Tekan Inflasi, BI Kembangkan Kluster Cabai

Esti Utami

Selasa, 29 April 2014 | 12:37 WIB
Tekan Inflasi, BI Kembangkan Kluster Cabai
Ilustrasi: Cabai di pasar. (Antara/Wahyu Putro)

Suara.com - Bank Indonesia membantu petani untuk mengembangkan kluster cabai merah besar organik di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Keterlibatan Bank Indonesia dalam kegiatan pengembangan usaha di sektor pertanian tersebut karena cabai termasuk komponen bahan pokok makanan sehingga ada kaitannya dengan tugas BI dalam melakukan pengendalian inflasi atau pengendalian harga.

"Pengembangan kluster cabai organik itu sebagai upaya untuk menekan laju inflasi karena mahalnya harga cabai sering berpengaruh pada tingginya angka inflasi di Jember," kata Manajer Akses Keuangan dan UMKM BI Jember Sigit Suryadi, Selasa (29/4/2014)

Kluster cabai organik itu dikembangkan mulai tahun ini di Jember dan diharapkan prospek ke depan lebih baik dengan mendapat sambutan positif dari petani. Menurut Sigit, BI Jember melakukan kerja sama dengan sebuah koperasi holtikultura" Lestari" di Kecamatan Wuluhan yang memiliki mitra kerja dengan produsen saos cabai merk terkenal sebagai pembeli cabai organik tersebut.

"Dalam nota kesepahaman (MoU) tersebut tercatat target produksi cabai merah besar organik itu sebanyak 1.500 ton per tahun dengan luas lahan mencapai 250 hektare," jelasnya.

Sistem kerja sama itu diharapkan akan memberi kepastian harga cabai bagi petani dan untuk menekan gejolak inflasi di daerah karena harga cabai menjadi salah satu penyumbang inflasi dalam kelompok bahan makanan.

"Kesepakatan harga antara kelompok tani dengan salah satu produsen saos cabai itu sebesar Rp8 ribu per kilogram. Apabila harga melebihi Rp15 ribu di pasaran, maka harganya akan disesuaikan dengan angka yang sudah dihitung oleh pihak produsen," paparnya.

Ia menjelaskan BI Jember akan memberi bantuan teknis dengan menyediakan tenaga ahli dari Universitas Muhammadiyah Malang untuk melakukan pembinaan terhadap kelompok tani di Koperasi Holtikultura Lestari, sehingga dharapkan petani bisa mengembalikan kesuburan tanah dengan pola tanam organik tersebut. "Kami juga akan mendampingi para petani untuk membuat pembukuan keuangan secara sederhana, sehingga mereka bisa menghitung keuntungan dan kerugian yang didapat selama menanam cabai organik," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daerah Dilibatkan Redam Laju Inflasi

Daerah Dilibatkan Redam Laju Inflasi

Bisnis | Kamis, 24 April 2014 | 12:22 WIB

BI: Empat Hal Pokok dalam Mengendalikan Inflasi

BI: Empat Hal Pokok dalam Mengendalikan Inflasi

Bisnis | Selasa, 22 April 2014 | 06:37 WIB

BI: Target Inflasi 4,5 Persen pada 2014 Bisa Dicapai

BI: Target Inflasi 4,5 Persen pada 2014 Bisa Dicapai

Bisnis | Selasa, 01 April 2014 | 17:28 WIB

Terkini

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:10 WIB

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 06:50 WIB

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 06:45 WIB

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 06:04 WIB

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

×