Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Simolek, Cara Pertamina Pantau Penyaluran Tabung Gas Bersubsidi

Doddy Rosadi

Jum'at, 02 Mei 2014 | 17:55 WIB
Simolek, Cara Pertamina Pantau Penyaluran Tabung Gas Bersubsidi
Pekerja mengangkut tabung gas ke dalam kapal di Rawa Saban, Tangerang, Banten. (Antara/Rivan Awal Lingga)

Suara.com - PT Pertamina (Persero) segera meluncurkan Sistem Monitoring Elpiji Tiga Kilogram (Simolek) yang menggunakan teknologi "Global Positioning System" (GPS) untuk mengawasi penyaluran tabung gas bersubsidi hingga tingkat agen.

"Akan diluncurkan bulan ini (Mei). Jadi jika ada informasi kekurangan pasokan gas, kami dapat langsung melihat di mana kesalahan di peredarannya," kata Manajer Media PT Pertamina Adiatma Sardjito di Depo Plumpang Pertamina, Jakarta, Jumat (2/5/2014).

Peluncuran program berteknologi GPS ini sebagai upaya untuk menindak-lanjuti konsumsi gas yang tidak tepat sasaran, yakni penggunaan gas bersubsidi oleh kalangan masyarakat yang dikategorikan mampu.

Gas bersubsidi dalam kemasan tabung elpiji tiga kilogram ini merupakan elpiji yang disubsidi pemerintah dan ditujukan masyarakat tidak mampu atau usaha kecil menegah.

"Harus disuarakan juga elpiji tiga kilogram ini untuk masyarakat tidak mampu dan disubsidi pemerintah. Untuk umum adalah 12 kilogram." sebutnya.

Untuk menyempurnakan sistem pengawasan ini, Adiatma mengatakan, konsumen nantinya akan dibekali kartu khusus yang digunakan untuk membeli tabung gas.

"Namun kartu itu domainnya pemerintah (Kementerian ESDM). Kita hanya membantu saja melalui sistem ini. Nanti dapat diketahui melalui kartu itu, konsumen dapat tidak membeli gas bersusidi," ujar Adiatma.

Pada 2014 ini, sesuai RKAP Pertamina, konsumsi gas bersubsidi mencapai 4,8 juta metrik ton, atau naik dari realisasi pada 2013 di 4,4 juta metrik ton.

Sedangkan konsumsi pada kuartal I (Januari-Maret) 2014 telah menyerap 1,2 juta metrik ton atau 25 persen dari konsumsi tahun ini. Untuk gas non subsidi, konsumsi pada 2014, berdasarkan RKAP Pertamina, mencapai 1,3 juta metrik ton, atau naik dibanding realisasi pada 2013 sebesar 1,2 juta metrik ton. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Beli Dua Kapal Tanker Buatan Dalam Negeri

Pertamina Beli Dua Kapal Tanker Buatan Dalam Negeri

Bisnis | Minggu, 20 April 2014 | 12:21 WIB

Blok Migas Pertamina di Irak dan Aljazair Produksi 61 Ribu Barel per Hari

Blok Migas Pertamina di Irak dan Aljazair Produksi 61 Ribu Barel per Hari

Bisnis | Rabu, 16 April 2014 | 15:25 WIB

Triwulan Pertama 2014, Produksi Minyak Pertamina Naik

Triwulan Pertama 2014, Produksi Minyak Pertamina Naik

Bisnis | Senin, 14 April 2014 | 13:26 WIB

Terkini

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×