tuntutan dari para pilot agar tetap bisa menerima 60 persen dari gaji yang mereka terima saat ini ketika pensiun. Pilot yang bekerja di Lufthansa akan dipaksa untuk pensiun di usia 60 tahun. Namun, usia pensiun bagi pilot di Eropa sudah diperpanjang menjadi 65 tahun sejak 2011. Karena itu, Lufthansa menilai, permintaan pilot tersebu tidak bisa dipenuhi karena usia pensiun sudah diperpanjang. (Bloomberg)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB