Garuda dan AirAsia Berebut Akusisi Tigerair Mandala

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 29 April 2014 | 14:31 WIB
Garuda dan AirAsia Berebut Akusisi Tigerair Mandala
Ilustrasi pesawat milik Mandala Tigerair (Shutterstock).

Suara.com - PT Garuda Indonesia Tbk melalui anak usahanya, Citilink disebut-sebut berencana mengakuisisi atau mencaplok Tigerair Mandala, salah satunya untuk memperkuat jaringan regional maskapai itu.

"Benar, kami berminat masuk ke Tigerair, salah satunya untuk memperkuat pengembangan dan perkembangan ke depan Citilink," kata Dirut Citilink, M. Arif Wibowo saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Selasa (29/8/2014).

Ia menyebutkan, pihaknya memang sudah melakukan penawaran ke Tigerair dan maskapai itu sudah memberikan jawaban ke Citilink.

"Kami akan pelajari secepatnya. Untuk itu, uji tuntas akan kami lakukan pekan ini," kata Arif dan bahkan, tambahnya, keduanya sudah menandatangani "non disclosure agreement".

Arif enggan merinci bagaimana model Citilink akan menggandeng Tigerair Mandala, apakah akuisisi atau mitra strategis biasa, termasuk berapa pendanaan yang disiapkan untuk itu.

"Belum bisa kami sebutkan. Yang jelas, kami harus tahu dulu barangnya melalui 'due diligence' (uji tuntas)," ucapnya.

Dia juga menegaskan, langkah untuk bermitra atau mengakuisisi Tigerair Mandala ini sudah didukung sepenuhnya oleh perusahaan induk, PT Garuda Indonesia Tbk.

"Intinya, segala upaya ini didukung oleh holding (induk) dengan catatan tidak merugikan Citilink," tuturnya.

Sementara itu, sumber Antara di Tigerair Mandala menyebutkan, ada peminat lain selain Citilink, yakni maskapai AirAsia atau Indonesia AirAsia.

Maskapai itu bahkan sudah melakukan uji tuntas terhadap kondisi Tigerair Mandala lebih awal dan juga sudah menandatangani non disclosure agreement sekitar sembilan hari lalu.

"Pertanyaannya, apa untungnya AirAsia atau Citilink ambil Mandala, padahal model operasionalnya sama? Yang menarik paling slot dan pilot," ujar sumber itu.

Sumber itu menambahkan, arus kas Tigerair Mandala dalam satu atau dua bulan terakhir negatif dan sebagai langkah efisiensi hanya mengoperasikan 4-5 pesawat dari kondisi sebelumnya, sembilan pesawat.

Mandala Airlines berdiri sejak 1969. Akibat kondisi keuangan yang terpuruk, maka 2006 maskapai ini menjual kepemilikannya kepada Cardig International (51 persen) dan Indigo Partners (49 persen).

Maskapai ini lalu mengalami persoalan internal dengan perusahaan penyewaan pesawat yakni gagal bayar (default) terkait pembayaran sewa pesawat. Mandala menghentikan operasionalnya pada Januari 2011. Saratoga Group dan Tiger Airways mengambil alih kepemilikan sehingga April 2012 dapat kembali beroperasi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tingkatkan Pangsa Pasar, AirAsia Gandeng CIMB Niaga

Tingkatkan Pangsa Pasar, AirAsia Gandeng CIMB Niaga

Bisnis | Senin, 21 April 2014 | 13:42 WIB

Kini, AirAsia Hubungkan Johor Bahru dengan Yogya dan Lombok

Kini, AirAsia Hubungkan Johor Bahru dengan Yogya dan Lombok

Bisnis | Rabu, 16 April 2014 | 08:06 WIB

Garuda Bakal Terbang Jakarta-Amsterdam Nonstop

Garuda Bakal Terbang Jakarta-Amsterdam Nonstop

Bisnis | Jum'at, 11 April 2014 | 11:42 WIB

Terkini

Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta - Cikampek Siang Ini

Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta - Cikampek Siang Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:17 WIB

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:23 WIB

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:42 WIB

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:30 WIB

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:29 WIB