Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Tekan Inflasi, BI Kembangkan Kluster Cabai

Esti Utami

Selasa, 29 April 2014 | 12:37 WIB
Tekan Inflasi, BI Kembangkan Kluster Cabai
Ilustrasi: Cabai di pasar. (Antara/Wahyu Putro)

Suara.com - Bank Indonesia membantu petani untuk mengembangkan kluster cabai merah besar organik di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Keterlibatan Bank Indonesia dalam kegiatan pengembangan usaha di sektor pertanian tersebut karena cabai termasuk komponen bahan pokok makanan sehingga ada kaitannya dengan tugas BI dalam melakukan pengendalian inflasi atau pengendalian harga.

"Pengembangan kluster cabai organik itu sebagai upaya untuk menekan laju inflasi karena mahalnya harga cabai sering berpengaruh pada tingginya angka inflasi di Jember," kata Manajer Akses Keuangan dan UMKM BI Jember Sigit Suryadi, Selasa (29/4/2014)

Kluster cabai organik itu dikembangkan mulai tahun ini di Jember dan diharapkan prospek ke depan lebih baik dengan mendapat sambutan positif dari petani. Menurut Sigit, BI Jember melakukan kerja sama dengan sebuah koperasi holtikultura" Lestari" di Kecamatan Wuluhan yang memiliki mitra kerja dengan produsen saos cabai merk terkenal sebagai pembeli cabai organik tersebut.

"Dalam nota kesepahaman (MoU) tersebut tercatat target produksi cabai merah besar organik itu sebanyak 1.500 ton per tahun dengan luas lahan mencapai 250 hektare," jelasnya.

Sistem kerja sama itu diharapkan akan memberi kepastian harga cabai bagi petani dan untuk menekan gejolak inflasi di daerah karena harga cabai menjadi salah satu penyumbang inflasi dalam kelompok bahan makanan.

"Kesepakatan harga antara kelompok tani dengan salah satu produsen saos cabai itu sebesar Rp8 ribu per kilogram. Apabila harga melebihi Rp15 ribu di pasaran, maka harganya akan disesuaikan dengan angka yang sudah dihitung oleh pihak produsen," paparnya.

Ia menjelaskan BI Jember akan memberi bantuan teknis dengan menyediakan tenaga ahli dari Universitas Muhammadiyah Malang untuk melakukan pembinaan terhadap kelompok tani di Koperasi Holtikultura Lestari, sehingga dharapkan petani bisa mengembalikan kesuburan tanah dengan pola tanam organik tersebut. "Kami juga akan mendampingi para petani untuk membuat pembukuan keuangan secara sederhana, sehingga mereka bisa menghitung keuntungan dan kerugian yang didapat selama menanam cabai organik," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daerah Dilibatkan Redam Laju Inflasi

Daerah Dilibatkan Redam Laju Inflasi

Bisnis | Kamis, 24 April 2014 | 12:22 WIB

BI: Empat Hal Pokok dalam Mengendalikan Inflasi

BI: Empat Hal Pokok dalam Mengendalikan Inflasi

Bisnis | Selasa, 22 April 2014 | 06:37 WIB

BI: Target Inflasi 4,5 Persen pada 2014 Bisa Dicapai

BI: Target Inflasi 4,5 Persen pada 2014 Bisa Dicapai

Bisnis | Selasa, 01 April 2014 | 17:28 WIB

Terkini

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB