Meningkat, Kepercayaan Pasar kepada Perekonomian Nasional

Doddy Rosadi Suara.Com
Senin, 12 Mei 2014 | 12:53 WIB
Meningkat, Kepercayaan Pasar kepada Perekonomian Nasional
Staf khusus Presiden, Firmanzah. (Setkab.go.id)

Suara.com - Fundamental ekonomi Indonesia terus membaik meski masih dibayang-bayangi oleh tekanan perlambatan global terutama dari negara-negara mitra strategis seperti Cina dan Jepang.

Staf khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmazah menyebutkan, struktur  dan fundamental ekonomi nasional terus menunjukkan perbaikan yang positif. Kinerja neraca transaksi berjalan terus menunjukkan tren yang membaik. Defisit transaksi berjalan pada triwulan I-2014 turun menjadi 4,2 miliar dolar Amerika (2,06% PDB) dibanding 4,3 miliar dollar Amerika (2,12% PDB) pada triwulan IV-2013.

“Kepercayaan pasar terhadap perekonomian nasional terus melanjutkan tren peningkatan. Hal ini terlihat dari total aliran dana asing yang masuk triwulan 1-2014 mencapai 12,3 miliar dolar Amerika atau meningkat dari 10,5 miliar dolar Amerika pada triwulan IV-2013. Sehingga pada periode triwulan 1-2014 terjadi surplus transaksi modal dan finansial sebesar 7,8 miliar dollar Amerika,” terang Firmanzah, seperti dilansir laman Setkab.go.id, Senin (12/5/2014).

Firmanzah juga mengungkapkan, perbaikan transaksi berjalan dan surplus transaksi modal dan financial itu, telah mendorong surplus Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) triwulan I-2014 sebesar 2,1 miliar dolar Amerika.

“Surplus NPI ini pula yang mendorong kenaikan cadangan devisa yang mencapai 105,6 miliar dolar Amerika pada akhir April 2014,” papar Firmanzah seraya mengutip data BPS yang  menunjukkan Indeks Tendensi Bisnis (ITB) pada triwulan I-2014 sebesar 101,95 atau meningkat dari triwulan sebelumnya akibat peningkatan kapasitas produksi.

Dia mengemukakan, untuk terus mendorong kapasitas ekonomi nasional terutama menghadapi tekanan perlambatan global, Pemerintah terus mendorong sektor-sektor strategis yang mampu memberi efek pengganda lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Adapun untuk mengantisipasi perlambatan global, lanjut Firmanzah, Pemerintah sedang menyiapkan kebijakan relaksasi seperti revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) untuk menstimuli investasi masuk ke Indonesia.

“Sektor investasi baik untuk pembangunan infrasturktur maupun sektor riil diharapkan dapat memperbesar kapasitas ekonomi nasional di masa mendatang,” ujarnya.

Firmanzah juga menyebutkan,  program industrialisasi dan hilirisasi juga diharapkan tidak hanya mendorong daya saing nasional tetapi juga memperluas kesejahteraan bagi seluruh masyarkat Indonesia. Begitu pula dengan program MP3EI yang sedang berjalan seiring dengan pengembangan kawasan ekonomi khusus di sejumlah titik.

“Saya optimistis dan percaya, transformasi ekonomi nasional yang sedang berjalan ini akan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan nasional yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat yang seluas-luasnya,” pungkas Firmanzah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI