Ekspor Bahan Mineral Mentah Dilarang, Perekonomian Indonesia Melambat

Doddy Rosadi

Senin, 05 Mei 2014 | 16:04 WIB
 Ekspor Bahan Mineral Mentah Dilarang, Perekonomian Indonesia Melambat
Logo BPS

Suara.com - Badan Pusat Statistik mencatat perlambatan sektor pertambangan dan penggalian akibat penerapan larangan ekspor bahan mineral mentah mempengaruhi perekonomian Indonesia yang tumbuh 5,21 persen (yoy) pada triwulan I-2014.

"Sektor pertambangan dan penggalian karena larangan ekspor bahan mineral tanpa diproses menghambat perekonomian tumbuh pada triwulan satu," kata Kepala BPS Suryamin dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (5/5/2014).

Suryamin menjelaskan larangan ekspor tersebut meskipun baik dalam jangka panjang, namun dalam tiga bulan pertama 2014 telah memberikan kontribusi dalam menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selain itu, faktor lainnya yang menghambat pertumbuhan ekonomi adalah perlambatan kinerja sektor pertanian karena adanya pergeseran masa panen yang menurunkan produksi serta penurunan kontribusi pada sektor perdagangan dan jasa keuangan.

"Penurunan kontribusi sektor perdagangan masih akibat implementasi undang-undang minerba, sehingga ekspor menurun dan melambat. Selain itu, kontribusi sektor jasa keuangan pada lembaga keuangan non bank dan jasa perusahaan juga menurun," ujarnya.

Namun, selain faktor yang menghambat pertumbuhan, ada dua faktor yang membantu ekonomi tumbuh pada triwulan I-2014 yaitu masa kampanye pemilu yang meningkatkan sektor konsumsi dan ekspor komoditas seperti CPO dan karet yang membaik.

"Kampanye pemilu meningkatkan konsumsi bahan makanan dan non makanan, sedangkan harga komoditas perkebunan seperti CPO dan karet sedang membaik di pasar internasional," kata Suryamin.

BPS mencatat dibandingkan triwulan I-2013, sektor pertanian peternakan kehutanan dan perikanan tumbuh 3,3 persen, industri pengolahan tumbuh 5,16 persen, sektor listrik gas dan air bersih 6,52 persen dan konstruksi 6,54 persen.

Selain itu, sektor perdagangan hotel dan restoran tumbuh 4,59 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi tumbuh 10,23 persen, sektor keuangan real estat dan jasa perusahaan tumbuh 6,16 persen dan sektor jasa-jasa tumbuh 5,81 persen. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

765 Ribu Wisman Berkunjung Selama Maret 2014

765 Ribu Wisman Berkunjung Selama Maret 2014

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2014 | 11:42 WIB

Nilai Ekspor Maret 2014 Naik Menjadi Rp165 Triliun

Nilai Ekspor Maret 2014 Naik Menjadi Rp165 Triliun

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2014 | 10:56 WIB

BPS: April Deflasi 0,02 Persen

BPS: April Deflasi 0,02 Persen

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2014 | 10:03 WIB

BPS: Neraca Perdagangan Surplus 758 Juta Dolar Amerika

BPS: Neraca Perdagangan Surplus 758 Juta Dolar Amerika

Bisnis | Selasa, 01 April 2014 | 16:29 WIB

Dua Bulan Pertama, 1,46 Juta Wisman Berkunjung ke Indonesia

Dua Bulan Pertama, 1,46 Juta Wisman Berkunjung ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 01 April 2014 | 14:44 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×