Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Parpol Belum Ada yang Dominan, IHSG BEI Ditutup Terkoreksi 2,37 Persen

Laban Laisila

Selasa, 20 Mei 2014 | 19:21 WIB
Parpol Belum Ada yang Dominan, IHSG BEI Ditutup Terkoreksi 2,37 Persen
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/5/2014), ditutup dengan koreksi hingga 119,04 poin atau 2,37 persen ke posisi 4.895,96.

Sementara itu, indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 25,01 poin (2,92 persen) ke level 832,36.

"Tekanan pasar saham domestik kembali terkoreksi, ritme pergerakan saham saat ini cenderung sama ketika setelah pelaksanaan pemilu legislatif lalu dimana belum ada partai politik yang memiliki suara dominan," ujar Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta.

Dia mengemukakan bahwa peta politik yang terlihat saat ini, salah satu kubu yang diharapkan pasar kalah suara di atas kertas, kondisi itu yang memicu aksi jual saham secara masif.

Kendati demikian, menurut dia, pelaku pasar tetap akan mendukung presiden terpilih nanti, apalagi memiliki kebijakan baru yang dapat meningkatkan perekonomian domestik.

"Diperkirakan tekanan yang terjadi di pasar saham domestik berjangka pendek," ucapnya.

Reza Priyambada meyakini bahwa pada perdagangan besok (Rabu, 21/5) IHSG BEI akan kembali naik. Beberapa pelaku pasar akan kembali masuk untuk mengakumulasi saham-saham yang telah tertekan cukup dalam pada Selasa ini terutama sektor perbankan dan konsumer.

Sementara itu, Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan bahwa arus dana asing yang masih masuk ke pasar saham domestik pada Selasa ini memberi potensi ke arah kenaikan.

"Dana asing masih menunjang indeks BEI dan akan kembali berada dalam jalur 'uptrend'. Penerapan strategi transaksi jangka pendek merupakan langkah tepat dalam kondisi pasar yang bergejolak saat ini," katanya Tercatat dalam data perdagangan saham BEI, investor asing membukukan beli bersih (foreign net buy) sebesar RP508,669 triliun pada Selasa ini (20/5/2014).

Tercatat transaksi perdagangan saham di pasar reguler BEI sebanyak 257.715 kali dengan volume mencapai 4,07 miliar lembar saham senilai Rp7,11 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 72 saham, yang melemah 263 saham, dan yang tidak bergerak 67 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 130,18 poin (0,57 persen) ke level 22.834,68, indeks Nikkei naik 68,81 poin (0,49 persen) ke level 14.075,25 dan Straits Times menguat 4,58 poin (0,14 persen) ke posisi 3.267,01. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IHSG Masih di Zona Merah

IHSG Masih di Zona Merah

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2014 | 09:27 WIB

Investor Ambil Untung, IHSG Terlempar dari Level 5.000

Investor Ambil Untung, IHSG Terlempar dari Level 5.000

Bisnis | Senin, 19 Mei 2014 | 16:23 WIB

Indeks Saham BEI Semakin Perkasa, Dekati Level 5.100

Indeks Saham BEI Semakin Perkasa, Dekati Level 5.100

Bisnis | Senin, 19 Mei 2014 | 09:43 WIB

IHSG Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

IHSG Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2014 | 16:33 WIB

Terkini

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:25 WIB

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:20 WIB

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:19 WIB

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:13 WIB

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09 WIB

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:08 WIB

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:02 WIB

×